
Gerakan Lin Feng yang sangat lincah dan juga cepat, berhasil membuat pasukan pembunuh bayaran menjadi kewalahan, pasalnya tidak satupun serangan mereka yang berhasil mengenai tubuh Lin Feng, meskipun hanya satu goresan kecil saja, sedangkan jumlah mereka terus berkurang karena dihabisi oleh Lin Feng.
Melihat Lin Feng yang begitu mudah menghabisi bawahannya, membuat pemimpin Asosiasi benar-benar kesal dan marah, dia benar-benar tidak menyangka bahwa Lin Feng akan sangat hebat, bahkan satu tebasan pedang Lin Feng pasti akan menghabisi pembunuh bayaran.
Hal tersebut sangatlah wajar, karena Lin Feng selalu menggunakan jurus andalannya saat membunuh, yaitu jurus pedang satu tebasan, sebenarnya, jurus tersebut tidak terlalu hebat apa bila digunakan oleh kultivator yang tidak berpengalaman, tapi di tangan Lin Feng, jurus biasa saja akan sama seperti jurus dewa.
Alasannya sangat sederhana, karena Lin Feng adalah seorang pembunuh yang sangat ahli, bahkan dari sekian banyak pembunuh bayaran yang sedang berhadapan dengannya saat ini, tidak ada seorangpun dari mereka yang bisa menandingi kehebatan Lin Feng dalam membunuh.
Sebelum jiwanya berpindah ke dunia lain, Lin Feng sudah terlebih dahulu menjadi seorang pembunuh bayaran yang bergelar Night King, yang artinya, bahkan sebelum mendapatkan kekuatan atau mengetahui tentang kultivasi, Lin Feng sudah jauh lebih berpengalaman dalam hal membunuh.
Terlebih lagi sekarang ia bisa membunuh dengan cara yang berbeda, dengan bantuan kekuatan yang luar biasa, dengan bantuan energi Qi yang sangat besar, tentu saja Lin Feng akan menjadi semakin ahli, bahkan kehebatannya dalam membunuh jauh lebih baik daripada saat masih di bumi.
"Apa begini saja kekuatan kalian? tunjukkan padaku kalau kalian adalah pembunuh bayaran yang ahli, kalau tidak maka aku yang akan merenggut nyawa kalian semua" ucap Lin Feng disela-sela melakukan pertarungan.
Pertarungan antara Lin Feng dan para pembunuh bayaran baru saja berlangsung selama beberapa menit saja, tapi sudah tidak terhitung lagi berapa banyak nyawa yang melayang di tangan Lin Feng, bahkan seluruh pakaiannya telah kotor oleh darah.
Saat sedang membantai para pembunuh bayaran, Lin Feng bisa merasakan ada sesuatu yang membara di dalam tubuhnya, bau darah yang amis membuat Lin Feng mengenang masa lalunya ketika dibumi, perasaan yang sudah sangat lama tidak ia rasakan akhirnya muncul kembali.
Perasaan yang selama ini menuntun Lin Feng untuk tetap membunuh walaupun kadang tidak mau, perasaan yang membuat Lin Feng bersemangat lagi, perasaan yang membuatnya mampu melupakan rasa takut, perasaan yang telah membuatnya menjadi seorang pemuda yang dingin, yaitu perasaan haus akan darah.
__ADS_1
Lin Feng benar-benar menggila, padahal dia sedang berhadapan dengan begitu banyak pembunuh bayaran, namun raut wajahnya malah menunjukkan bahwa Lin Feng sedang merasa bahagia, andaikan saja Lin Feng membuka penutup wajahnya, maka mereka semua akan bisa melihat senyuman Lin Feng yang sangat mengerikan.
"Lagi, lagi, aku ingin membunuh lebih banyak lagi!" ujar Lin Feng.
Lin Feng mempercepat gerakannya, serangan Lin Feng benar-benar sangat mematikan, tidak ada seorangpun dari para pembunuh bayaran tersebut yang bisa lolos dari tebasan pedang Lin Feng, meskipun hanya dengan satu pedang, tapi Lin Feng sama sekali tidak kesulitan menghabisi mereka, bahkan terkadang satu tebasan pedang Lin Feng berhasil membunuh dua atah tiga orang sekaligus.
