Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Getaran yang aneh


__ADS_3

Malam itu juga Willy menghubungi Boy untuk segera menghadapnya. Willy sangat penasaran dengan apa yang Ia alami sejak dirinya mengalami kejadian malam itu.


"Halo Tuan muda!"


"Cepat datang ke sini, ada yang ingin aku tanyakan padamu!" seru Willy lewat telepon.


"Baik Tuan muda!"


Dan malam itu juga Sang asisten pergi menemui Willy yang sudah berada di Mansion mewahnya. Willy telah menunggu kedatangan Boy di sana, dan tak berselang lama Boy tiba di istana milik William Anthony.


Boy segera dipersilahkan masuk oleh pelayan, karena kedatangannya sudah ditunggu oleh sang majikan.


"Masuklah! Tuan muda sudah menunggumu!" seru seorang pelayan kepada Boy.


Boy mulai masuk ke dalam ruangan kerja Willy, tampak Bosnya itu duduk menghadap ke belakang, hanya terlihat pucuk kepalanya yang mengintip, Boy mendekati Willy dan berseru.


"Tuan muda memanggil saya?"


Willy membalikkan kursinya dan menatap Boy yang telah berada di depannya.

__ADS_1


"Aku ingin tahu ada hubungan apa aku dan Eve? Kenapa bayangan wanita itu selalu muncul dalam benakku, disaat aku ingin sekali melupakannya, semakin dalam aku mengingatnya, tapi Eve sedang hamil, dan dia pasti sudah memiliki pasangan, yang aku tahu Eve belum menikah, benarkan Boy?" Willy menatap serius sang asisten.


Nyatanya Boy benar-benar melihat Willy sangat tersiksa, sosok William Anthony yang terkenal dingin dengan wanita, kali ini menjadi Pria yang haus akan belaian seorang wanita, pria itu begitu merindukan seseorang, tapi entah siapa.


"Eve memang hamil, dan itu adalah anak Jaka Suyanto, office boy yang bekerja di perusahaan kita" seru Boy memulai pernyataannya, Willy mengernyitkan dahinya, Willy belum mendengar sama sekali siapa Jaka Suyanto, yang Ia ingat adalah kepergiannya ke Perancis untuk mengelabuhi orang-orang.


"Siapa Jaka Suyanto? Office boy baru kah dia?" tanya Willy penasaran.


"Betul sekali Tuan muda! dan Jaka Suyanto adalah diri Anda sendiri" ungkap Boy yang membuat mata Willy membulat.


"Apa maksudmu Boy? Jaka Suyanto adalah Aku sendiri?" tanyanya lagi


"Tapi Boy bagaimana itu bisa terjadi? Aku dan Eve tidak punya hubungan spesial, hubungan kami sebatas karyawan dan atasan, lantas bagaimana Eve bisa hamil anakku?" tanya Willy sangat penasaran.


"Ceritanya panjang Tuan muda"


Boy menceritakan semuanya kepada Willy tentang asal mula mereka bertemu dan menjalin hubungan, hingga akhirnya kisah percintaan mereka terpisah karena Willy mengalami kejadian naas itu.


Willy terduduk lemas, dan ia sudah mendapatkan jawabannya, ternyata bayangan Eve yang selalu menghantuinya, merupakan sebuah petunjuk jika Eve mempunyai hubungan erat dengannya.

__ADS_1


"Anda sangat mencintainya Tuan muda, dan saya bisa lihat itu, apa Anda sudah mengingat semuanya?" tanya Boy kepada Willy yang tampak memijit kepalanya.


"Entahlah Boy! Aku masih belum mengingat semuanya dengan jelas, tapi aku merasakan getaran yang aneh saat melihatnya, dan itu sangat kuat sekali"


"Nah itu dia Tuan muda! Apa Anda belum bisa mengingat saat -saat Anda bersamanya? Saat Anda bercinta dengannya, saya yakin Anda sudah melakukannya lagi bukan?"


"Melakukan apa maksudmu?" Willy tampak serius.


"Ya... melakukan itu lagi maksudnya, itu...anu ..eee" Boy tidak bisa melanjutkan kata-katanya.


"Bercinta dengannya maksudmu?"


"Naah...itu maksud saya! Apa Tuan muda sudah lupa rasanya anu? Upss eh...huuhh dasar mulut nyerocos aja" ucap Boy sambil menutup mulutnya sendiri.


Willy tersenyum dan mencoba mengingatnya.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


...Waduh... Willy masih ingat nggak ya saat -saat yang panas itu 🤭...


__ADS_2