
"Terima kasih Pak Willy! Saya sangat beruntung sekali bisa memiliki kesempatan untuk makan malam bersama Anda!" balas Michelle dengan senyum bahagianya.
"Silahkan duduk Pak Willy!" seru Michelle mempersilahkan Willy untuk duduk di kursi yang sudah disediakan.
"Terima kasih!" jawabnya dengan wajah yang menampakkan seorang William Anthony, sungguh George sudah begitu mahir menirukan gaya dan cara berbahasa Willy.
FLASHBACK ON
"Apa yang bisa saya lakukan untuk Bos?" tanya George kepada Willy yang sudah membayarnya mahal untuk pekerjaan ini.
"Untuk sementara, gantikan posisi ku sebagai William Anthony, jangan sampai mereka curiga jika kamu bukan William Anthony, Aku akan membayarmu dua kali lipat lebih banyak, jika kamu bersedia melakukannya untukku untuk beberapa hari, Boy akan menunjukkan cara-caranya kepadamu, Kamu cukup menjadi diriku jika bersama Michelle, untuk acara rapat atau pertemuan, Aku yang akan datang, kamu faham!" ucap Willy sembari duduk di kursi kebesarannya.
"Itu hal yang sangat mudah Bos! George dengan senang hati akan membantu Anda." jawab pria yang memiliki luka di pelipis kirinya itu.
Kemudian Boy menjelaskan semua yang akan George lakukan, hal ini Willy lakukan supaya Michelle benar-benar yakin jika dirinya benar-benar telah Terjerat oleh kecantikan wanita itu, dan itu akan memudahkan Willy mengetahui siapa yang sebenarnya telah membayar Michelle untuk menjebaknya, dan di saat semua orang tahu kebusukan Michelle, di sana juga Willy akan menangkap basah orang yang telah membayar Michelle untuk menghancurkannya.
"Sekarang pergilah! Lakukan tugasmu!" seru Willy kepada pria itu.
"Permisi Bos! George tidak akan pernah mengecewakan Anda!"
Kemudian pria berperawakan tinggi itu pergi meninggalkan ruangan Willy. Setelahnya Willy tampak menghubungi istrinya yang sedang berada di rumah.
"Halo Sayang! Aku kangen banget sama kamu!" ucap Willy dengan mesranya.
__ADS_1
"Apa sih Kamu! Baru tadi pagi kita ketemu, masa sudah kangen lagi." jawab Eve dengan malu-malu.
"Malam ini Aku ingin bersamamu sepanjang malam, menemanimu dan Baby kita." ucapnya sembari menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi.
"Halah gombal! Paling juga pulang telat lagi." balas Eve. Willy tersenyum dan berkata, " Kali ini suamimu tidak akan berbohong, sampai jumpa Sayang, tunggu Aku!"
Willy menutup teleponnya dan Ia segera kembali ke Mansion untuk menemui istri tercinta, sementara George alias Willy palsu akan menghadiri undangan makan malam dari Michelle.
Sejenak Willy menghubungi Anton yang kini menjadi orang suruhannya.
"Bagaimana? Apa wanita itu curiga kepadamu?" tanya Willy menyelidik.
"Tidak Pak! Michelle terlihat tidak mencurigai Saya sama sekali." jawabnya yakin.
"Pak Willy tidak perlu khawatir, semuanya akan terlihat dengan jelas bahwa William Anthony tidak pernah punya hubungan dengan Michelle Vlora, dan Michelle akan sangat menyesalinya." seru Anton yang sudah mengetahui rencana Michelle untuk menjebak Willy ke dalam pelukannya.
FLASH BACK OFF
*
*
*
__ADS_1
*
"Pelayan! Ambilkan kami minuman!" seru Michelle dengan tatapannya yang mulai menggoda, tak berselang lama seorang pelayan datang dengan membawa sebotol wine yang tentunya sudah dicampur oleh Michelle dengan obat perangsang yang akan membuat Willy tergila-gila pada wanita itu.
Pelayan menuangkan dua gelas minuman itu untuk Michelle dan Willy, dan keduanya sama-sama menikmati minuman yang sudah bercampur dengan bubuk perangsang yang sengaja Michelle berikan, agar permainan mereka terlihat hot malam ini, saat mereka sedang bercinta, maka tugas Anton adalah mendokumentasikan adegan ranjang mereka dan setelah itu, video itu akan dikirim kepada Rafael dan digunakan sebagai bukti untuk mengancam Willy.
Setelah Willy menghabiskan beberapa gelas wine, tampaknya dirinya sudah merasa kegerahan, Michelle pun tampak tersenyum bahagia melihat reaksi obat itu. Dirinya pun begitu, efek obat itu sudah mulai membuatnya tidak tahan untuk segera melakukannya.
Michelle mulai mendekati Willy dan duduk di atas pangkuannya.
"Oh ... Shiiit! Jangan menggodaku Baby!" ucap Willy sembari merasakan gesekan yang terjadi di atas pahanya.
"Pak Willy! Aku ingin malam ini menjadi malam yang terindah untuk kita berdua, ayo lah Pak! Aku sudah sangat ingin sekali." balas Michelle yang langsung menyambar bibir Willy palsu dengan rakus.
Tanpa pikir panjang Willy membawa tubuh Michelle ke kamar yang sudah dipersiapkan untuk malam ini, makan malam di sebuah hotel yang tentunya menyediakan banyak kamar hotel untuk mereka indehoy.
Keduanya sama-sama panas, seorang George yang selalu berganti pasangan wanita, bukan hal yang sulit baginya memperlakukan Michelle semesra mungkin.
"Malam ini kita akan bersenang-senang Baby!" ucap laki-laki itu.
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥
__ADS_1