Night King : My Life Journey

Night King : My Life Journey
Ch-184. Lin Feng Vs Empat master ilusi


__ADS_3

Pria tersebut sama sekali tidak menghiraukan pertanyaan Lin Feng, dia bahkan langsung berlari ke arah Lin Feng dan menyerangnya lagi, Lin Feng nampak kesal karena pria tersebut tidak mendengarkan peringatannya, namun Lin Feng juga tidak ingin menyerang manusia biasa yang tidak bisa berkultivasi.


Lin Feng kembali menghindar dari serangan pria tersebut dan langsung keluar dari kedai, dengan harapan, pria tersebut tidak akan mengejarnya lagi, tapi sayangnya setelah berada di luar kedai, suasana malah menjadi semakin aneh, dimana tiba-tiba saja muncul kabut yang sangat tebal, bahkan sampai Lin Feng tidak bisa melihat keadaan di sekitarnya.


Hari yang sebelumnya cerah tiba-tiba saja menjadi gelap, udara yang sebelumnya terasa hangat dan nyaman, langsung berubah menjadi dingin dan mencekam, kabut yang menghalangi pandangan Lin Feng juga semakin tebal, bahkan Lin Feng sudah tidak bisa lagi melihat apapun di hadapannya kecuali kabut.


"Sial! Sebenarnya ada apa ini? Kenapa tiba-tiba muncul kabut?!" ucap Lin Feng kesal.


"Tuan, tenangkan diri anda, jangan sampai anda terkecoh dengan apa yang ada di hadapan anda sekarang, semua ini adalah ilusi" jawab Huise.


"Ilusi? Pantas saja aku tidak bisa merasakan apapun saat memasuki desa ini" ucap Lin Feng.


"Tenanglah tuan, gunakan insting tuan untuk keluar dari tempat ini" ujar Huise.


Lin Feng kemudian memejamkan matanya dan setelah itu menghela nafas panjang untuk menenangkan hati dan juga pikirannya, meskipun tidak bisa menggunakan teknik ilusi, namun Lin Feng masih bisa mengerti cara kerja teknik ilusi, yang langsung menyerang saat seseorang dilanda kepanikan dan akan bertambah bahaya jika orang tersebut tidak memiliki hati dan pikiran yang tenang.


"Teknik ilusi adalah teknik yang berbahaya, tapi teknik ilusi selalu memiliki kelemahan yang sama" gumam Lin Feng.


"Kelemahannya terletak pada si pembuat ilusi itu sendiri" ucap Lin Feng kemudian membuka matanya.


Pupil mata Lin Feng tiba-tiba saja seperti memancarkan cahaya yang cukup terang, bersamaan dengan itu, Lin Feng juga langsung bisa melihat semuanya dengan sangat jelas, desa yang sebelumnya terlihat lumayan ramai tersebut, ternyata hanyalah sebuah desa mati yang sudah tidak berpenghuni lagi.


Bangunan-bangunan yang berdiri di desa tersebut juga telah hancur dan hanya tinggal puing-puingnya saja, sementara semua penduduk desa yang sebelumnya dilihat oleh Lin Feng, mereka semua sebenarnya telah mati dan tidak ada lagi di desa tersebut dan mereka semua hanyalah ilusi belaka.

__ADS_1


"Ternyata si pengguna teknik ini ingin menjebak para kultivator yang melewati tempat ini, benar-benar ilusi yang mengerikan, bahkan kultivator tingkat Expert saja belum tentu bisa lolos dengan selamat" gumam Lin Feng.


"Tapi anehnya, dimana dia memasang mantra ilusinya, kenapa aku tidak merasakan apapun sejak dari hutan di dekat desa ini? Apa jangan-jangan..."


"Hebat! Sungguh hebat! Kau adalah satu-satunya kultivator yang selamat dan mengetahui teknik ilusi kami."


Perkataan Lin Feng tiba-tiba saja terhenti karena dari kejauhan terdengar suara seseorang, Lin Feng kemudian mengalihkan pandangannya ke arah suara tersebut dan menemukan beberapa orang sedang berjalan menghampirinya, beberapa orang tersebut terdiri dari tiga orang laki-laki dan satu perempuan.


