Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Terlambat


__ADS_3

Dan akhirnya hari Senin telah tiba, hari kerja untuk pegawai kantoran, Eve seperti biasa bersiap untuk berangkat ke kantor, meskipun hatinya sedang gundah namun ia tetap meyakinkan dirinya jika hari ini dia akan bertemu dengan Jaka. Meskipun itu dirasa tidak mungkin, tapi entah kenapa ada keyakinan dalam hati kecilnya bahwa dia akan bertemu dengan ayah dari bayi yang sedang Ia kandung.


Eve mencoba menghidupkan mesin mobilnya, ternyata mesinnya tak juga mau hidup, Eve mengumpat, dilihatnya jam tangan yang menunjukkan pukul setengah delapan.


"Astaga! Ini mobil kenapa tiba-tiba mogok! Pasti bakal telat nih, ahh naik taksi aja" putusnya, dan setelah Eve mencari taksi di depan apartemen miliknya, namun cukup lama taksi itu datang, membuat Eve semakin ketar-ketir, jam sudah semakin mepet.


"Aduuuuhhhh...nih taksi lama banget sih!" kesalnya panik.


Dan setelah beberapa menit akhirnya datanglah sebuah taksi dan berhenti di depan Eve, Eve mulai masuk ke dalam taksi tersebut.


"Ke kantor PT Megantara, cepat ya pak!" serunya kepada sang sopir taksi.


"Baik Mbak!"


Sementara di kantor PT Megantara, suasana pagi itu terlihat berbeda, karena seluruh karyawan dan staf akan menyambut kedatangan Dirut mereka yang baru datang dari Perancis yang tak lain adalah William Anthony.


Semua staf dan karyawan tampak berjajar rapi, penampilan mereka juga sangat rapi, mengingat yang datang adalah CEO perusahaan tersebut.


Sementara itu Netta terlihat bahagia hari ini, karena keinginannya untuk membalas tamparan Eve akan segera terwujud, keinginannya untuk membongkar rahasia kehamilan Eve sangat Netta nanti-nantikan.


"Eve, tunggu sebentar lagi, bersiaplah untuk pergi dari perusahaan ini, dan setelah itu tidak akan ada lagi yang menggagalkan rencanaku" gumam Netta dengan senyum sinisnya.


Sedangkan kedua teman Eve, Alinda dan Veren terlihat khawatir, mereka belum melihat kedatangan Eve, padahal sebentar lagi William Anthony akan segera tiba, bagaimana jadinya jika Eve datang terlambat, pasti William Anthony akan memecatnya.

__ADS_1


"Aduuhhh... Eve kok belum datang juga sih, bentar lagi pak Willy datang" Veren tampak khawatir dengan keadaan temannya itu.


"Apa dia tidak masuk kerja ya?" timpal Alinda.


"Nggak mungkin! Eve tidak pernah bolos kerja, jika ia tidak masuk kerja, pasti malamnya dia bilang sama kita dulu" ucap Veren.


"Iya juga sih, tapi kenapa sampai sekarang Eve belum datang juga, jangan-jangan terjadi apa-apa lagi sama dia, Duhh... mudah-mudahan saja Eve baik-baik saja" ucap Alinda harap-harap cemas.


Dan setelah beberapa menit seorang pria dengan penampilan yang begitu mempesona, dengan memakai jas berwarna Khaki yang dipadukan dengan kemeja berwarna putih, menampilkan sosok William Anthony yang tegas, wajah tampan nan maskulin nampak begitu mempesona bagi wanita mana saja yang memandangnya.


"Ya ampun! Pak Willy makin ganteng aja tahu nggak!" ucap Veren yang begitu mengagumi ketampanan seorang William Anthony.


"Kamu benar bestie, dia sangat keren, uhhh bahagia banget jika menjadi istrinya pak Willy, aduuuhh senyumnya itu loh...hmm meleleh" sahut Alinda.


Willy tampak memberi senyum kepada staf dan karyawannya, meskipun terkenal tegas, namun Willy tetap ramah kepada staf dan karyawannya.


"Selamat datang Willy, Om senang bisa bertemu denganmu lagi!"


"Terima kasih Om, aku juga senang akhirnya aku akan menghandle kembali perusahaan ini, dan tentunya aku akan menemukan siapa -siapa saja yang sudah membohongiku" sindir Willy. Wira tampak salah tingkah.


Sebuah taksi berhenti di depan kantor PT Megantara, Eve turun dengan tergesa-gesa, ia tahu dirinya pasti sudah terlambat, Eve sedikit berlari menuju pintu utama kantor.


"Huffftt...udah sepi, mudah-mudahan saja tidak terjadi apa-apa, yang pastinya mbak Netta yang bakal ngomel-ngomel" pikirnya jika Netta yang akan memarahinya karena ia telah terlambat.

__ADS_1


Di saat di dalam ruang lobi masih acara penyambutan, tiba-tiba saja Eve membuka pintu kantor dan ia sangat terkejut saat ada acara penyambutan untuk William Anthony.


"Eve...! Kamu tahu ini jam berapa?" seru Netta yang melihat Eve baru saja datang.


"Eve!" Willy masih membelakangi Eve, ia tahu jika Eve kini berada tepat dibelakangnya.


Netta menghampiri Eve dan berkata.


"Kamu benar-benar karyawan yang tidak disiplin, kamu tahu tidak siapa yang ada di hadapanmu sekarang?" seru Netta sembari menunjuk ke arah Willy yang masih membelakangi Eve.


Eve melihat kearah telunjuk Netta, yang dilihatnya hanyalah seorang pria tegap tinggi dengan memakai jas berwarna Khaki yang tampak hanya punggung bidangnya saja.


"Maksud mbak Netta apa?" tanya Eve yang masih belum mengerti.


"Itu Pak William Anthony! Beliau sudah datang tapi kamu justru datang terlambat, memalukan!" umpat Netta.


"Pak Willy" ucap Eve pelan.


Perlahan Willy membalikkan badannya, Eve melihat pemilik tubuh tegap itu perlahan menghadap padanya.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


...BAGAIMANA REAKSI MEREKA BERDUA SAAT BERTATAP MUKA?🤔...


...JANGAN LUPA KEMBANG SETAMAN NYA YA, BIAR AUTHOR BISA KUAT UPDATE BANYAK, CUSS AH 😁...


__ADS_2