"Ti-tidak mungkin, ini benar-benar tidak bisa dipercaya, dia seperti bukan manusia" ucap pemimpin Asosiasi kaget.
"Pemimpin, bagaimana ini? kalau dibiarkan saja, maka dia akan menghabisi mereka semua" tanya ketua topeng emas.
"Aku tidak peduli, biarkan saja dia membunuh semuanya, setelah itu dia pasti akan kelelahan dan saat itulah, kita perintahkan pasukan topeng emas untuk menyerang" jawab pemimpin Asosiasi.
Yang sedang berhadapan dengan Lin Feng saat ini hanyalah pasukan gabungan dari pembunuh topeng perak dan pembunuh topeng perunggu, sedangkan pembunuh topeng emas masih belum di perintahkan untuk menyerang, karena sebelumnya, pemimpin Asosiasi sangat yakin bahwa Lin Feng akan mati tanpa harus menurunkan pembunuh topeng emas.
"Jangan bertarung secara langsung, gunakan kemampuan kalian untuk menghabisinya" ujar pemimpin Asosiasi.
Mendengar perintah dari pemimpin mereka, para pembunuh bayaran tersebut kemudian menjauh dari Lin Feng, mereka kemudian menggunakan segala jurus atau kemampuan serta teknik yang mereka kuasai, namun sayangnya, Lin Feng tetap tidak gentar sama sekali, dengan hanya mengandalkan tiga jurus, Lin Feng tetap bisa membunuh mereka satu persatu.
Crash..., crash..., satu persatu pembunuh bayaran kembali meregang nyawa di tangan Lin Feng, keadaan mereka mati juga masih tetap sama, yaitu dengan kepala yang telah terpenggal oleh Lin Feng.
__ADS_1
Swushh..., boom..., ledakan demi ledakan mulai terdengar menggema di hamparan padang rumput, ledakan tersebut berasal dari serangan para pembunuh bayaran yang mencoba untuk mengalahkan Lin Feng dengan serangan jarak jauh, tapi hasilnya tetap sama saja, karena Lin Feng masih berhasil menghindari serangan mereka.
Seandainya saja, kekuatan Lin Feng yang sekarang setara dengan kekuatannya saat bergabung dengan Huise, maka mereka semua akan mati dengan sangat cepat, meskipun begitu, pembantaian yang dilakukan Lin Feng sekarang juga sudah lumayan cepat, karena belum sampai setengah jam, tapi para pasukan pembunuh bayaran sudah sangat banyak yang mati.
"Kalian semua, sangat tidak pantas disebut sebagai pembunuh bayaran!" ujar Lin Feng lantang.
"Membunuh kalian semua, tidak ada ubahnya seperti membunuh manusia biasa yang tidak bisa berbuat apa-apa" lanjutnya.
Beberapa saat kemudian, Lin Feng tiba-tiba menghentikan aksinya, sontak hal tersebut membuat semua pembunuh bayaran menjadi sangat kaget, bahkan mereka sempat berpikir bahwa Lin Feng telah kehabisan tenaga.
"Dia sudah kehabisan tenaga, habisi dia sekarang juga!" ujar pemimpin Asosiasi.
Para pembunuh bayaran langsung bergerak maju untuk menyerang Lin Feng, namun gerakan mereka semua tiba-tiba saja terhenti saat merasakan sesuatu yang sangat mengerikan menerpa tubuh mereka.
"Betapa bodohnya aku karena melupakan sesuatu yang sangat penting saat membunuh" ucap Lin Feng.
Sesuatu yang dimaksud oleh Lin Feng adalah aura dan niat membunuhnya, karena terlalu bersemangat, Lin Feng bahkan sampai melupakan kalau dia juga memiliki aura membunuh yang akan membuat tugasnya menjadi semakin mudah.
"Sekarang saatnya beraksi!" ujar Lin Feng.
__ADS_1
Semua orang benar-benar tercengang dengan tubuh yang gemetaran, saat merasakan aura membunuh milik Lin Feng menerpa tubuh mereka, bahkan gabungan aura membunuh mereka semua masih kalah jauh bila dibandingkan dengan aura membunuh milik Lin Feng.
"Ti-tidak mungkin, bagaimana dia bisa memiliki aura membunuh yang sangat mengerikan seperti ini" ucap pemimpin Asosiasi gemetar.