
Willy menutup teleponnya dan kembali duduk di kursi bersama Michelle, tampaknya Michelle mulai melakukan rencananya untuk membuat nama baik William Anthony tercoreng, Ia pura-pura pergi ke toilet dan lewat di dekat Willy, saat Ia berjalan Michelle pura-pura terjatuh dan akhirnya Willy terpaksa menahan tubuh wanita itu. Michelle sengaja membayar seseorang untuk memotret kejadian itu, saat Willy sedang menangkap tubuh Michelle.
"Cekrek."
"Ah ... ya ampun, Saya minta maaf Pak! Saya tidak sengaja," ucapnya sembari berdiri dan merapikan bajunya, Willy tampak biasa dan seolah-olah dirinya tidak marah. Namun dalam hatinya Ia terus waspada dengan apa yang dilakukan oleh Michelle.
"Sialan nih perempuan, pasti ada sesuatu yang Ia rencanakan." gumamnya sembari pura-pura tersenyum kepada Michelle.
"Tidak apa-apa! Sudah kewajiban ku untuk menolong wanita secantik dirimu, lain kali berhati-hatilah, sungguh sangat disayangkan jika wanita seperti mu harus terjatuh, pasti itu sangat sakit." ucapan Willy seolah adalah sebuah sindiran kepada Michelle untuk berhati-hati dengan William Anthony. Michelle tersenyum dan segera pergi ke toilet.
Bukanlah seorang William Anthony jika Ia tidak bisa menemukan sesuatu yang tersembunyi sekalipun, Ia melihat di sudut ruangan ada seseorang yang sedang memperhatikannya sedari tadi, seorang pria dengan penampilan necis tampak pura-pura sedang makan di tempat itu.
Willy dengan segera memerintahkan anak buahnya untuk membawa pria itu ke sebuah tempat, karena Willy yakin jika pria itu adalah suruhan Michelle yang sengaja ingin menjebak dirinya.
__ADS_1
Sementara pria yang dicurigai oleh Willy itu terlihat sedang menerima pesan dari seseorang lewat ponselnya.
"Bagaimana? Apa kamu berhasil mengambil gambarnya?"
"Sudah Bu! Saya sudah berhasil mengambil foto kebersamaan Ibu dan Pak Willy, dan Saya pastikan foto ini akan tersebar ke media sosial secepatnya."
"Bagus!" Michelle tampak bahagia mendengar berita itu, ternyata dugaan Willy memang benar pria itu adalah suruhan Michelle yang ditugaskan sengaja untuk mengambil gambar Willy saat memeluk Michelle.
Michelle menutup teleponnya dan Ia masih menambahkan make up pada wajahnya. Sedangkan pria yang sudah mengambil foto Willy dan Eve itu tampak terkejut dengan kedatangan beberapa orang yang berseragam serba hitam.
"Ikut dengan kami, jangan banyak tanya." ucap salah seorang pria diantaranya dan segera mereka membawa pria itu pergi.
"Ta_tapi siapa kalian, hei lepaskan Aku!" pria itu terlihat memberontak namun sayang Ia tidak bisa melawannya. Anak buah Willy sudah membuat pria itu tidak berkutik, dan segera pria itu dibawa anak buah Willy ke sebuah tempat.
__ADS_1
Willy hanya tersenyum tipis melihat anak buahnya sedang menangkap pria itu. Dan setelah anak buahnya pergi, Michelle tampak berjalan keluar dari kamar mandi dan menghampiri Willy yang masih duduk di kursi.
Michelle menghampiri Willy dan duduk di kursinya kembali, sejenak Michelle memperhatikan sekitar dan mencoba mencari pria suruhannya itu, namun ternyata Michelle tidak melihat keberadaan pria itu.
"Kemana Dia!" gumamnya yang terkejut saat melihat pria itu tidak ada di tempatnya semula. Sementara Willy tampak pura-pura bertanya.
"Bu Michelle! Siapa yang sedang Anda cari?" pertanyaan Willy tiba-tiba saja membuat Michelle sangat Terkejut.
"Hah ... em bukan siapa-siapa Pak!" jawabnya gugup.
"Sial ... kemana tuh orang, main ilang saja." gumamnya sembari menatap kesal. Michelle terlihat sedikit gelisah.
"Ini baru permulaan Nona, Aku ingin tahu siapa yang sudah membayarmu untuk merayuku, rupanya Kau ingin bermain-main dengan William Anthony, hmm tidak semudah itu." Willy tampak tersenyum simpul sembari meminum teh yang disajikan.
__ADS_1
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥🔥