
"Rafael Aku ini istrimu! Bukan dia!" ketus Ellen sembari menunjuk ke arah Eve. Sementara Eve hanya diam menyaksikan orang-orang yang tidak penting lagi untuk diurus.
Linda yang melihat sang anak sedang marah, menghampiri dan berusaha membela anaknya. Linda tampaknya sedang memarahi Eve yang menurutnya sudah membuat Rafael tidak menghiraukan ucapan istrinya.
"Hei ... Kamu! Dasar gadis tidak tahu diri, apa sekarang seperti ini pekerjaanmu, menggoda suami adikmu sendiri, sudah bagus kamu di undang sama Pak Willy, gadis macam Kamu tidak pantas berada di pesta ini, seharusnya Kamu tuh di rumah, diam meratapi nasibmu yang menyedihkan itu." seru Linda dengan ketus.
Rafael yang melihat Linda berbicara buruk kepada Eve, tampak tidak terima jika Linda berkata itu kepada wanita yang dicintainya.
"Cukup Ma! Ini bukan salah Eve, Aku sendiri yang ingin berbicara dengannya, sebaiknya Mama tidak ikut campur," ucap Rafael kepada wanita yang mulai kebakaran jenggot itu.
Sementara itu Alinda dan Veren mencoba mengajak Eve pergi dari tempat itu, namun Rafael tetap tidak ingin Eve pergi dari hadapannya.
__ADS_1
"Ayo Eve! Kita pergi saja, ngeladenin mereka kita bisa ikut gila," seru Veren sembari menggandeng tangan Eve untuk pergi meninggalkan mereka.
"Eve Tunggu!" tiba-tiba saja tangan Rafael meraih tangan Eve, spontan Eve melepaskan tangannya dari genggaman tangan Rafael.
"Apa sih, lepas!" Eve tampak membuang tangan Rafael.
"Eve! Dengarkan Aku Eve, maafkan Aku Eve! Aku akan selalu menunggumu, Aku masih mencintaimu!" ucap Rafael sembari duduk bersimpuh di hadapan Eve, memohon kepada-nya untuk memaafkan dan mau kembali kepadanya.
Ellen yang melihat Rafael tengah bersimpuh di kaki Eve, mencoba menarik tangan Rafael untuk pergi dari tempat Ia bersimpuh.
"Plaaakkk ...!"
__ADS_1
"Tutup mulutmu Ellen! Sudah cukup sabar Aku menghadapi sikap kalian, Aku sudah banyak berkorban untuk kalian, kalian tinggal di rumah Papa, Aku biarkan hingga Aku yang harus pergi dari rumah, Rafael kamu ambil, Aku pun iklhas, sekarang apa lagi mau kalian, belum cukup kamu membuat hidupku menderita!" ucap Eve sembari menatap wajah Ellen serius.
Semua yang hadir tampak tercengang dengan apa yang dilakukan oleh Eve, tiba-tiba saja semua mata tertuju pada sosok yang menampar wajah Ellen, suasana pesta itu berubah menjadi dingin.
Linda yang melihat putrinya telah ditampar oleh Eve, dengan cepat Linda menghampiri Eve dan mencoba menamparnya balik, namun Rafael mencegahnya.
"Mama! Sudah cukup, ayo sebaiknya kita pulang saja, bikin malu," seru Rafael sembari menjauhkan tangan Linda dari wajah Eve.
Namun tiba-tiba saja Linda mengungkapkan sesuatu yang membuat seluruh yang ada di dalam pesta itu terkejut setengah mati.
"Dengarkan Aku! Perlu kalian semua ketahui, gadis ini adalah anak tiri ku, Evelyn Angelina putri dari almarhum suamiku yang bernama Ernest Federico, pengusaha kaya raya yang pernah menjadi partner bisnis Jeffry Anthony, ayah dari William Anthony, dan yang sudah membuat Aku tidak tinggal bersamanya karena gadis ini adalah gadis liar, terbukti jika sekarang gadis ini telah mengandung tanpa menikah!" sontak apa yang diucapkan oleh Linda itu membuat Eve sangat terkejut, darimana Linda mengetahui rahasia kehamilannya.
__ADS_1
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