Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 134


__ADS_3

Dean dan Hana sedang menikmati perannya sebagai orang tua yang baik untuk ke empat anak - anak nya , terutama untuk seorang Dean yang awal nya hanya seorang duda tanpa anak yang di tinggalkan sang istri pertama menghadap sang illahi .


Dan kini ia langsung mendapatkan peran sebagai seorang Papah untuk kedua bayi kembar nya yang ia dapatkan dari seorang wanita malang atas suatu kesalahan yang di perbuat nya , tak hanya itu Dean pun sukses menjadi seorang Papah sambung untuk dua bocah laki - laki dari pernikahan istri dan suami pertamanya .


Walaupun kedua anak laki - laki itu bukan dari darah daging nya namun Dean sukses mengambil hati kedua anak yang mana kedua bocah laki - laki itu menyayangi dan menghormati Dean layaknya Ayah mereka .


Hubungan keluarga itu terlihat begitu harmonis dan bahagia seperti yang tergambar kali ini Dean , Hana , si sulung Rama dan si gagal bungsu Rafa dan tak tertinggal dua bayi kembar yang cantik - cantik yang sedang asik saling bercanda ria di atas ranjang kedua orang tuanya .


Lelah bercanda dengan kedua orang tua serta adik bayi kembarnya dan karena rasa lelah sepulang sekolah membuat dua anak laki - laki itu tertidur dengan pulas nya dengan posisi tidur yang sangat lucu karena si sulung Rama tertidur di samping tubuh Dean dengan memeluk Papah Dean nya dengan erat layaknya guling dan Si Abang Rafa dan baby Sheila  yang tertidur di atas perut Dean menempel seperti bayi koala di sisi kiri dan kanan nya .


Hana yang melihat kedekatan kedua putra nya dengan suami baru nya membuat perasaan nya sangat bersyukur .


" Sayang itu kasih asi adek nya udah selesai belum , Mas gak bisa gerak nih sayang ". kata Dean dengan wajah yang lucu .


" Bentar lagi tuh belum mau di lepasin Mas '. jawab Hana dengan nada manja .


" Ahkk kamu sengaja nih .... pasti di lama - lamain ya ". Kata Dean lagi .


" Gak Papah ku sayang tuh belum mau nanti kalau gak kenyang sekalian malah jadi rewel tau ". jawab Hana lagi .


" Sayang kapan kita punya baby lagi ?". tanya Dean dengan kedua tangan yang mengelus bergantian punggung anak - anak nya .


" HAH ... GAK USAH NGACO DEAN ." ucap Hana terkejut dengan pertanyaan suaminya .


" Kamu manggil suami gak sopan ... biar dosa nya se gunung ". jawab Dean dengan ketus .


" Iya ... iya Maaf Mas , Hana tuh kaget aja sama pertanyaan mu yang ngaco itu . Mas Kamu tau gak sih kalau si kembar aja belum genap 4 bulan dan Mas udah ngomongin soal anak lagi .... " jawab Hana .


" Kamu sekali lagi ngomong gak sopan bakalan saya kasih hukumun yang berat ya ". ucap Dean masih kesal pada suaminya .


" Ih kan udah minta maaf ... Maaf yaa suamiku yang ganteng dan baik nya luar biasa ". ujar Hana merayu dan bersungguh - sungguh .


" Iya jangan di ulangi lagi ". dan akhirnya dengan rayuan Hana , Dean pun luluh . Hana yang mendengar jawaban suaminya pun hanya manggut - manggut .

__ADS_1


Hana meletakkan bayi Sheina di sisi Dean yang masih kosong dan Hana merangkak mendekati suaminya dari atas dan langsung mencium bibir suaminya dengan lembut dan mesra .


" Cup "


" Jangan marah lagi ya ... Maafin Hana ." ucap Hana setelah melepaskan ciumanya di bibir sensual suaminya dengan mengelus rambut serta wajah tampan suaminya .


Dean yang mendapatkan vitamin tiba - tiba dari istri cantiknya pun menjadi sangat bahagia .


" Huuuh kamu curang sayang kamu cium Mas saat Mas gak bisa gerak gini , sekali lagi dong my wife " ucap Dean dengan mengedipkan sebelah mata nya pada sang istri .


" Cup "


 Dengan patuh Hana pun memenuhi permintaan suaminya dengan senang hati .


