Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Dia gadis yang baik


__ADS_3

Pagi yang masih buta itu Willy baru saja pulang ke rumahnya, suasana Mansion mewahnya terlihat masih sangat sepi, semua penghuni Mansion rupanya masih dibuai oleh hangatnya selimut dan bantal, tak terkecuali Liora yang setia menunggu kedatangan putranya.


Willy melihat sang Ibu tengah duduk di sebuah kursi di ruang tengah, Willy menghampiri Liora yang tampak terpejam menunggu kedatangan putranya.


"Mommy! Kenapa Mommy tidur di sini? Pasti Mommy menungguku, maafkan Aku Mommy!" Seru Willy sembari duduk di sebelah Liora.


Perlahan Liora terbangun dan mengerjabkan matanya, samar terlihat bayangan wajah anaknya yang berada disampingnya.


"Willy! Kamu sudah pulang Nak!" Wanita cantik dengan ciri khas selalu bersanggul itu terlihat senang melihat kedatangan putra semata wayangnya.


"Maafkan Willy Mommy! Willy tadi ada keperluan sebentar," ucapnya beralasan.


Tanpa sengaja Liora melihat kemeja yang dikenakan oleh Willy tampak berlumuran darah dan sobek, Liora segera meraih tangan Willy dan melihatnya.


"Ada apa dengan tanganmu Nak!" Liora melihat kemeja itu dengan banyak bekas darah di area lengannya.


"Astaga! Tanganmu berdarah, apa yang terjadi Willy? Siapa yang telah melakukan hal ini kepadamu?" Tanya Liora penasaran.

__ADS_1


"Willy juga tidak tahu Mom, mereka sangat banyak, tiba-tiba saja mereka menghentikan mobil Willy di tengah jalan, dan mereka terlihat sedang menantang Willy Mom! Ada seseorang yang ingin mencelakai Willy Mommy," ucapnya.


"Astaga Willy, kenapa kamu nggak pulang saja atau paling tidak hubungi Boy, biar Mommy nggak khawatir, terus waktu itu Kamu ada dimana? Dan siapa yang mengobati luka ini?" Liora tampak penasaran siapa yang sudah menolong Willy mengobati luka sayatan pada lengannya itu.


"Willy merasa aman bersamanya Mommy, nanti Mommy juga akan tahu siapa dia, pasti Mommy akan menyukainya," seru Willy dengan wajah yang berseri.


"Siapa maksudmu Nak?" Liora tampak memandang wajah putranya yang terlihat bahagia saat menceritakan tentang sosok ini.


"Mommy sudah pernah melihatnya dan bertemu dengannya," ucapnya sembari tersenyum kepada sang Ibu.


Liora masih tampak bingung siapa yang dimaksud oleh Willy sebenarnya.


Willy menatap Liora dan berkata.


"Mommy, Aku sangat mencintainya, baru kali ini Aku merasakan cinta yang sesungguhnya, Dia adalah salah satu karyawan Willy Mom, yang pernah Mommy temui di rumah sakit waktu itu, Eve," ungkap Willy yang membuat Liora mengingat kembali gadis yang bernama Eve.


"Eve? Gadis yang pingsan di rumah sakit waktu itu, karyawan kantor kita?" tanya Liora dengan mata yang membola.

__ADS_1


Willy tersenyum dan mengiyakan pertanyaan Liora.


"Iya Mom! Dia wanita itu!" Jawab Willy yakin.


"Tapi Nak! Bukankah gadis itu sedang hamil? Kamu mencintai wanita yang sedang hamil, Kamu sudah gila ya? Apalagi dia belum menikah, dan kamu sendiri tidak tahu dengan siapa dia hamil, ayolah Willy kamu jangan bercanda," ucap Liora sembari menggelengkan kepalanya.


"Willy serius Mommy, Iya Dia memang sedang hamil, Dia akan menjadi menantu Mommy, karena sebenarnya bayi yang dikandung oleh Eve adalah anak Willy sendiri Mom!" pengakuan Willy membuat Liora membulatkan matanya.


"Apa? Jadi gadis itu sedang mengandung anak kamu? Bagaimana itu bisa terjadi? Hmm ... Willy kamu nakal ya ternyata!" tampak Liora menjewer telinga putranya setelah mendengar pengakuan dari Willy jika dirinya telah menghamili karyawannya sendiri.


"Iya ... iya ampun Mommy, Aku nggak sengaja melakukannya Mom!" Willy mencoba membela dirinya.


Liora melepaskan tangannya dari telinga sang anak dan berkata


"Tidak ada kata tidak sengaja, Kamu sudah melakukannya apalagi sekarang gadis itu sedang hamil, ya ampun Willy kenapa kamu bisa melakukan hal itu kepadanya, Mommy lihat Dia gadis yang baik," ucap Liora mengingat kembali saat pertemuannya dengan Eve.


BERSAMBUNG

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2