
" BRAAKK "
suara pintu di buka dengan keras .
" Dean Lo ada masalah apa sama Hana sampe dia kaya gitu De ". kata Roy dengan geram .
Dean hanya diam duduk di kursi kebesarannya menatap Kakak nya dengan pandangan datar dan dinginnya.
" Dean ngomong , Lo apa in Hana hah ?". tanya Roy lagi .
" Ck ... sejak kapan Lo jadi penasehat rumah tangga orang ." ucap Dean ketus .
" Gue mau apa in dia itu hak gue Roy. " ucap Dean lagi .
" Bukan gitu De ... Hana udah menderita karena ulah Lo dan sekarang Lo bikin dia nangis Dean ." ucap Roy dengan geram .
" Roy , kerjaan gue banyak dan Lo bisa keluar dari ruangan gue " . usir Dean pada Roy yang mendengus .
" Braak " Roy keluar dan membanting kembali pintu ruangan Dean .
******
Di dalam kamar yang luas dan mewah Hana masih menangis terisak dengan menyambi mengurus kedua bayi kembar nya .
" Dean kenapa gak ngerti in perasaan ku , Pertemuan kita bukan pertemuan yang wajar seperti pasangan lainnya .
Pertemuan yang menjadi awal dari kesakitan ku Dean . Awal kepiluan hidup ku Dean .
Kamu orang dibalik hancurnya rumah tangga ku dengan pria pertama yang dekat dengan ku dan pria pertama yang mengajarkan cinta pada ku Dean . Dan dalam sekejap semua hilang atas perbuatan mu hingga takdir kini membuat kita menjadi sepasang suami istri Dean.
Butuh waktu untuk saya mengobati sakit ini Dean , butuh waktu untuk saya benar-benar yakin atas perubahan mu . butuh waktu untuk saya menyadari cinta ini untukmu , Dean ." ucap Hana masih dengan terisak .
Hana yang melihat si kembar tidur nyenyak pun langsung memompa ASI nya untuk bayi Sheila dan Sheina karena Hana akan pergi ke kantor suami nya tak peduli dengan suami nya yang marah .
Dirasa ASI nya cukup untuk si kembar Hana bergegas mengganti baju nya dan memoles wajah nya dengan make up mahal yang di belikan oleh ibu mertuanya , menyamarkan wajahnya yang sembab karena terlalu lama menangis .
Dengan menggunakan dress kombinasi brokat berwarna hitam selutut , dress hitam yang kontras dengan kulit putih bersih nya menambah kesan cantik elegan dan seksi .
Setelah meletakkan ASI yang di pompa ke dalam lemari pendingin yang ada di dalam kamar nya .
Hana menghampiri bayi kembar nya untuk mencium pipi keduanya dan meletakkan layar monitor di dekat bayi kembar nya .
__ADS_1
Hana mengambil Sling bag berwarna gray serta memakai Block heels berwarna hitam senada dengan dress nya dan membawa baby monitor keluar dari dalam kamar nya menuju lift turun mencari Mamih Esty yang ternyata sedang berada di dapur bersama dengan Mbok Inah dan Bik Tini .
Mamih Esty yang melihat kedatangan menantu cantiknya pun langsung bergegas melepaskan celemek nya dan menghampiri Hana .
" Hana mau pergi kemana ?". tanya Mamih Esty .
" Mamih lagi sibuk yaa ..." Hana tak menjawab malah bertanya kembali pada Mamih Esty .
" Gak ko biasa lagi bantu - bantu aja sayang , ada apa Hem ?" tanya Mamih Esty .
" Hana mau titip kembar , Hana mau ke kantor Dean , mih ". jawab Hana .
" Ooh gitu iya dengan senang hati dong Mamih jagain kembar ". kata Mamih Esty dengan raut wajah yang berbinar .
" Ini Mih baby monitor nya dan di dalam lemari pendingin Hana sudah siapkan ASI serta baby safe and food warmer nya ada di meja mih , Hana titip baby Sheila dan Sheina ya Mih ". ucap Hana pada mertuanya .
" Iya kamu tenang aja Kakak dan Abang di jagain Uni sama bik Mimin kok , pesan Mamih satu Hana jika Dean sudah mulai mengeluarkan nada keras lebih baik kamu mengalah dulu takut dia tidak bisa mengkontrol emosi nya dan kamu jadi sakit hati Mamih gak mau itu terjadi . paham Hana ?". pesan dan nasihat Mamih Esty .
" Terimakasih ya Mih ". ucap Hana , bik Tini datang menghampiri Hana dengan membawa paper bag berisi kotak bekal untuk suaminya dan juga Roy kakak ipar nya .
" Ini non bekal untuk si Aden Dean dan Roy ". kata Bik Tini dengan menyodor kan paper bag .
" Mih Hana pamit dulu ya ," kata Hana sambil mencium tangan Mamih Esty dan cipika-cipiki .
" Assalamualaikum " ucap salam Hana .
" Waalaikumsalam hati hati ya nak ". jawab salam Mamih Esty pada menantu cantiknya .
Hana keluar dari rumah dan sudah di tunggu oleh supir nya . Hana duduk di mobil dengan perasaan yang tidak tenang menuju kantor suami nya .
******
Roy keluar dari ruangan Dean karena di usir oleh adiknya , membuat Roy semakin geram dan menggerutu .
" Heran gue udah nikah dan punya empat orang anak tapi masih aja suka bikin ulah ... aaarrg dasar Dean ." gerutu Roy hingga tak menyadari dengan jalan nya .
" Bruug "
suara benturan keras antara Roy dan wanita asing , sangking kerasnya hingga si wanita terjatuh dengan keras nya yang mana membuat tubuh bagian belakang nya yang menonjol terbentur lantai serta dokumen yang di bawa si wanita itu jatuh berserakan di lantai .
" Aaugh sakittt banget ." pekik wanita itu sambil mengelus bok*Ng nya yang terasa nyeri .
__ADS_1
Roy yang reflek pun akan mengelus bok*Ng wanita itu membuat si wanita terkejut .
" HEH ... MAU APA LO ." teriak wanita itu .
" Ehh maaf gak sengaja ". jawab Roy merasa tak enak hati .
" Main pegang aja dasar otak mesum Lo ". umpat wanita itu lagi .
" Siapa kamu berani ngumpat saya , saya sudah minta maaf ya tapi kamu malah ngatain saya sembarangan ." ucap Roy geram dengan wanita itu .
" APA LO PIKIR GUE TAKUT SAMA LO HAH ". Teriak wanita itu lagi .
Wanita itu pun langsung mendongakkan wajahnya melihat kearah Roy dengan sorot mata tajam dan permusuhan .
Roy tak menggubris wanita itu dan berjalan masuk ke dalam ruangan nya meninggalkan wanita itu yang semakin meradang .
Wanita itu yang tak terima pun langsung mengejar Roy masuk ke dalam ruangan Roy meninggalkan berkas dokumen nya yang berserakan di lantai , Sekertaris Riko yang melihat berkas dokumen berserakan dengan sigap di rapihkan nya dan di bawa nya ke meja kerja milik nya .
" Perusahaan MEKAR JAYA ". ucap Sekertaris Riko dan beranjak menuju ruangan Wakil Direktur dimana wanita asing itu masuk .
Roy tak menyadari bahwa wanita yang di tabrak nya mengejar dirinya hingga tangan wanita itu pun langsung meraih rambut belakang milik Roy membuat Roy terkejut .
" AAARGGHH SAKIIIIITTTTT " pekik Roy merasa pedas di kulit kepala nya.
" BRUUUK "
Langkah Roy yang limbung membuat Roy tak dapat mengkontrol langkahnya dan terjatuh menimpa tubuh wanita asing itu dia atas karpet yang ada di dalam ruangan nya .
" Adduuuuhh " pekik wanita yang tertimpa tubuh jangkung Roy .
bersamaan dengan Sekertaris Riko yang masuk ke dalam ruangan Wakil Direktur dan melihat posisi ambigu antara sang Wakil Direktur dengan wanita asing .
" Ooops maaf Pak, silahkan lanjutkan lagi ". ucap Sekertaris Riko dan langsung menutup kembali pintu ruangan Wakil Direktur .
" Tadi sok sok an saling umpat , eh sekarang malah tindih tindihan hadeeeuh labil nya ....". ucap Sekertaris Riko dengan menggeleng kan kepalanya .
*******
Hay teman-teman reader , Terimakasih atas dukungan dan suport yang sangat berharga untuk saya .🙏😊
Maaf atas keterlambatan update tan nya tapi saya akan berusaha untuk selalu update setiap hari . Terimakasih 🙏😉😘
__ADS_1