
Eve dengan cepat bangkit dari atas tubuh Willy, kemudian Ia menyuruh Willy untuk pergi dari apartemennya, sebelum semuanya bertambah jauh, karena Eve takut jika dirinya tidak bisa mengendalikan diri, karena pesona laki-laki itu sudah membuatnya tidak berdaya.
Eve berdiri dan membelakangi Willy sembari berkata "Sebaiknya Pak Willy pergi dari apartemen Saya, luka Anda sudah Saya obati, Saya tidak mau berhubungan terlalu jauh dengan Anda, pergilah Pak! Saya mohon!" pinta wanita yang kini berdiri membelakangi Willy tersebut.
Tampak nya Willy harus benar-benar pergi dari apartemen Eve, karena Eve tidak menginginkan kehadirannya, sementara itu Eve masih menunggu Willy keluar melewati pintu apartemennya.
Willy menghela nafasnya kemudian berdiri dan ia mengambil kemejanya kembali dan meletakkannya di atas pundaknya yang sebelah kanan, sehingga tampak jelas tato naga itu terlihat nyata di atas punggung Willy sebelah kiri.
Willy melangkahkan kakinya menuju pintu keluar sembari berkata yang membuat wanita itu syok "Yo Wis lah kalau gitu, Aku muleh wae mbak Eve."
"Deg"
Spontan mata Eve membulat, gaya bahasa itu, iya itu adalah gaya bahasa Jaka, dengan cepat Eve membalikkan badannya, alangkah terkejutnya saat ia melihat tatto naga yang menghiasi punggung atas lelaki yang sedang membuka pintu keluar apartemen nya.
"Jaka ... !" Eve berseru sembari berlari menyusul laki-laki yang selama ini ia tunggu.
"Sreeeppp"
Baru saja Willy memegang handle pintu, namun tiba-tiba Ia urungkan karena dua tangan Eve telah melingkar sempurna pada pinggang kekarnya. Eve menyandarkan kepalanya pada punggung laki-laki itu dan terus berkata.
__ADS_1
"Jaka! Kamu adalah Jaka! Aku mohon jangan pergi lagi, Jaka!" Eve menyandarkan kepalanya dengan sesenggukan, betapa bahagianya Ia bisa melihat Jaka kembali, ternyata kecurigaan nya selama ini adalah benar, Willy adalah Jaka, mereka satu orang.
Willy tersenyum dan membalikkan badannya kearah Eve yang sedang menangis. menangkup wajah Eve dengan kedua tangannya sembari berkata.
"Aku Willy bukan Jaka!" ucap Willy sembari mengusap air mata Eve.
"Kau Jaka, Aku tahu itu, bahasa mu yang khas dan tato naga itu, kau tidak bisa membohongiku lagi"
Dengan cepat Willy membawa Eve ke dalam pelukannya, mendekapnya dengan erat sembari mencium kening Eve dengan lembut.
Eve mendongak menatap wajah yang kini telah berubah, kemudian Eve tiba-tiba mendorong dada Willy.
Ada bahagia bercampur sedih yang dirasakan oleh Eve.
"Maafkan Aku Eve! Aku tidak bermaksud menipumu, Aku memang sengaja melakukan ini, untuk mengetahui seberapa besar cintamu kepada Jaka, meskipun ada Willy yang sedang menanti cinta darimu"
"Kamu tahu, betapa Aku tidak bisa mengendalikan diriku saat Willy menyentuhku, Aku merasakan kehadiran Jaka dalam pelukanku, tapi nyatanya bukan Jaka, tapi Willy, dan itu sangat membuatku tersiksa"
"Ssstttt, sudahlah! Baiklah semua ini salahku, sebenarnya Aku menjadi Jaka karena Aku sedang dalam misi penyamaran, dalam kurun waktu tiga bulan Aku melihat ada keganjilan dalam perusahaan, dan Aku berusaha mencari tahu sendiri, siapa dalang dibalik semua ini, maka dari itu Aku terjun langsung ke dalam perusahaan dengan menyamar menjadi Jaka"
__ADS_1
Eve tampak mendengarkan penjelasan dari Willy, hingga akhirnya Willy berkata jika gadis yang selama ini sedang Ia cari adalah Eve sendiri.
Eve tampak terdiam dan mulai memahami apa yang disampaikan oleh Willy, mereka punya tujuan yang sama.
Willy kembali menatap mata indah itu dan berkata.
"Malam itu adalah malam yang tidak akan pernah Aku lupakan Eve! Kita dipertemukan dengan tragedi yang tidak disengaja, kesalahan satu malam yang menumbuhkan janin dalam rahimmu, bayi kita, buah cinta kita" ucap Willy sembari berbisik pada telinga Eve dan sesekali menghirup aroma wanita yang sudah membuatnya candu itu.
"Aku mencintaimu Eve, sangat mencintaimu."
"Baby! Tidakkah kau merindukanku" imbuh Willy yang semakin mendekatkan dirinya pada Eve yang tampak mengerti ucapan Willy.
"Jangan tanya Aku rindu atau tidak, yang pastinya setiap saat setiap detik Aku selalu merindukanmu sayang!" Eve membalas ucapan Willy dengan ciuman yang hangat.
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥
...CUKUP ... AMBIL NAFAS DULU YA ðŸ¤...
__ADS_1