Office Boy Ku CEO Ku

Office Boy Ku CEO Ku
Membangunkan macan tidur


__ADS_3

"Bukalah!" titah Willy sembari tersenyum.


Kemudian Eve membuka kotak kado dari suaminya, dan setelah kotak itu terbuka alangkah terkejutnya saat ia mendapati sebuah boneka yang sama persis dengan boneka yang dulu pernah Willy rusak karenanya, Eve tersenyum bahagia melihat boneka kesayangannya ada lagi setelah bertahun-tahun Ia kehilangannya karena ulah Willy kecil yang nakal.


"Bonekaku! Darimana Kamu mendapatkan boneka ini sayang? Boneka ini dulu adalah hadiah ulang tahunku dari Papa, Dia membelikan boneka ini saat Papa keluar negeri, sepulangnya ... Papa memberikan ini untukku!" ucap Eve sembari memeluk boneka itu dengan senangnya. Bak seorang anak kecil, Eve begitu menyukai boneka itu.


"Kamu tahu, selama ini Aku mencari-cari boneka yang sama persis dengan ini, tapi Aku tidak menemukannya, dan sekarang Kamu membawanya untukku, terima kasih banyak sayang!" ungkap Eve yang begitu bahagia melihat bonekanya kembali.


"Apapun akan Aku lakukan untuk menebus kesalahanku padamu, maafkan Aku yang dulu pernah membuat mu menangis, Willy kecil memang nakal, iya ... Aku dulu suka sekali mengganggumu, kamu gadis kecil yang lucu dan sering nangis, dan itu membuat ku tertarik untuk selalu mengganggumu, hingga akhirnya Daddy menyuruhku untuk minta maaf padamu." ungkap Willy mengingat saat-saat masa kecil mereka.


"Tapi darimana kamu mendapatkan boneka ini?" tanya Eve penasaran.

__ADS_1


"Aku akan mencari dimana pun boneka itu berada, hanya untuk mengembalikan senyum gadis yang pernah ke buat menangis, apa kamu sudah memaafkan ku?" ucap Willy sembari menatap mata sang istri.


"Untuk apa kamu minta maaf, Aku sudah memaafkan mu sejak dulu, hingga akhirnya Kamu pergi meninggalkan ku, waktu itu Aku begitu sedih, Mommy bilang Kamu cuma sebentar perginya, eh ternyata nggak balik-balik juga, ya udah lama-lama Aku melupakan mu," ungkap Eve sembari mengelus rambut boneka itu.


"Dan sekarang aku sudah kembali untukmu dengan seluruh jiwa ragaku, kalau saja malam itu kita tidak bertemu, mungkin sekarang Kamu masih menjadi karyawan ku, bersyukurlah kita dipertemukan pada malam yang indah itu," balas Willy dengan senyum manisnya.


Eve tampak tersenyum malu dan memalingkan wajahnya.


"Katakan! Apa yang ingin kamu tanyakan?"


"Apa benar kamu belum pernah mencintai seorang wanita? Emm ... menurut ku aneh aja sih, masa pria setampan kamu belum pernah merasakan cinta pada wanita manapun?" tanyanya sambil mendongak menatap wajah Willy.

__ADS_1


"Selama ini Aku tidak pernah memikirkan wanita, dalam hidupku yang ada hanya bisnis, bisnis dan bisnis, Mommy sering sekali mengenalkan Aku pada wanita-wanita cantik, tapi ... entahlah Aku benar-benar tidak tertarik pada mereka," ungkap Willy menjelaskan tentang sikapnya selama ini tentang wanita.


"Oh ya! Tapi kalau kamu tidak mau tahu tentang wanita, kenapa kamu malah melakukan itu padaku? Kan aneh!"


"Itu beda lagi! Kamu sudah membangunkan macan tidur, ya mau gimana lagi, nanggung sih, bener kata Boy ... mubazir lah kalau nggak di makan," jelasnya diiringi cubitan kecil pada lengan Willy.


"Entahlah sejak kejadian malam itu, Aku selalu memikirkan mu, wajahmu selalu mengganggu tidurku, Aku benar-benar tersiksa, tugasku saat itu adalah dalam misi penyamaran, tapi tiba-tiba saja Kamu datang mengganggu konsentrasiku, ya sudah terjadilah, dan sekarang hasilnya nyata kan, tumbuh dua janin dalam rahim mu, iya ... bayi kita!" ucapnya sembari tersenyum nakal.


BERSAMBUNG


🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


__ADS_2