Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 206


__ADS_3

Mata cantik nan bulat itu pun perlahan mulai terbuka menyesuaikan sinar mentari yang masuk ke dalam kamar putra nya yang ia tiduri dalam rangka menghindari Suami nya yang membuat ia kesal .


Saat mata itu mulai sudah terbuka lebar tiba-tiba Hana di kejutkan dengan adanya Mamih Esty yang sedang menyikap gorden kamar putra nya .


" Astaga Mamih .... ". pekik Hana dan langsung terduduk .


" Sudah bangun Han ... maaf ya ngagetin kamu ..." ucap Mamih Esty dengan nada yang kembali lembut seperti sebelumnya jauh dari kata dingin .


" Ahk iya Mih ... Maafin Hana ya Mih masalah yang kemar..... ". ucap Hana lirih pada Mamih Esty .


" Uuusst sudah gak usah bahas itu lagi ... Mamih sudah ngeluarin kekesalan Mamih pada tempat semestinya .... Maafin sikap Mamih juga yang buat kamu gak nyaman Han .... " jawab Mamih Esty dan duduk di dekat Hana .


" Gak Mih ... Mamih gak salah sikap Mamih wajar ko , mungkin kalau ada Ibu beliau juga pasti juga marah karena memang Hana dan Mas Dean yang salah Mih ... Hana janji kejadian kemarin gak akan terulang lagi Mih ... " ucap Hana pada Mamih Esty sambil memegang tangan Mamih Esty mencium nya dan di balas Mamih Esty dengan mengelus lembut rambut Hana .


" Udah ahk gak usah melow gini ... Sudah jam 6 tuh Mamih tau kamu lagi marah dengan Suami nakal mu itu jadi biar Mamih yang bangunin Dean ya ... ". kata Mamih Esty .


" Ahk jangan Mih biar Hana aja walaupun Hana kesel banget sama Mas Dean tapi kewajiban Hana jadi istri tetap harus di jalani kan Mih selagi anak-anak masih pada bobo ". tolak Hana dengan halus .


" Yaudah sana urusin bayi tua mu dulu biar anak-anak Mamih yang tungguin ". ucap Mamih Esty dan diangguki oleh Hana dengan tersenyum manis .


Hana melangkah kan kakinya menuju lantai 3 kamar nya dengan perasaan lega setelah situasi nya dan Mamih Esty membaik , ia pun membuka pintu kamar dengan pelan bisa ia lihat bila kamar nya masih dalam keadaan temaram dengan penghuni nya yang masih bergelung di selimut nya .


Hana membuka gorden dengan pelan sambil menggerutu .


" Katanya gak bisa tidur tapi ini apa tidur nya pules banget dasar tukang modus ..." gerutu Hana dan Dean yang ada di balik selimut nya pun mulai membuka matanya dan mendengar gerutuan Hana tanpa berniat untuk bangun .


Hana berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya sebelum Suami dan anak-anak nya terbangun karena kalau mereka sudah bangun bisa di pastikan Hana akan mandi pada siang hari dan Hana gak nyaman seperti itu .


Setelah selesai dengan urusan badan nya, Hana pun langsung menyiapkan keperluan kerja Suami nya yang tanpa ia ketahui bila Dean berangkat agak siangan karena sebagian pekerjaan nya sudah ia selesaikan kemarin .


Hana yang sedang sibuk menyiapkan pernak-pernik kerja Dean dari ujung kepala sampai ujung kaki nya pun tak menyadari bila Dean masuk kedalam ruang ganti dan langsung .


" Greep "


Dean memeluk tubuh Hana dari belakang membuat Hana kaget .


" Astaga lepasin ihk ... " ucap Hana namun bukannya melepaskan tapi Dean malah mempererat dan mengendus wangi manis vanila di leher Hana .


" Eemm gak ... ini harum favorit Mas nih ... Mas akan lepasin kalau kamu sudah gak marah lagi sama Mas ". kata Dean sambil ngedusel di leher Hana yang terpampang karena Hana mengikat rambutnya .


" Mas tau kemarin kamu di marahin Mamih gara - gara ngelayanin Mas dan mas yang sengaja buang pil sakti mu itu ... Maafin Mas ya dan Mas gak akan maksain kamu lagi buat hamil sampai kamu bersedia sendiri ... please jangan marah dan ngungsi


lagi ". ucap Dean dengan memohon namun Hana masih diam sedikit menghangat saat Dean mengaku salah namun Hana tak mau langsung memaafkan nya karena ia ingin melihat keseriusan dari Dean .


" Udah ihk lepas ... aku mau siapin handuk karena masih ada empat anak-anak ku yang butuh Hana ". jawab Hana tanpa menjawab permintaan maaf dari Suami nya.


" Tapi jangan marah lagi yaa ... Udah gak usah nyiapin lagi orang Mas berangkat kantor nya siang nunggu telpon dari Johan sayangku ". kata Dean sambil melepaskan pelukannya .


" Kenapa gak bilang tau gini kan Hana ngurusin anak-anak dulu ..." jawab Hana .


" Lah gimana mau bilang orang kamu nya yang ngusir Mas terus ... amnesia hem ... Yaudah sana urusin anak-anak nanti setelah Mas mandi Mas susul dan bantuin kamu ya " kata Dean santai sambil mengusap lembut kepala Hana.


Hana meninggalkan Suaminya yang melongo tanpa menjawab ucapan Dean menuju kamar putranya .


" Diiih gak di jawab main ngeluyur pergi padahal udah ngomong sehalus itu ... Aaarrg Kalau lagi marah bikin pusing aja ... " gumam Dean dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya .


********


Dan Dean pun menepati ucapan nya ia dengan telaten membantu merawat anak-anak nya dari mandi , memakaikan baju sampai menyuapi makan kedua putranya sambil ia makan begitu pun Hana yang makan sambil menyuapi camilan buah segar pada dua putri kembar nya .


Mamih Esty dan Papih Dika yang melihat ketelatenan putranya pun hanya tersenyum kecil .


" Wuuuih sering-sering aja kamu marah Han biar Suami mu rajin bantuin kamu ". kata Papih Dika pada Hana dengan tujuan menggoda Dean .


" Gak usah mulai deh Pih ... batu nya udah mulai melunak jangan karena Papih tu batu jadi keras lagi ... " sahut Dean sambil masih menyuapi makan kedua putranya tanpa melihat Papih Dika dan Hana .


" Wah Han kamu gak kesel di bilang batu ... " ucap Papih Dika lagi yang sedang ingin menjadi kompor .

__ADS_1


" Oke Dean bakalan bantuin ngurusin anak-anak 24 jam tanpa ngurusin Dewantara Group ... gak masalah ... " sahut Dean pada Papih Dika .


" Yank gak usah dengerin Papih yang ngaco ya ... " kata Dean pada Hana yang hanya diam .


" Wooow ancaman nya mengerikan bro ... daripada kamu abaikan Dewantara Group mending Papih cariin 5 baby sister untuk cucu-cucu Papih ." sahut Papih Dika .


" CK takut si Pak tua .... " jawab Dean tak mau kalah .


" Udah ihk orang lagi makan juga ribut ... Kamu tuh Lo Pih iseng banget sih godain Dean yang lagi tegangan tinggi ". kata Mamih Esty yang ujung ujungnya meledek Dean .


" Udah habis maem nya nak ... yok siap-siap berangkat sekolah ". kata Dean pada kedua putranya tak menanggapi ucapan kedua orang tuanya .


" Gak usah De ... Kakak dan Abang biar berangkat sama Mamih dan Papih sekalian mau jemput baby Rey ". sahut Papih Dika yang kebetulan akan pergi ke rumah sakit karena mendapat kan kabar dari Roy jika hari ini istri dan anaknya di perbolehkan untuk pulang .


" Oke ..." jawab Dean singkat .


" Wah adek bayi Ounty Kasih pulang ... " seru si sulung Rama .


" Eits gak ada ijin buat gak masuk sekolah ... sekolah dulu nanti pulang kalian bisa lihat adek Rey sepuasnya ." kata Dean mematahkan keinginan kedua putranya .


" Iya Pah ... " jawab si sulung Rama dengan lesu .


**********


Dan kini semua anggota keluarga Dewantara berkumpul di ruang tengah dengan perasaan senang karena baby Rey sudah ada di tengah mereka .


Kepulangan baby Rey di manfaatkan para anggota keluarga untuk temu kangen , Setelah usai makan malam bersama dengan berkelompok dari para orang tua yang terdiri dari Papih Dika dan Mamih Esty , Om Zaki dan juga sang istri serta Om Tama dan juga Istrinya juga , para wanita serta para pria yang asik berbincang karena sudah lama mereka tidak bertemu .


Hana , Kasih dan Ika Kakak Ivan sepupu perempuan Dean satu-satunya yang saling mengobrol sambil mengawasi anak-anak mereka .


Begitupun Dean, Roy , Ivan dan Tedi suami Ika Kakak ipar Ivan serta para asisten pribadi mereka yang saling berbincang bersama .


Ya untuk ukuran keluarga besar keluarga ini memang tergolong sedikit karena Papih Dika yang seorang anak tunggal begitupun Mamih Esty yang hanya mempunyai 1 Kakak sepupu yaitu Dr Zaki Ayah Ivan dan Ika .


Tepat pada pukul 11 malam semua kerabat pun pulang ke rumah mereka masing-masing begitupun keluarga Dewantara yang sama-sama membersihkan ruangan membantu asisten rumah tangga mereka kecuali Kasih yang harus beristirahat dan juga anak-anak .


" Huh akhirnya udah selesai ... sok Bibik semua istirahat ya ..." kata Mamih Esty pada asisten rumah tangga nya .


" Mih Pih , Roy ke atas ya capek ..." Roy berpamitan pada Mamih Esty dan Papih Dika .


" Iya Roy tapi sebelumnya kamu harus bersihin badan mu dan juga ganti baju dulu ya takut banyak debu kamu ."jawab Mamih Esty yang di balas dengan acungan jempol oleh Roy .


" Yaudah ayo Mih kita juga perlu istirahat ". ajak Papih Dika pada Mamih Esty .


" Hana Dean ... Papih istirahat dulu ya ". ucap Papih Dika pada Hana dan Dean yang masih duduk .


" Iya Pih ... " jawab Hana dan Dean hanya mengangguk kan kepala nya .


Setelah Papih Dika dan Mamih Esty masuk kedalam kamar nya Hana pun beranjak bangun dari duduknya untuk mengambil baby Sheila atau Sheina yang tidur di sofa bed namun saat Hana melewati suaminya yang masih duduk di sofa tiba-tiba tangan Hana di tarik oleh Dean sehingga Hana terduduk lagi di pangkuan nya dan Dean tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mendekap erat Hana .


" Aaiissh apaan sih Mas ... Lepasin ih aku udah ngantuk nih ... " seru Hana dengan berusaha melepaskan tangan Dean yang melingkar di pinggang nya namun bukannya lepas yang ada Dean malah semakin mengeratkan nya .


" Semakin kamu berontak semakin Mas gak lepas .... Kalau kamu ngantuk kita bisa tidur disini dengan posisi seperti ini toh si kembar juga nyaman tuh ". ucap Dean dengan nada datar sambil meletakkan dagunya di bahu Hana .


" Ih nyebelin tukang maksa ... ". sahut Hana pasrah dengan apa yang di lakukan oleh Suami nya.


" Terserah deh apa kata mu yank tapi please tidur dikamar lagi sama Mas ya ... " pinta Dean .


" Tap.... ". ucapan Hana terpotong oleh ucapan Dean yang arogan .


"Oke kalau kamu masih gak mau biar Mas pergi ke club'terus nanti tidur di hotel entah di temani siapa ... orang di rumah punya istri halal tapi malah gak mau nemeni eepsz ". jawab Dean sambil melonggarkan pelukannya dan Hana yang mendengar ucapan Dean yang ngaco langsung membekap mulut Dean dengan telapak tangan nya .


" Jangan berani-berani ya kalau Mas lakuin itu Hana akan bawa anak-anak jauh biar Mas gak bisa nemuin ." ancam Hana dengan mencebikkan bibirnya .


" Ayo aja kalau mau coba-coba kabur-kaburan lagi kalau sampai ketemu gantian Mas yang bawa anak-anak ke luar negeri biar kamu gak bisa nemuin ... Ya makanya Suaminya di temenin Bobonya ." balas Dean tak mau kalah .


" Yaudah iya aku tidur lagi di kamar tapi hanya tidur gak yang lebih.... " jawab Hana yang akhirnya mengalah .

__ADS_1


" Mau ngapa-ngapain juga boleh orang pada waktu dan orang yang tepat ini ... Yaudah iya tapi cium Mas dulu kalau gak mau yaudah Mas langsung pergi keluar ". seru Dean pada Hana yang melotot kan matanya mendengar ucapan Dean .


"Diiih kenapa kesannya jadi aku yang minta dia buat tidur bareng .... iiihk nyebelin banget sih dasar arogan " gumam Hana dalam hati .


" Tuk "


" Aaauuhhw sakiiitt tau Mas ". pekik Hana sambil mengelus keningnya yang di sentil oleh Dean .


" Biar aja emang Mas gak tau apa kamu lagi ngumpat Mas dalam hati hem ... Udah buruan cium ... Mas udah ngantuk nih ".seru Dean .


" Iihk nyebelin ". sahut Hana sambil mendekat kan bibirnya di pipi Dean .


" Cup Eemzz ... " Saat Hana selesai mencium pipi kanan Suami nya dengan gerakan cepat Dean menahan tengkuk Hana dan langsung mencium bibir manis Hana dengan rakus .


" Ah mantap nih ... good wife ". sahut Dean dengan senyum kemenangan nya setelah menyelesaikan ciuman nya sambil mengelus kepala Hana .


" Dasar curang ... Yaudah buruan lepasin aku ngantuk Mas ... " jawab Hana meminta Dean melepaskan pelukannya .