Lin Feng kemudian mengerutkan alisnya dan kemudian tersenyum dibalik penutup wajahnya, dia benar-benar tidak menyangka bahwa yang menciptakan ilusi tersebut adalah empat orang kultivator yang masih berada di ranah Earth Spiritual, meskipun tingkat kultivasi mereka masih sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan dirinya.


Padahal sebelumnya Lin Feng mengira ilusi tersebut adalah ciptaan kultivator ranah Expert, karena memang teknik ilusi tersebut benar-benar sangat tinggi dan entah sudah berapa banyak kultivator yang terjebak karena ilusi tersebut, terlebih lagi, ilusi yang mereka ciptakan benar-benar sangat nyata dan juga membingungkan.


"Ada apa bocah? Kenapa kau diam saja? Apa sekarang kau merasa takut?" tanya salah seorang pria.


"Tikus?! Siapa yang kau panggil tikus bocah?!" tanya pria lainnya kesal.


"Memangnya di sini ada siapa lagi, yang jelas aku tidak mungkin mengatakan kalau aku adalah tikus, jadi bukankah sudah jelas siapa tikus yang aku maksud?" jawab Lin Feng.


"Bocah yang menarik, kakak tangkap dia hidup-hidup, aku ingin dia menjadi mainan ku" ucap perempuan yang ada di kelompok mereka.


"Dengan senang hati adikku" jawab pria yang bertubuh paling besar.


"Cih... Kalian benar-benar membuat aku muak!" ujar Lin Feng kemudian melesat ke arah mereka berempat.

__ADS_1


Salah seorang pria kemudian maju dan langsung menghadang serangan Lin Feng, pria tersebut nampak bisa menahan pukulan Lin Feng dengan sangat mudah, bahkan Lin Feng merasakan sedikit sakit di tangannya saat pukulannya menyentuh telapak tangan pria tersebut.


"Sepertinya kau adalah kultivator yang ahli dalam pertarungan tangan kosong, tapi asal kau tahu saja, guruku adalah petarung tangan kosong terbaik di dunia ini!" ujar Lin Feng sambil melesatkan pukulan penuh tenaga ke arah pria tersebut.


Pria tersebut nampak sangat meremehkan Lin Feng, dia bahkan hanya mencoba menahan pukulan Lin Feng dengan satu tangannya saja, karena menurutnya, tidak ada seorangpun yang bisa menandingi kekuatan pisiknya yang sangat kuat, kecuali satu orang, yaitu kultivator yang dijuluki sebagai master kekuatan fisik, yang tidak lain adalah tetua Liu Changhai.


Dhuaaar!...


Ledakan yang cukup keras terjadi saat pukulan Lin Feng beradu dengan telapak tangan pria tersebut, namun karena terlalu meremehkan Lin Feng, pria tersebut sampai terlempar sangat jauh dan tangannya langsung patah akibat menahan pukulan keras Lin Feng.


"Aarrkhhhh!... Tanganku!" teriak pria tersebut kesakitn.


Ketiga teman pria tersebut benar-benar sangat kaget saat melihat teman mereka terlempar begitu saja, yang lebih mengejutkan lagi adalah tangan teman mereka yang patah, padahal mereka semua tahu bahwa tidak ada yang bisa menandingi kekuatan fisik teman mereka tersebut.


"Siapa sebenarnya anak ini, kenapa saudara kedua bisa kalah saat beradu pukulan dengannya?" tanya pria yang bertubuh kurus.


"Entahlah, yang jelas bocah ini bukanlah bocah sembarangan" jawab pria yang bertubuh tinggi dan besar.


"Kalau begini, aku akan menjeratnya dalam ilusi yang membingungkan" ucap perempuan yang berada di sebelah mereka.


Perempuan tersebut kemudian menciptakan segel tangan yang cukup rumit, lalu setelah itu, perempuan tersebut langsung mengarahkan tangannya kepada Lin Feng, bersamaan dengan itu, sebuah lingkaran sihir yang sangat besar muncul di bawah kaki Lin Feng dan memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan mata.


"Hahaha rasakan lah siksaan dari penjara ilusi neraka!" ujar perempuan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2