
Setelah di suruh pulang oleh suami nya Hana pun keluar dari ruangan suami nya dengan perasaan bingung atas
sikap Dean terhadap nya . Pasalnya walau pun masih terlihat sikap Dean yang dingin terhadapnya dan Dean yang sudah mau mencium dan memeluknya , Hana berpikir marah Dean sudah sedikit berkurang tapi ini apa ia malah di suruh pulang tanpa memberikan alasan yang jelas .
" Dean kalau marah serem gitu ya , Astaga berarti kesalahan ku benar - benar fatal pada Dean . Harus bagaimana lagi saya meminta maaf De ." gumam Hana dalam hati .
sangking serius dengan lamunan nya Hana tak menyadari bahwa mobil yang di tumpangi nya dan di kemudikan Joni ternyata sudah sampai di depan teras rumah mewah keluarga Dewantara .
" Bu Bos sudah sampai ". tegur Joni pada Hana yang masih sibuk dengan pikirannya .
" Bu " panggil Joni lagi dan mulailah Hana tersadar .
" Eh ... ah sudah sampai ya , maaf ya Pak Joni saya tak menyadarinya ." jawab Hana tergagap .
" Iya Bu tidak apa - apa ." ucap Joni sopan .
" Yaudah terima kasih ya Pak Joni sudah anter saya pulang ." ujar Hana dengan ramah dan diangguki oleh Joni , Hana beranjak turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah , ia langsung beranjak jalan masuk ke dalam lift menuju kamar nya di lantai 3 .
Hana membuka pintu kamar nya yang ternyata ada Mamih Esty dan ke empat anak nya yang tertidur .
" Assalamualaikum Mih ". ucap salam Hana dengan pelan .
" Waalaikumsalam salam ". jawab Mamih dengan mengernyitkan keningnya merasa heran dengan wajah menantunya yang tambah murung .
" Mih anak - anak rewel ?". tanya Hana dan di jawab gelengan kepala oleh Mamih Esty .
" Yaudah Hana mau mandi sebentar ya Mih ". pamit Hana pada mertuanya dan mulai beranjak akan masuk ruang ganti namun terhenti dengan panggilan Mamih Esty .
" Hana " panggil Mamih Esty dan Hana langsung menoleh .
"Sesudah mandi temui Mamih di balkon luar ya , ada yang akan mamih bicarakan dengan mu ". ucap Mamih Esty dan Hana mengangguk kan kepalanya dan langsung berlalu masuk ke dalam ruang ganti yang terdapat kamar mandi .
!5 menit Hana sudah selesai dengan urusan dirinya . Hana keluar dari ruang ganti sudah memakai baju santainya dan dengan wajah yang segar walau masih tersirat kebingungan dan kesedihan dalam wajah cantik Ibu dari empat orang anak .
Hana yang melihat empat buah hatinya masih tertidur pulas pun hanya tersenyum dan langsung melangkah kan kakinya keluar dari kamar dan menuju balkon yang ada di lantai tiga untuk menemui Mamih Esty yang sudah menunggu nya .
" Mih " sapa Hana dan Mamih Esty menoleh dan tersenyum pada Hana .
" Sudah selesai ?" tanya Mamih Esty dan Hana menganggukan kepalanya .
"Tuh minum dulu tadi Mamih minta sama Uni buat bikin jus kesukaanmu buah tomat dan jeruk segar betul ". kata Mamih Esty dengan tersenyum ramah .
" Iya Mih terima kasih " ucap Hana dan meminum sedikit jus yang sudah disiapkan Mamih Esty .
__ADS_1
" Eeehm ... Maaf kalau Mamih terlalu ikut campur dengan urusan kamu dan Dean tapi Mamih sedih melihat kalian yang seperti tadi pagi . Kalau boleh tau ada apa sebenarnya siapa tau Mamih bisa bantu ." ujar Mamih Esty .
" Ini semua salah Hana , Mih . " jawab Hana .
" iya salah yang seperti apa ?". tanya Mamih Esty penasaran .
" Hana selama menikah dengan Dean selalu bersikap tak sopan dan sering berkata kasar Mih dan Dean tak suka itu . Dean tak terima dengan sikap Hana pada nya ." jawab Hana dengan menunduk kan kepalanya .
" Kamu bersikap seperti itu karna perbuatan yang telah Dean lakukan pada mu dulu benar Hana ?". tanya Mamih Esty .Hana menganggukan kepalanya sebagai jawaban dio ikuti air mata yang mengalir .
" Bukannya kamu harus nya gak peduli ya kalau Dean marah . Tapi kenapa kamu sekarang terlihat kacau saat tau DEan marah dengan mu Hana ?". tanya lagi Mamih Esty dengan menatap serius pada sang menantu .
" Hana gak tau Mih , kenapa melihat Dean marah dan acuh pada Hana itu buat Hana tersiksa . Hana tak tau Mih ." jawab Hana dengan terisak .
" Ya kenapa seperti itu karena sedikit demi sedikit rasa benci mu sudah terkikis oleh rasa sayang mu pada Dean dan kalau melihat kamu yang sangat kacau tadi pagi , berlari turun tangga dari lantai 3 sampai depan gerbang hanya untuk mengejar suami mu yang marah dan berusaha meminta maaf padanya . Mamih tidak yakin itu hanya sebuah rasa sayang ." ujar Mamih Esty dengan tersenyum tipis . Hana yang mendengar kan ucapan Mamih Esty pun langsung mendongakkan wajahnya .
" Maksud Mamih ?". tanya Hana.
" Kalau memang benci masi mendominasi hati kamu , kamu gak akan sesedih ini melihat Dean marah dengan mu malah seharusnya kamu senang karna sudah bisa buat orang yang kita benci marah dan kalah dengan kita . Dan jika kalau kamu hanya memiliki rasa sayang pada Dean karena sikap baik Dean dengan anak - anak seharusnya kamu tak se kacau ini Hana . Kamu sekarang seperti wanita yang sangat mencintai kekasih mu dan takut di tinggalkan nya ." ucap Mamih Esty . Mendengar ucapan Mamih Esty membuat Hana semakin menangis .
" huhuhu ... iya Mih , Hana sudah Mencintai Dean , Hana cinta dengan Dean , Hana gak mau lihat Dean marah hiks hiks hiks ".jawab Hana jujur dan menangis lega .
" Sudah lega kah karena sudah jujur terhadap diri sendiri ?". tanya Mamih Esty dengan tersenyum manis .
Hana menganggukan kepalanya dan tersenyum dalam tangisnya .
" Terima kasih banyak Mih , Hana akan berusaha menunjukan cinta tulus Hana padanya ". kata Hana dengan yakin
" Mamih beri bocoran Dean itu Arogan dan emosian namun di balik itu semua Dean sebenarnya sangat manja , Dia seperti haus akan kasih sayang dari Mamih yang dulu sangat sibuk dan mengabaikannya jadi kalau kamu bisa memberikan kasih sayang yang ia butuh kan maka segalanya akan kamu dapat kan ". jawab Mamih Esty tersenyum manis .
" Iya Mih Hana akan berusaha dengan maksimal ." ucap Hana dengan penuh keyakinan .
" Mamih dukung , Yaudah Mamih ke bawah dulu . itu jangan lupa di habiskan jus nya ." kata Mamih Esty dan diangguki Hana , Mamih Esty pun beranjak berdiri dan berjalan masuk kedalam rumah namun Mamih Esty berhenti sejenak .
" Hana nanti malam kalau mau titip si kembar Mamih menerima dengan senang hati ". kata Mamih Esty dengan mengedipkan sebelah matanya dan berlalu pergi meninggalkan Hana yang malu .
Hana pun ikut masuk kedalam kamar nya dan tersenyum melihat kedua putranya yang ternyata sudah bangun .
" Kalau kamu bisa menerima dan menyayangi kedua putra ku , Saya pun akan menerima dan menyayangi mu setulus hati ini ".
" Akan saya buat kamu tak dapat mengabaikan pesona ku Dean Prada Dewantara ". gumam Hana dalam hati dan tersenyum .
********
__ADS_1
Tepat pukul 4 sore Joni sang asisten pribadi Dean masuk ke dalam ruangan Bos nya seperti biasanya .
" tok tok tok ".
" Kreeiit " Joni masuk ke dalam ruangan bosnya dan bisa di lihat sang Direktur Utama nya masih serius dengan beberapa berkas dokumen yang ada di meja nya .
" Bos belum siap ?". tanya Joni . Dean masih tetap tak mengalihkan pandangannya pada berkas di depannya .
" Jon , kamu pulang saja duluan nanti saya pulang sendiri ". jawab Dean .
" Tidak Bos saya tetap menunggu saja sampai Bos pulang ." kata Joni lagi .
" Terserah kamu saja . nanti saya pulang jam 7 Jon ." ucap Dean cuek dan masih sibuk berkutat pada pekerjaannya . Joni menganggukan kepalanya dan langsung keluar dari ruangan Bos nya .
Setelah Joni keluar dari dalam ruangan nya Dean langsung merebahkan tubuh atletis nya di sandaran kursi nya .
" Maaf Han kalau saya keterlaluan namun saya lakukan ini untuk menyadarkan atas perasaan mu kepada ku yang sebenarnya . Karena saya yakin cinta mu sudah ada untuk ku begitu pun saya namun gengsi mu terlalu tinggi untuk jujur atas perasaan mu sendiri ." gumam Dean dalam Hati .
Dan saat Dean sedang melamun kan sang istri tiba - tiba ia di kejutkan dengan suara pintu di buka dengan kencang .
" BRAAAK "
" ASTAGA ROY BISA GAK SIH LO BUKA PINTU KAYA MANUSIA NORMAL ". teriak Dean karena terkejut .
" Heehee he ... sory De , ngalamun lo ya makanya lo kaget begitu ". ucap Roy cengengesan .
" Sok tau lo ". sahut Dean dengan ketus .
" Halah lo mau berlaga bohongin gue , maaf anda salah orang . Udah lah Dean kalau butuh gak usah sok sok an jual mahal ." jawab Roy . Dean hanya mendengus mendengar celoteh Roy .
" Yaudah yok balik dan bertemu istri tercantik dari pada disini gak bosan apa lo ". ajak Roy dengan menggoda Dean .
" sono lo duluan gue mau ke club ". jawab Dean dengan datar.
",Heh gak usah cari perkara lo masuk ke club segala inget anak lo empat Dean udah bukan waktunya lagi lo bikin ulah ." omel Roy .
" Aaaiiis lo ngomel berentet gitu udah kaya Hana dan Mamih aja si Roy . Gue mau ke club buat cari hiburan Roy bukan mau cari cewek lagian wanita gue lebih dari segalanya Roy ". jawab Dean .
" Kalau itu sih gue percaya karena cuma di pepet Hana sedikit aja lo udah Horny hahahahha...." kata Roy dengan tertawa lepas .
" Diih Sialan sok tau lo ". jawab Dean .
" Halah lo pikir gue gak tau lo tadi siang di kamar pribadi lo ngapain setelah kepulangan Hana hahaha.... mampus lo makanya jadi orang jangan sok ". ucap Roy masih dengan mengejek Dean .
__ADS_1
" BERISIK ROY " teriak Dean karena malu .
*********