" Terimakasih Hana ku ". ucap Dean dengan senyum manis nya .


" Sama - sama Papah Dean ku ". jawab Hana dengan senyum yang tak kalah manis nya .


" Sayang ayoo dong ini pindahin anak - anak nya , Mas engap sayang ". pinta Dean .


" Waaah bagus banget , keren loh sayang ". pekik Hana menunjukan hasil jepretannya pada suaminya . Bersamaan dengan pintu kamar yang terbuka .


" Oops Maaf , Mamih kira lagi enak - enak ternyata lagi ngumpul .". ucap Mamih Esty saat masuk ke dalam kamar putranya .


" Huuuaa ... Dean enak banget di kerubutin anak - anak , Mamih mau dong ". ucap Mamih Esty lagi .


" Mih jangan berisik iih nanti pada bangun tau , Mau emang makanan ". jawab Dean pada Mamih Esty .


" Waah mumpung ada Mamih , Hana mau minta tolong dong Mih . tolong foto in kami semua ". pinta Hana pada mertuanya .


" Ayo boleh sini in ponselnya ".Hana pun langsung memberikan ponsel milikya dan milik Dean untuk Mamih esty memotretnya .


Hana langsung mengangkat bayi Sheina dan iya tidurkan di atas perutnya dan berbaring di samping suaminya untuk berpose . Dan Mamih Esty langsung memotret putranya , menantu serta cucu - cucunya .

__ADS_1


" Sayang , Mamih stop ya ... Mas engap dan kesemutan ini . udah dong foto - foto nya ". pinta Dean dan Hana langsung mengambil kedua bayi nya dan meletakkan nya di boks bayi mereka begitupun Abang Rafa yang di tidurkan di ranjang orang tuanya . Hana dengan sigap membantu suaminya untuk bangun .


Mamih yang melihat pemandangan yang ada di hadapannya pun di buat terharu dan senang karena keluarga putranya bisa bahagia . Mamih Esty yang tersadar akan niatnya masuk ke dalam kamar putranya .


" Astaga Dean , Hana . Mamih tuh kesini mau kasih tau kalian kalau di bawah ada Ayah Kak Rama dan Bang Rafa. Ko malah foto - fotoin kalian sih ". ujar Mamih Esty .


" Yaudah Mamih turun duluan ya ". ucap Mamih Esty dan langsung keluar dari kamar putranya .


" Ya Mih bentar lagi kami turun ". ucap Hana pada Mamih Esty .


" Tuh sayang Mas mantan dateng ". goda Dean pada Hana .


" Gak lucu Mas ". jawab Hana dengan mencebikan bibirnya .


" Yaudah yuk turun jangan cemberut gitu nanti di kira Mas mantan kamu gak bahagia loh hidup sama Mas ". kata Dean dengan mengelus pipi halus istrinya .


Dan Hana langsung memeluk erat suaminya .


" Hana bahagia hidup sama kamu Papah Dean , kamu aja yang turun temuin dia ya ... Hana nanti aja mau nemenin anak - anak dulu ." ucap Hana masih dengan memeluk Dean .


" Yaudah kalau gitu . Mas turun ya ".  jawab Dean dengan menciumi puncak kepala istrinya dan Hana melepaskan pelukannya .


*********


Fandi yang memasuki kawasan rumah Dean dan masuk ke dalam rumah Dean yang notabenya adalah suami baru dari mantan istrinya di buat mencelos saat melihat sendiri kondisi dan kekayaan suami baru Hana .


" Hana ternyata benar hidup dengan pria itu kamu bisa bahagia dengan fasilitas yang tersedia disini . Jujur hati ini masih ada untuk mu namun ini juga kesalahan ku yang tak mau bersabar dan belajar ikhlas untuk menerima dirimu dulu Hana dan sekarang menyesal pun rasanya sudah tak guna ." gumam Fandi dalam hati .


Sebenarnya masuk ke rumah Dean merupakan hal yang berat namun ia harus menurunkan egonya demi bertemu dengan kedua putranya yang memang tinggal bersama dengan Mamah dan Papah barunya .


Mau tak mau Fandi harus datang kesini . lamunan Fandi buyar dengan adanya suara deheman seseorang .


" Eheeem "

__ADS_1


********


__ADS_2