Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Mama, ayo kita pulang


__ADS_3

Keesokan harinya anak buah Willy bergerak mencari keberadaan Linda sampai di sudut kota, setiap hari anak buah Willy menyebar dan mencari dimana Linda berada, hingga di hari ke sepuluh akhirnya mereka menemukan seorang wanita yang sedang tidur di depan toko, hanya beralaskan kardus bekas, wanita paruh baya itu terlihat begitu kacau dan tak terurus. Linda ditemukan di luar kota dari Eve dan Willy tinggal.


Anak buah Willy segera menghubungi bosnya jika ada yang melihat Linda tengah tidur di depan sebuah toko, saat itu juga Eve dan Willy segera datang ke lokasi dimana anak buah mereka melihat keberadaan Linda.


Tak berselang lama mobil mewah milik William Anthony tiba di lokasi dimana Linda ditemukan. Eve dan Willy turun dari mobil dan berjalan menuju dimana Linda berada.


Wanita itu sangat takut dan terkejut saat di datangi oleh beberapa orang pria yang berseragam serba hitam.


"Kalian siapa? Dan mau apa?" tanya Linda yang terlihat beringsut sembari menekuk kedua lututnya.


"Ikutlah dengan kami Nyonya!" seru anak buah Willy.


"Saya tidak mau! Tolong jangan ganggu saya." Linda tampaknya belum menyadari kedatangan Eve di sana. Sungguh hati wanita mana yang tega melihat kondisi seorang wanita tua yang terlihat sangat tidak terurus, baju sudah sangat compang-camping, belum lagi badan Linda yang semakin kurus, Linda yang dulu selalu berpenampilan mewah kini dirinya untuk bertahan hidup saja harus meminta-minta belas kasih dari orang lain.


Eve berjalan menghampiri Linda yang tampak sedang memeluk kedua lututnya dengan wajah yang tertunduk, Eve berjongkok dan memanggil nama Linda dengan suara yang bergetar.

__ADS_1


"Mama!"


Sontak Linda sangat mengenal suara itu, iya ... suara dari seseorang yang begitu Ia kenal.


"Mama! Ayo kita pulang!" seru Eve kepada Linda yang tampak sedang menahan air matanya. Perlahan Linda mengangkat wajahnya dan pelan-pelan dirinya melihat wajah seorang gadis yang selama bertahun-tahun Ia sakiti.


"Eve!"


"Mama! Kita pulang yuk!" ajak Eve sembari mengusap air mata yang keluar dari sudut mata Linda, entahlah air mata itu keluar begitu saja tanpa di perintah.


Eve menggelengkan kepalanya dan berkata, "Mama tidak perlu minta maaf, Aku sudah memaafkan Mama jauh sebelum Mama minta maaf, sekarang kita pulang, ads seseorang yang ingin sekali bertemu dengan Mama!" ucapan Eve membuat Linda penasaran.


"Seseorang?" tanya Linda


"Iya! Dia seorang ibu dengan seorang putrinya yang cantik, dia pasti senang melihat Mama kembali, apa Mama tidak ingin bertemu dengannya?"

__ADS_1


"Siapa maksudmu Eve? Seorang ibu dengan putrinya?" tanya Linda yang semakin penasaran.


Sejenak Linda mulai mengerti maksud Eve, Linda tampak menitikkan air matanya kembali dan bertanya kepada Eve.


"Ellen? Apa maksudmu Ellen?" suara Linda terdengar berat.


"Iya Ma! Ellen sangat merindukan Mama, ayo kita pulang, cucu Mama sudah menunggu untuk di gendong oleh neneknya." seru Eve kepada Linda semakin deras mengeluarkan air mata itu.


"Mama tidak tahu harus berucap apa! Mama selama ini dibutakan oleh keegoisan dan keserakahan, Kamu bukanlah gadis biasa, ternyata kamu adalah seorang yang berhati malaikat, Papa mu pasti sangat bangga memiliki putri sepertimu, dan tentunya aku juga bangga memiliki putri yang bukan hanya memiliki kecantikan wajah, namun juga kecantikan didalam hatinya, pantas saja seorang William Anthony begitu sangat mencintaimu, Tuhan sudah menunjukkan keadilannya." ucapan Linda membuat Eve merasa sangat terharu.


Hari itu juga Linda dibawa pulang untuk bertemu dengan Ellen yang tentunya sangat mengkhawatirkan keadaan Linda.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2