Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Baby Filio dan Fiona


__ADS_3

"Sayang! Apa yang terjadi denganku? Perutku kempis? Bayiku dimana mereka?" tanya Eve sembari meraba perutnya yang sudah mengecil. Tak berselang lama Liora membawa satu bayi laki-laki Eve, dan Mbak Yem membawa satu bayi perempuan mereka.


"Eve! Iki loh Nduk! putra putrimu, si kembar sing lucu, putrane Willy kembar Lanang wadon, bungah men atiku."


(Eve! ini loh Sayang! putra putrimu, si kembar yang lucu, putranya Willy kembar laki-laki dan perempuan, senangnya hatiku) ucap Liora sembari memberikan bayi kembar itu kepada Eve dan Willy.


Eve menerima bayi laki-laki nya, sementara Willy menerima bayi perempuannya, keduanya terlihat begitu bahagia, akhirnya bayi kembar itu menunjukkan wajahnya pada kedua orang tuanya.


Sungguh bayi yang tampan dan cantik, si kakak saya memiliki wajah yang begitu mirip Daddy-nya, sementara si adik, mewarisi wajah cantik dari sang Mommy.


Baby Filio dan Fiona, nama untuk kedua bayi kembar mereka. Kemudian Eve menggendong kedua bayi itu dalam pelukannya, ah betapa bahagianya hati seorang Eve, mendapatkan dua bayi sekaligus, laki-laki dan perempuan. Kembar identik, sekilas wajah Baby kembar itu sangatlah mirip, bak pinang dibelah dua, tidak akan ada yang bisa membedakannya, namun ada satu ciri yang membedakan dari si kembar adalah saat mereka berdua tersenyum, si adik memiliki lesung pipi yang sudah terlihat sejak dini, iya bayi perempuan Eve dan Willy memiliki lesung pipi yang menambah kecantikan anak perempuan mereka.


"Baby Filio! Dia mirip banget sama kamu sayang!" ucap Eve sembari menatap wajah salah satu bayinya. Sementara Willy berkata, "Dan baby Fiona, senyumnya mirip sekali dengan Mommy nya, sungguh sangat cantik, dan akan membuat pria manapun akan terpesona, seperti Daddy-nya yang terpesona melihat senyum Mommy nya." ucapan Willy selalu membuat Eve malu.


Liora dan Mbak Yem tampak ikut tersenyum bahagia, melihat keluarga kecil William Anthony, dengan dua anak kembar yang lucu-lucu.

__ADS_1


Tak berselang lama dokter datang untuk mengecek kondisi Eve pasca persalinan.


"Nyonya Eve! Syukurlah Anda sudah siuman, bagaimana apa Anda baik-baik saja?" tanya sang dokter sembari mengecek kondisi istri William Anthony itu.


"Iya Dokter! Saya baik-baik saja." jawabnya sembari tersenyum.


"Syukurlah! Oh iya Tuan dan Nyonya! Selanjutnya metode KB apakah yang bisa kami terapkan untuk selanjutnya?"tanya dokter.


"Tidak usah dokter! Tidak perlu KB." ucap Eve yang di sangkal langsung oleh sang suami.


Liora dan Mbak Yem tampak tertawa kecil melihat tingkah Willy yang konyol. Begitupun juga sang dokter yang tampak tersenyum saat mendengar permintaan William Anthony itu. Sementara Eve hanya bisa menghela nafasnya, setidaknya Dia harus siap melayani sang suami kapanpun di setiap waktu.


"Baiklah kalau itu permintaan Tuan! Kami akan melakukan tindakan itu secepatnya, kami akan segera memasang IUD pada Nyonya Eve. IUD lebih aman untuk Ibu yang sedang menyusui." seru Dokter menjelaskan.


"IUD itu apaan Dok?" tanya Willy penasaran, sebagai laki-laki tentu saja Ia tidak mengerti akan hal seperti itu.

__ADS_1


"IUD itu metode KB yang alatnya di pasang pada leher rahim istri Anda Tuan, seperti ini bentuknya!" seru dokter sembari menunjukkan IUD yang akan dipasangkan pada alat vital Eve.


Dengan seksama Willy memperhatikan bentuk dari alat KB itu, sejenak Ia mengerutkan keningnya dan garuk-garuk tengkuknya.


"Dokter? Kira-kira apa saat pertemuan anu nanti, apa alat ini tidak menyakiti Saya dokter?" tanya Willy dengan suara lirih.


Dokter terlihat tersenyum, sementara Liora dan Mbak Yem tampak geleng-geleng kepala.


"Halah dalah Gusti! Anakku Iki Yo ... Jian njaluk di jewer kuping e."


(Astaga Gusti! Anakku ini ya ampun minta di jewer telinganya) ucap Liora yang tampak gemas dengan sikap Willy.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2