Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Willy saudara tiri Netta


__ADS_3

Setelah Willy mencium tangan Liora, Ia segera berangkat ke kantor, Eve mengantar sang suami hingga ke depan.


"Aku pergi dulu, jaga dirimu dan bayi kita, Aku tidak akan pulang malam-malam, karena Aku dan Mommy akan pergi ke rumah sakit sebentar." Willy tampak mengusap lembut wajah sang istri dan mencium keningnya.


Eve mengangguk sembari tersenyum kepada Willy yang beranjak pergi.


"Hati-hati Sayang! Aku akan selalu menunggumu pulang," ucapnya sembari melambaikan tangan.


Willy mulai masuk ke dalam mobil sembari membalas lambaian tangan istrinya. Setelahnya mobil mewah itu melaju keluar gerbang mansion mewah milik William Anthony.


Eve mulai masuk kedalam, Dirinya melihat Liora yang tampak memikirkan sesuatu, Eve menghampiri sang mertua yang sedang berdiri menghadap jendela, dengan tatapan mata yang jauh menerawang.


"Mommy! Mommy kenapa?" suara Eve membuat Liora terkesiap, Liora membalikkan badannya kearah Eve.


"Eh ... Cah ayu! Ndak apa-apa, Mommy cuma sedang rindu dengan Almarhum Daddy-nya Willy," balas Liora tampak berkaca-kaca.


"Mommy pasti sangat merindukannya, iya kan!" Eve mencoba meraba hati seorang Liora.

__ADS_1


"Sangat! Mommy sangat merindukannya, tapi ...," Liora tidak melanjutkan kata-katanya.


"Tapi kenapa Mommy?"


"Jeffry Anthony meninggalkan sebuah cerita yang sampai sekarang masih membayangi pikiran Mommy," ungkap Liora sembari menghela nafasnya


"Maksud Mommy?" Eve berkerut keningnya saat mendengar ucapan Liora.


"Eve, mungkin waktunya Mommy mengungkapkan semuanya kepadamu, Mommy juga tidak ingin menyimpan rahasia ini lama-lama, pada akhirnya kebenaran pasti akan terungkap," seru Liora sembari menatap wajah menantunya.


"Apa yang ingin Mommy katakan?" tanya Eve sembari mengajak Ibu mertua untuk duduk bersama.


"Iya Mommy, Aku akan berusaha untuk selalu membuat hati suamiku selalu tenang, memangnya apa yang terjadi Mommy? Apa yang ingin Mommy katakan!" desak sang menantu sembari memegangi tangan Liora.


Liora menghela nafasnya sebelum dirinya mengatakan hal yang mengganjal dalam pikirannya selama ini.


"Baiklah, Mommy berharap Kamu tidak terkejut dengan apa yang Mommy katakan!"

__ADS_1


Eve menggelengkan kepalanya pelan, seolah dirinya pasti bisa memahami apa yang akan Liora sampaikan.


"Dulu, suamiku Jeffry Anthony pernah menikah dengan sekretaris pribadinya, yang bernama Audrey, mereka menikah secara siri sebelum Aku dan suamiku menikah," seru Liora mengawali ceritanya


"Aku dan Jeffry menikah karena suatu perjodohan, hingga akhirnya Aku mengandung Willy, saat itu usia kandunganku masih berumur 6 bulan, tiba-tiba saja Aku kedatangan seorang wanita yang juga sedang mengandung dan mengaku sebagai istri siri suamiku, dan Dialah Audrey,"


"Audrey?" Eve tampak mengerutkan keningnya. Tiba-tiba saja Liora mengatakan sesuatu yang membuat Eve benar-benar membulatkan matanya.


"Audrey adalah Ibu kandung dari Arnetta Marchetti," ucapnya sembari memejamkan matanya, sangat terlihat kesedihan pada wajah Liora. Liora menceritakan semuanya kepada Eve tentang siapa sebenarnya Arnetta dan hubungannya dengan Jeffry Anthony.


"Apa Mommy? Itu berarti Willy dan Netta adalah saudara tiri?"


"Iya! Audrey melahirkan Netta dalam keluarga Marchetti, gadis itu tumbuh besar dalam keluarga besar Marchetti dan menyandang nama marga keluarga besar Marchetti," ungkap Liora


"Astaga! Itu berarti baik Rafael ataupun Suamiku adalah saudara tiri Mbak Netta?"


"Iya ... kamu benar sayang!" Liora mengiyakan apa yang dikatakan oleh menantunya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2