Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Memperdaya Michelle


__ADS_3

Dalam kamar itu Michelle sudah seperti cacing kepanasan, Ia melepaskan sendiri seluruh pakaian yang melekat pada tubuhnya, tentu saja itu membuat George semakin bergairah, Michelle mengira jika itu adalah William Anthony, dengan semangatnya Michelle berkaraoke ria dengan milik George yang hitam legam itu, kulit asli eksotik milik George sungguh terlihat nyata pada senjata pamungkasnya.


George mendongak dan merasakan betapa semangatnya Michelle mengemmut lolipop miliknya, George memegang kepala Michelle yang tampak bergerak-gerak, terlihat dua bongkahan besar milik Michelle yang tampak menggantung, seperti balon yang siap meletus.


"Oh ... yeah, faster Baby!" George tampak merasakan betapa berdenyutnya sesuatu yang di emmut oleh Michelle.


Setelah cukup lama Michelle berkaraoke ria, kemudian Ia mengecupi semua yang ada dalam diri pria yang dikiranya Willy itu, terdapat beberapa kamera pengintai di setiap sudut ruangan yang menampakkan adegan ranjang keduanya.


Michelle tampaknya menguasai permainan itu, Ia berada di atas tubuh George dan melakukan gerakan itu dengan cepat, seolah-olah dirinya begitu haus dengan sentuhan laki-laki, George tampaknya masih diam, Dia belum melakukan balasan terhadap gerakan Michelle, Ia menikmati dulu cara Michelle memuaskan dirinya.


"Ah ... teruskan baby! Sudah longgar tapi cukup nikmat." ucapnya sembari memegang pinggul Michelle.


"Oh ... Willy, kenapa punyamu hitam sekali, Akkhh ... tapi tak mengapa ini sungguh nikmat sekali." balasnya sembari terus bergoyang di atas tubuh George.


Dalam ketidaksadaran itu, George sengaja membuka topeng nya, karena keringat yang bercucuran itu membuat wajahnya tak nyaman menggunakan kulit sintetis, maka dari itu Ia melepaskannya. Dan tentu saja wajah eksotis George tertangkap oleh kamera secara nyata.


Namun Michelle tidak memperdulikan wajah lawannya, yang ada hanya hasrat untuk mencapai kenikmatan bersama Willy, dalam kamar yang temaram itu wajah George membelakangi kamera, sehingga yang nampak hanya punggung kekarnya yang mirip sekali dengan Willy.


Pria itu tampak menghimpit tubuh lawannya dan membuka kaki Michelle keatas, di sana Ia melesatkan senjata pamungkasnya dengan begitu kuat, ah sungguh beruntung pria ini, Ia mendapatkan uang sekaligus tubuh Michelle secara cuma-cuma, meskipun baginya wanita ini sudah pastinya banyak melakukan hal itu kepada pria manapun.

__ADS_1


Cukup lama mereka berdua bermain dalam ketidak sadaran, Michelle terlihat sudah kepayahan melayani pria yang disangkanya Willy itu.


"Akkhh ... Aku sudah tidak kuat, Stop ... Willy!" pekiknya saat dirinya tidak tahan dengan gempuran milik George.


"Aku tidak akan melepaskanmu jalaang! Sebelum Aku puas, kamu akan tetap berada di bawahku." ucapnya sembari menancapkan terus senjata itu hingga ke dasar kepemilikan Michelle.


Michelle tampak berteriak, sungguh tenaga yang dimiliki oleh George tak bisa menandingi Michelle yang sudah tampak lemas, sudah berkali-kali dirinya pelepasan, namun nyatanya George sekali saja belum merasakannya. Khayalan kenikmatan bercinta bersama seorang William Anthony, nyatanya kini menjadi penderitaan untuknya, wanita itu tidak berdaya, hingga akhirnya wanita itu tak sadarkan diri karena sudah sangat kelelahan menghadapi pria seperti George.


"Akkhh ....!"


Lenguhan panjang itu keluar dari mulut seorang George, tumpahan lava pijar itu Ia tumpahkan pada wajah Michelle dan meratakan nya pada tubuh wanita itu.


Pada akhirnya setelah George memperdaya Michelle, Ia kemudian segera pergi dari kamar hotel itu, meninggalkan Michelle yang tampak sedang tertidur pulas, George menutupkan selimut pada seluruh tubuh wanita itu seraya berkata, "Selamat malam Sayang! Terima kasih atas kue apem nya, meski sedikit melar, tapi cukup nikmat jika Kau memberikannya gratisan kepadaku, sampai jumpa!" ucap George sembari pergi meninggalkan Michelle sendirian di dalam kamar itu.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


*

__ADS_1


*


*


*


Yuhuuu ... othor bawa bacaan seru lagi nih bestie, sembari nunggu othor update berikutnya, hayuk ah mampir dulu ke karya punya Kim99 yang berjudul DI NIKAHI SUGAR DADDY ... capcus yuk 😊🏃


Promosi Novel Dinikahi Sugar Daddy


Brukkkkk!


Bian membuka matanya perlahan ketika dia merasakan tubuhnya membentur sesuatu. Namun ketika dia membuka mata, dia hanya melihat sesuatu seperti paha ayam di depan wajahnya. Dia menekan-nekan sesuatu yang dia anggap paha ayam itu menggunakan jari telunjuknya.


"Wah, kenapa ini sangat keras," gumam Bian. Gadis itu malah semakin gencar menusukkan jarinya dengan gemas. "Ekh, tapi ini apa?" Bian hendak menyomot sesuatu yang mirip kacang kedelai berwarna coklat. "Apa ayam ini memiliki kutil?" Beberapa senti lagi jemari mungil itu sudah akan menyentuh kutil yang dia maksud. Namun, ada tangan lain yang mencekal pergelangan tangannya kemudian menghempaskan nya dengan kasar.


"Apa yang ingin kau lakukan Bian!" Brian bersuara dengan nada 3 oktafnya. Bian mendongak. Alangkah terkejutnya dia ketika melihat Brian sedang berdiri sambil bertelanjang dada. Jadi, yang tadi dia maksud paha ayam adalah dada suaminya. Ya salam, habislah Bian.


"Om, maaf, Bian tidak bermaksud melecehkan Om, Bian tidak tahu. Lagipula kenapa Om hanya menggunakan handuk? Om itu gak boleh kayak gitu. Bian masih kecil Om, Bian seharusnya tidak boleh melihat hal seperti ini."

__ADS_1



__ADS_2