Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 100


__ADS_3

" Pada akhirnya yang akan menyatukan setiap hubungan ,. entah dalam pernikahan ataupun persahabatan adalah percakapan ."


********


Setelah mendapatkan izin dari suaminya untuk mengunjungi keluarga dari mantan suami nya Hana pun beranjak masuk ke dalam kamar kedua putranya .


Hana pun masuk yang ternyata si sulung Rama sedang tidur mungkin karena ia kelelahan setelah pulang dari ekskul sepak bola di sekolah nya dan si bungsu yang gagal Rafa sedang bermain robot baru nya yang di belikan Opa Dika dan di temani Uni yang sedang menyusun pakaian anak-anak ke dalam lemari .


" Abang lagi apa nak ? " tanya Hana dengan lembut .


" Main robot kelen dari Opa , Mah ." jawab Abang Rafa.


" Waah bagus ya ... Tapi mainnya gak boleh ribut ya kasihan Kakak lagi bobo ". ucap Hana dan di angguki oleh Rafa .


" Uni ," panggil Hana .


" Ada yang Ibu butuh kan ?" tanya Uni.


" Uni minta tolong dong rapihkan baju dan perlengkapan semua Abang dan Kakak ya , kalau semua sudah punya mu juga soalnya kita akan pergi ke rumah Uty nya Kakak Rama dan Abang Rafa di Madiun ". kata Hana .


" Baik Bu " jawab Uni.


" Sudah lama Kakak tidur nya ,?". tanya Hana .


" baru 20 menit an Bu ". jawab Uni .


" Yasudah kalau gitu jangan sampai ada yang tertinggal ya terimakasih ". kata Hana dengan tersenyum ramah mendekati Rafa dan me cium pipi gembul putra nya dan keluar dari kamar.


" Huh untung Pak Bos nikah sama Bu Hana biarpun janda tapi baik , ramah lagi dari pada si Londo opo emboh ". gumam Uni dalam hati merasa senang dengan sikap Hana.


Saat Hana akan naik ke kamarnya Mamih Esty pun memanggil menantunya .


" Hana " Panggil Mamih Esty .


" Eh iya Mih maaf Hana gak lihat ". jawab Hana .


" Iya gak apa-apa dari mana kok kaya buru - buru gitu ?" tanya Mamih Esty.


" Dari kamar anak - anak Mih buat minta tolong Uni kemas baju anak-anak ." kata Hana .


" Loh mau kemana ?".tanya Mamih Esty.


" Tadi di kabarin kalau Uty nya yang di Madiun sakit dan menanyakan Kakak Rama dan Abang Rafa , dan kami mau menjenguk kesana Mih ". jawab Hana .


" Dean sudah tahu ?". tanya Mamih .


" Sudah dan Dean yang akan mengantarkan kesana ". jawab Hana.


" Yasudah itu yang terpenting semoga beliau cepat sembuh ya , kembar lagi apa


bobo kah ? ". tanya Mamih Esty.

__ADS_1


" Tadi sih enggak Mih lagi main sama Papah nya ." ucap Hana.


" Ahk kalau ada Dean , Mamih kalah pasti di kekep in Mulu gak boleh ke pegang . yaudah Mamih mau ke kamar Kakak Sama Abang aja , bawa Uni kan ". kata Mamih dan Hana tersenyum lucu .


" Iya bawa ," dan Mamih Esty memberikan jempol nya dan berlalu masuk ke dalam kamar cucunya.


Hana pun melanjutkan kembali menuju ke kamarnya .


" Ceklek " Hana pun masuk ke dalam kamar yang ternyata hanya ada kedua bayi kembar nya di ranjang yang tidak tidur .


" Looh ko Adek Sheila dan Sheina sendirian kasihan anak Mamah uuhhh ..." ucap Hana sambil memakai hand sanitizer dan langsung menciumi kedua bayi kembar nya secara bergantian .


" Papah kalian gak bertanggung jawab yaa nak ... masa anak cantik Mamah di tinggal ". ucap Hana lagi berbicara dengan bayi kembarnya yang tersenyum mendengar celotehan Hana .


" Biarin nanti Mamah cubit ya Papah nya


nakal ". ucap Hana lagi bersama an dengan dua tangan yang melingkar di perut nya dari belakang .


" Greep "


" Astaghfirullah Dean iih kebiasaan ngagetin " ucap Hana terkejut .


