Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Darah dagingku


__ADS_3

"Hah, Eve hamil? Nggak nyangka ya, ternyata murahan juga dia, diam-diam dia hamil gitu aja"


"Ya itu lah korban broken home, dia kan hidup sendirian, pastinya kehidupannya juga bebas"


"Pantas saja Eve tidak mau tinggal bersama Ibu tiri dan Adik tirinya, karena dia ingin hidup bebas rupanya"


Beberapa karyawan terlihat sedang mengumpat Eve, sementara Veren dan Alinda yang mendengar itu tampak marah kepada mereka.


"Eh ... kalau ngomong dijaga tuh mulut, ngatain orang sembarangan" kesal Veren kepada karyawan lain yang sedang menjelek-jelekkan Eve.


"Emang gitu kenyataannya" jawab seorang diantaranya.


"Hati-hati dengan ucapan kalian, entar pada nyesel loh" ucap Alinda yang membuat beberapa karyawan julid itu tampak tertawa.


"Apa, menyesal? Hmm memangnya Eve itu siapa, dia juga karyawan biasa seperti kita, pasti bentar lagi Pak Willy akan memecatnya" jawab salah seorang diantaranya.


Sementara itu Netta terus mencoba menjatuhkan nama Eve di depan Willy, Eve masih sabar menunggu Netta berhenti bicara.


Setelah Netta berhasil mengutarakan semua unek-uneknya, akhirnya Netta diam dan mengambil nafasnya karena sepertinya Willy tidak menanggapi ucapannya.

__ADS_1


Willy hanya memperhatikan reaksi Eve tentang tuduhan yang ditujukan kepadanya, kemudian Eve mulai mendekati Willy dan memandang mata pria yang kini sedang berada di hadapannya.


"Maaf pak Willy, apa yang dikatakan oleh Mbak Netta itu memang benar, saya memang sedang hamil, saya minta maaf jika sudah membuat citra perusahaan ini menjadi jelek, saya siap jika harus meninggalkan perusahaan, tanpa Anda memecat saya pun, saya akan pergi dari perusahaan ini, dan mulai hari ini saya memutuskan resign..." ucap Eve sembari mundur dan membalikkan badannya.


Netta tampak tersenyum puas, akhirnya Ia berhasil mengusir Eve dari perusahaan, namun tiba-tiba suara bariton itu memecah suasana.


"Tunggu Eve!" suara Willy yang memanggil nama Eve, memaksa Eve untuk menghentikan langkahnya.


Willy kemudian meraih tangan Eve, sontak Eve sangat terkejut, sentuhan lembut itu Ia sangat mengenalinya, dan lagi-lagi Eve menyebut nama Jaka.


"Jaka!" spontan Eve menoleh, ternyata tidak sesuai harapan, bukan Jaka yang ia lihat, tapi William Anthony yang Ia lihat.


Willy membawa Eve ke tengah-tengah, di hadapan seluruh staf dan karyawan Willy menggandeng tangan Eve, Netta terlihat kesal melihat pemandangan itu.


Sementara itu Eve terus menatap wajah yang sudah menggandeng tangannya menuju tengah-tengah ruangan, di saksikan puluhan staf dan karyawan perusahaan itu.


"Kenapa Pak Willy membawaku ke mari?" gumamnya penuh tanda tanya.


Dan setelah tiba di tengah-tengah karyawan dan staf, Willy mengumumkan sesuatu kepada seluruh staf dan karyawan perusahaan miliknya.

__ADS_1


"Dengarkan semuanya, Aku William Anthony, dengan ini menyatakan bahwa bayi yang dikandung oleh Evelyn Angelina adalah bayiku, darah dagingku" ucapnya lantang. Dan tentu saja pengakuan Willy itu membuat seluruh karyawan sangat terkejut terutama Netta.


"Apa?" Netta tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Willy.


"Jadi, kalian semua jangan pernah menghina apalagi merendahkan Eve lagi, jika Aku lihat kalian masih merendahkannya, maka sama saja kalian juga sudah merendahkan ku" seru Willy dengan terus menggenggam tangan Eve.


"Pak Willy? Apa yang Anda lakukan?" tanya Eve lirih.


"Sudah jangan banyak tanya, Aku tidak mau kamu resign dari perusahaan ini, Aku yang akan bertanggung jawab atas kehamilanmu" jawabnya sambil berbisik pada telinga Eve.


Tentu saja Veren dan Alinda sangat terkejut dengan pengakuan Willy, bagaimana mungkin Willy mengakui bayi yang sedang di kandung oleh Eve adalah anaknya, padahal mereka tahu jika bayi yang sedang di kandung Eve adalah bayinya Jaka, bukan William Anthony.


Netta yang tidak terima dengan perlakuan yang terlalu baik Willy kepada Eve, membuatnya begitu marah, Netta menghampiri Willy yang sedang bersama Eve di sampingnya.


"Maaf Pak Willy, apa yang Anda katakan ini tidak masuk akal, tidak mungkin Anda adalah ayah dari bayi yang sedang ia kandung, itu mustahil" protes Netta tak terima


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


...Hari ini author udah crazy up ya, nggak tanggung-tanggung Author ngasih kalian cerita yang banyak banget, sebagai dukungan kalian jangan lupa vote nya 😘😘😘


...


__ADS_2