" Ayo biar Mas gendong ". ucap Dean sambil membopong tubuh Hana namun Hana langsung mencubit pipi Dean dengan gemas .


" Aaaiiish apasih ?". sahut Dean sambil menurunkan Hana .


" Kamu tuh amnesia atau gimana sih Mas kalau kamu gendong aku terus si kembar siapa yang bawa ke kamar heuh ... " ucap Hana dengan gemas pada Dean .


Dean pun menoleh pada kedua putrinya yang tertidur pulas di sofa bed seketika Dean langsung menepuk keningnya .


" Astaga Dean gimana bisa Lo lupa dengan dua princess cantik Lo ... " Gumam Dean dan Hana hanya menggeleng kan kepalanya melihat tingkah Suami nya .


Dean berjalan mendekat dan langsung mencium pipi gembil kedua putrinya .


" Maafin Papah ya princess yang gak sengaja mau ninggalin kalian ... huh untung kalian masih kecil tidur pula kalau kalian udah besar dan lihat Papah kaya tadi Papah yakin kalian pasti udah ngeroyok Papah terus minta bantuan Kakak Rama dan Abang Rafa buat ikutan ya ... iya nak ". ujar Dean pada kedua putrinya dan Hana yang mendengar celotehan Dean hanya tersenyum geli .


" Yaudah ayo Mas kasihan mereka ihk ... " ajak Hana .


" Oke ... Papah mau bawa Adek Sheina aja ahk biar Adek Sheila sama Mamah ya nak ..." jawab Dean sambil menggendong baby Sheina begitupun Hana yang menggendong baby Sheila menuju kamar nya di lantai 3 .


********


Setelah selesai membersihkan tubuh dan mengganti baju tidur kini Dean dan Hana pun membaringkan tubuhnya di ranjang empuk nya .


Tangan Dean yang melingkar di pinggang Hana pun mulai bergerilya tak terkondisi kan .


" Mas iihk bisa diem anteng gak sih tangan nya atau gak aku tidur di kamar Kakak dan Abang ... udah di bolehin peluk juga masih kurang aja ... " seru Hana pada suaminya.


" Oke diem anteng nih ... Oya sayang Mas dari kemarin lupa bilang sama kamu kalau Ivan lihat Alfa beberapa kali di night clubs dan semalam Alfa disana di gebukin orang ". Ucap Dean .


" Terus gimana keadaan Al Mas ..." jawab Hana dengan khawatir .


" Uuusst do not panic sayang ... Mas sudah konfirmasi ke Eki dan Eki bilang Alfa gak ada luka serius hanya memar saja dan kata Eki , Alfa di gebukin karena sudah lancang menggoda pacar orang ". ucap Dean .


" Kenapa Alfa jadi seperti ini Mas ...Hana kasihan sama Ibu dan Bapak , Hana takut kondisi kesehatan Ibu semakin memburuk ... " kata Hana dengan air mata yang mulai membasahi pipinya .


Dan Dean yang melihat kesedihan serta kekhawatiran Hana pun tak tega untuk bilang bila Alfa Adik nya sering cek in di hotel dengan bergonta-ganti pasangan .


" Uust sudah jangan sedih kita doa'kan agar Alfa segera sadar dan kembali ke jalan yang benar ya dan doakan Ibu Bapak agar selalu sehat dan kuat menghadapi ujian ini ... yaudah yuk tidur kamu pasti capek kan ". seru Dean sambil menaikan selimut sampai bahu istrinya .


" good night dear sweet dreams ". bisik Dean sambil mencium pelipis Hana dan di balas Hana dengan memeluk tubuh atletis suami nya .


" Malam juga Terimakasih Mas ". ucap Hana sambil menyusupkan wajah nya di dada Dean menghirup aroma maskulin favoritnya yang menguar di tubuh Suaminya.


" Sebenarnya kamu berhak mengetahui mengenai Adik mu tapi melihat kamu seperti ini Mas jadi gak tega istri ku ". gumam Dean dalam hati dan mulai ikut memejamkan matanya .


*******


Assalamualaikum readers semua ... Semoga kalian sehat selalu ya ...


Maaf yang kemarin upload double karena jaringan di tempat ku yang lagi eror ...🙏🏻 Maklum saya tinggal di kampung ✌️🤭

__ADS_1


Dan maaf yang ujuk-ujuk menaruh peran Alfa di beberapa part ku karena insyaallah jika waktu dan tubuh ini memadai saya akan buat novel baru tentang Alfa ... jadi hari ini mengenai Alfa saya Cut dulu karena disini saya hanya mengenal kan Alfa yang memiliki problem dan konflik tersendiri ... 😊😉


Pokoknya untuk kalian semua saya hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih atas support dari kalian sehingga novel receh pertama ku sampai di titik ini Terimakasih banyak 🙏🏻💐💐😉


__ADS_2