Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Balas dendam Netta


__ADS_3

Sementara di suatu tempat, terlihat seorang wanita yang sedang mengintruksikan kepada beberapa orang pria untuk melakukan penyerangan terhadap seseorang.


Netta berucap kepada beberapa pria yang Ia suruh untuk membalaskan sakit hatinya kepada Willy, pria yang selama ini menjadi incarannya, pria yang menjadi tujuan dendam pribadinya.


"Ketidak Adilan yang dilakukan Jeffry Anthony akan menjadi Boomerang untuk William Anthony, cukup lama aku menahan rasa dendam ini, dan kali ini aku tidak akan membiarkan Willy hidup tenang, sudah cukup Dia mempermalukan ku didepan semua orang, memecatku secara tidak hormat, kesabaran ku sudah habis." Netta mengepalkan tangannya dan segera memerintahkan kepada anak buahnya untuk segera menghabisi Willy.


"Cepat kalian pergi, dan habisi pria itu!" perintah Netta dengan tatapan sinisnya.


"Baik Bos!"


Beberapa pria pergi melakukan perintah Netta, Netta kembali duduk dan sejenak Ia mengingat kembali bagaimana Jeffry Anthony meninggalkan ibunya disaat mereka berdua Netta dan Rafael masih kecil.


Netta kembali berurai air mata, saat Jeffry Anthony menceraikan ibu mereka begitu saja, sejak saat itu Netta begitu membenci pria itu, rasa dendam itu terpupuk sempurna dalam hatinya saat Ia tahu William Anthony yang menjadi pewaris sah perusahaan Jeffry Anthony.


"Aku tidak akan membiarkan Willy hidup bahagia, dia harus merasakan apa yang pernah Aku rasakan" kali ini wanita cantik itu menangis tersedu, niatnya untuk menjatuhkan perusahaan Willy gagal total, hingga Ia merendahkan dirinya sendiri untuk merayu Wira untuk dijadikan kambing hitam, tapi nyatanya semuanya hancur berantakan.


"Hanya ini satu-satunya cara untuk membalaskan dendamku, Ma! Sekarang Mama bisa tersenyum lega, Aku akan membalaskan sakit hati Mama kepada Jeffry Anthony, Willy harus membayarnya." ucapnya sembari menatap foto sang Mama yang kini telah meninggalkannya untuk selamanya.


*

__ADS_1


*


*


*


Saat jam pulang kantor, Boy menawarkan kepada Bosnya untuk check up ke Dokter, untuk memeriksakan kesehatan Willy, namun Willy menolaknya, alasannya Dia sudah merasa lebih baik setelah diberi Eve teh hangat tadi.


"Aku tidak apa-apa Boy! Aku pulang saja, hari ini Aku ingin istirahat, sepertinya memang badanku terasa sedikit kurang fit, ya mungkin kamu benar, ini terjadi karena Aku merasakan bayi itu sedang membutuhkan Ayahnya, ikatan darah kami sangat kuat." ucapnya sembari memakai jasnya kembali dan bersiap untuk pulang.


"Terserah Tuan muda saja!"


"Tuan muda yakin bisa pulang sendiri?"


"Iya ... Aku tidak apa-apa" jawabnya yakin.


"Baiklah kalau begitu Saya pulang dulu Tuan muda! Semoga esok hari Tuan muda bisa lebih baik, karena besok kita ada pertemuan dengan delegasi dari Thailand, Dia ingin bekerja sama dengan perusahaan kita sebelum acara ulang tahun perusahaan kita sabtu esok." ucap Boy


"Iya Aku tahu!"

__ADS_1


Dan akhirnya Willy pun sudah berada di dalam mobil mewahnya, Ia mengendarai mobilnya sendiri, namun saat mobilnya keluar dari halaman kantor, Willy tak sengaja melihat Eve yang sedang berdiri bersama ketiga temannya sedang menunggu taksi.


Eve tampak bercanda dengan Alinda dan Veren sembari menunggu kedatangan taksi, hari ini Eve tidak membawa mobil sendiri karena pagi tadi Ia berangkat dengan naik taksi, karena mobil yang Ia gunakan setiap hari mogok tiba-tiba.


Tiba-tiba mobil mewah milik William Anthony berhenti di depan mereka bertiga, ketiganya terkejut melihat jendela mobil yang mulai terbuka, tampak wajah tampan William Anthony dengan kacamata hitamnya sedang memperhatikan ketiganya.


"Eh ... ada pak Willy tuh." seru Alinda dan Veren.


Eve melihat Willy yang sedang menawarkan mereka untuk pulang bersama.


"Kalian Kenapa belum pulang?" tanya laki-laki itu.


"Kami sedang menunggu taksi Pak!" jawab Veren sambil menyenggol lengan Eve.


Kemudian Veren membisikkan sesuatu kepada di telinga Eve dan berkata "Eve! Lebih baik kamu pulang dulu aja bareng pak Willy, kita mau mampir ke swalayan soalnya, entar kalau kamu ikut kita pulang, kamu bakal capek dan mabok." bisik Veren yang sengaja menyuruh Eve untuk pulang bareng bersama Willy.


Sejenak Eve berpikir untuk membuktikan keraguannya tentang siapa sosok Willy, apa benar pria itu adalah Jaka.


BERSAMBUNG

__ADS_1


🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2