
Eve tersenyum kepada Liora, setelah itu Eve beranjak pergi, namun Liora menahannya.
"Siapa namamu Nak?" tanya Liora.
"Evelyn Angelina" Jawab Eve
"Nama yang cantik, kenalkan aku Liora Anthony, panggil saja aku Tante Liora" balas wanita yang berusia hampir setengah abad itu, namun masih terlihat cantik dan muda.
"Ah iya Tante Liora!" ucap Eve tersenyum malu.
"Hmm... ngomong-ngomong, kamu di sini menjenguk siapa? Apa saudaramu ada yang sakit?" Liora tampak mengerutkan keningnya, Eve menggelengkan kepalanya dan tersenyum simpul
"Tidak ada Tante!"
"Terus kenapa kamu datang ke rumah sakit?
"Saya sedang mencari keberadaan seorang teman, ah mungkin saja dia tidak dirawat di rumah sakit ini!" balas Eve.
Liora tampak memperhatikan wajah Eve yang cantik, entah kenapa Liora tampak begitu menyukai gadis yang baru saja dikenalnya itu.
"Baiklah Tante! Saya permisi dulu, saya harus segera mencari keberadaan teman saya itu" pamit Eve. Sebelum Eve meninggalkan Liora, tiba-tiba saja Eve mendadak kepalanya berputar hebat.
__ADS_1
"Kamu kenapa nak!" Liora menjadi panik saat melihat Eve yang tampak memegangi kepalanya yang terasa sangat pusing itu dan tiba-tiba saja Dirinya ambruk. Liora begitu panik, Liora mencoba menahan tubuh Eve dan meminta bantuan.
"Tolong... tolong"
Beberapa petugas medis datang kepada Liora dan Eve, mereka membawa Eve ke sebuah ruangan, sementara Liora tampak mengikuti Eve, Ia sangat khawatir melihat kondisi gadis itu. Dan setelah itu Liora menyuruh dokter untuk memeriksa kondisi Eve.
Dokter memeriksa kondisi Eve, sedangkan Liora menunggunya di luar ruangan, setelah beberapa saat akhirnya dokter keluar dan Liora menghampirinya.
"Bagaimana keadaan gadis itu?" tanya Liora.
"Dia baik-baik saja, hanya saja ia sekarang sedang mengandung" Jawab dokter, entah kenapa tiba-tiba saja Liora sangat terkejut dengan berita jika gadis yang baru ia kenal itu.
"Gadis itu hamil!" Liora membulatkan matanya.
"Baiklah, terima kasih banyak dokter!" balas Liora.
"Sama-sama, kalau begitu saya permisi"
Akhirnya dokter meninggalkan Eve dan Liora, Liora menatap wajah Eve yang sendu, kasihan sekali Ia harus pingsan.
Perlahan mata Eve mulai terbuka sedikit demi sedikit, Ia tampak memegangi kepalanya. Liora yang mengetahui jika gadis itu terbangun, mendekat Eve dan menenangkannya.
__ADS_1
"Kamu tidak apa-apa?" tanya Liora penasaran, Eve terkejut bagaimana bisa dirinya tiba-tiba berada di atas tempat tidur.
"Kenapa saya bisa berada di sini?" ucap Eve sembari melihat sekeliling, Liora tersenyum dan berkata "Kamu tadi pingsan, jadi kamu dibawa oleh petugas medis ke sini" jawab Liora sambil tersenyum.
"Kamu sedang hamil ya?" tiba-tiba ucapan Liora membuat Eve benar-benar terkejut, dan Eve terpaksa menjawabnya.
"I_iya Tante" jawabnya gugup, Liora tersenyum kepada gadis yang baru dikenalnya itu.
"Ya sudah, sebaiknya kamu istirahat saja dulu disini sampai kondisimu benar-benar pulih, aku keluar sebentar, aku harus menebus obat untuk anakku" pamit Liora.
"Anak Tante sakit?" tanya Eve
"Iya... anakku dirawat disini sejak kemarin malam" ucap Liora menjelaskan.
"Dia sakit apa? Maaf kalau saya terlalu banyak tanya, kalau tidak berkenan menjawab juga tidak apa kok Tante" seru Eve dengan senyum manisnya.
"Dia mengalami amnesia sementara, dia mengalami cidera di kepalanya, dan mengakibatkan daya ingatnya menurun" jawab Liora sedih
"Astaga! Semoga anak Tante lekas sembuh ya!" ucap Eve berharap putra Liora sehat kembali, yang tak lain adalah William Anthony.
"Terima kasih Eve! Baiklah aku tinggal dulu ya!" Ucap Liora sembari mengusap pipi gadis itu, entahlah kenapa Liora merasa begitu dekat dengan Eve, dan reflek Eve menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
__ADS_1
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥🔥