
Mendengar pernyataan Willy membuat Ibu Anak itu sangat terkejut, bagaimana bisa Eve akan dijadikan istri oleh presiden utama perusahaan besar itu, sementara saat ini Eve sedang mengandung anak dari pria lain, karena Linda tidak terima dengan pernyataan Willy, akhirnya Linda menghampiri Willy dan Eve yang berada di tengah-tengah ruangan pesta itu.
"Tunggu pak Willy! Apa Anda tidak salah memilih calon istri, bapak tahu kan gadis ini sedang hamil Pak, Dia hamil dengan office boy yang bekerja di perusahaan bapak ini, harusnya Bapak berpikir seribu kali sebelum mengumumkan hal ini ke seluruh dunia, wanita itu tidak pantas mendampingi pak Willy," ungkap Linda sembari menunjuk ke arah Eve.
Willy tersenyum menanggapi ucapan Linda, pria itu mendekati Linda dan berkata.
"Justru Anda yang harus berpikir seribu kali sebelum menuduh Eve hamil dengan seorang Office Boy, karena ... Saya sendiri adalah Office Boy itu Nyonya, dan bayi itu adalah anak Saya, Anda mengerti!" seru Willy di dekat telinga Linda.
Sontak apa yang dikatakan oleh Willy membuat Linda tak bisa berkata apa-apa, tubuhnya gemetar, tangan dan kakinya sulit sekali untuk digerakkan, ternyata tuduhannya itu adalah Boomerang untuk dirinya sendiri, rupanya Eve mengandung anak dari William Anthony, betapa Linda sangat malu di hadapan semua orang.
Ellen mendekati Mamanya yang sedang terdiam di tempatnya, Ellen benar-benar tidak mengerti kenapa Linda tiba-tiba diam dan tidak bisa bicara.
__ADS_1
"Mama! Mama kenapa? Mama kok diem saja sih!" Ellen mencoba menggerak-gerakkan badan Ibunya. Perlahan Linda menjawab pertanyaan dari anaknya.
"Ellen! Ayo kita pulang saja, kita pergi dari sini, Mama rasa tidak ada gunanya berlama-lama di sini," jawab Linda dengan nada yang gemetaran.
"Ma! Apa maksud Mama? Bukankah kita harus mengungkapkan siapa sebenarnya Eve itu kepada semua orang, tapi kenapa Mama justru ingin pulang?" Ellen tampaknya masih belum mengerti.
Willy yang melihat Ellen masih belum mengerti, lantas mendekati kedua wanita itu sembari berkata ke seluruh undangan yang hadir.
"Perlu kalian semua ketahui tentang kehamilan Eve yang sekarang sedang kalian pertanyakan, Aku akan menjawabnya, memang benar Eve mengandung anak Office Boy yang bernama Jaka Suyanto, dan Jaka Suyanto adalah Aku sendiri, William Anthony,"
"Haa ... jadi si Jaka itu adalah Pak Willy? Omaigad, kenapa kita nggak kepikiran ya!" ucap Veren sembari menepuk jidatnya, sementara Boy yang berada di sampingnya menyahuti ucapan Veren.
__ADS_1
"Itu karena Kamu terlalu memikirkan Aku!" celetuk Boy dengan senyum smirk nya.
"Diihh ... manusia satu ini nongol mulu," sahut Veren sembari mengerucutkan bibirnya. Boy terkekeh.
Rafael tampak sangat terkejut bukan main, ternyata Office Boy yang sudah Ia celakai itu adalah William Anthony yang menyamar sebagai Jaka, Office Boy itu, pantas saja keberadaan Jaka tidak bisa ditemukan, ternyata Jaka sudah kembali menjadi William Anthony.
"Ini tidak mungkin! Bagaimana bisa Pak Willy menjadi Jaka, oh Shiiit ... ini benar-benar bahaya untukku," gumam Rafael yang tampak ketakutan.
Perlahan Rafael mencoba pergi dari ruangan pesta itu, namun usahanya sia-sia, Willy sudah mengetahui gelagat Rafael yang ingin melarikan diri.
Setelah Rafael membalikkan badannya dan siap pergi dari tempat itu, tiba-tiba saja Dirinya di hadang oleh beberapa anak buah Willy.
__ADS_1
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