" Biarin , tour kemana aja ko lama banget balik nya ". kata Dean masih dengan mendekap tubuh Hana dari belakang .


" Ya dari kamar Kakak dan Abang lah terus ngobrol sebentar sama Mamih " jawab Hana .


" Pantes " ucap Dean ketus .


" Mandi udah gerah banget habis nungguin kamu lama , Yaa kali bayi dua bulan bisa berguling-guling dan jatuh jangan ngarang Hana eemm cup ". ucap Dean sambil menciumi pipi Hana dengan gemas .


" Lepas Dean , saya mau mengemasi barang-barang si kembar ." kata Hana sambil berusaha melepaskan diri dari dekapan Dean .


" Gak boleh nanti aja ." jawab Dean mengeratkan pelukannya dan menggoda Hana dengan meniup niup telinga Hana dari belakang .


" Aauuh geli Dean , sumpah kamu gak lucu Dean Prada Dewantara ". teriak Hana .


" Memang , Yang lucu itu kamu ". kata Dean lagi . dan Hana terdiam dengan cemberut .


" Oke saya lepasin tapi lanjutin yang tadi dulu ya ya ya .. " pinta Dean dan dengan cepat Dean membalikan badan Hana dan langsung melancarkan aksinya .


" eeemmp...."


" cup "


" Hahahaha Terimakasih istri ku yang baik


hati " ucap Dean sambil mengerlingkan sebelah matanya .


Mendengar ucapan dari Dean membuat wajah Hana bersemu merah dengan pipi yang merona .


" Astaga Hana pipimu merona udah kaya gadis aja sih ". ejek Dean .

__ADS_1


" Saya janda puas . Pak duda ". jawab Hana dengan mengerucutkan bibirnya.


" Hahahaha … jangan di gituin bibirnya bikin gemas tau " goda Dean sambil tertawa .


" Nyebelin "


" Gak apa-apa nyebelin besok jadi ngangenin tau ". jawab Dean.


Malas menanggapi suaminya yang sedikit somplak Hana pun langsung berlalu masuk ke dalam ruang ganti untuk mengemas barang-barang bayi kembar , suaminya dan dirinya sendiri sambil tersenyum sendiri mengingat kelakuan Dean .


" Han udah belum ini Adek Sheila nya udah mau nangis ni ?" panggil Dean .


" Iya sebentar ini tinggal nutup kopernya ." jawab Hana dengan menyelesaikan kerjaan nya dan langsung menghampiri suami dan bayi kembar nya .


" Uluh uluh yang mana yang haus Hem …Adek Sheila atau Sheina ?" ucap Hana pada kedua putrinya .


" Papah nya Mah …" jawab Dean .Dan Hana hanya mendelik dan menggeleng kan kepalanya tak menanggapi ucapan ngaco Dean .


Hana langsung mengambil salah satu bayi nya dan langsung memberikan asi pada bayinya dan Dean langsung duduk di belakang Hana dan meletakkan dagunya di bahu Hana dengan kedua tangan yang melingkar di tubuh Hana.


" Han gak usah pakai kain tutupan ". pinta Dean .


" Enak aja itu si mau nya kamu ". jawab Hana ketus.


"Emang mau ". jawab Dean sekenanya .


" Han kita nanti berangkat jam 8 dari rumah ". kata Dean .


" Iya berarti sampai sana …?". tanya Hana .


" Sampa sana jam 11 malam dan kita langsung menginap di hotel dan pagi nya kita ke rumah Mas mantan buat jenguk Ibu nya , seneng gak ?". kata Dean .


" Gak usah ngaco Dean , kalau emang kamu gak ikhlas kita gak jadi kesana gak apa-apa


ko ". ucap Hana dengan cemberut.


" huh gitu aja marah . masih cinta gak sama Mas Mantan ?". tanya Dean dan hana langsung menggeleng kan kepalanya dengan cepat .


" Kalau sama saya cinta gak ?". tanya Dean .


********


" love is not an easy matter, if you can't wait tomorrow you will give up "


" Mencintai bukan perkara gampang , kalau tak sabar besok engkau akan menyerah "


********


Buat temen-temen reader semua saya ucapkan banyak terima kasih , Kalian Sudi meluangkan waktu nya untuk membaca novel pertama ku yang tak seberapa ini . πŸ™πŸ˜Š


Bila ada kesalahan dalam penulisan , saya mohon maaf yang sebesar-besarnya .

__ADS_1


thank you so much you the best πŸ™πŸ˜‰


__ADS_2