
..." Pernikahan yang sukses adalah jatuh cinta yang sering kali terhadap orang yang sama "...
Namun sepertinya pernikahan yang dilakukan oleh dua insan anak manusia yang di pertemukan jauh dari kata baik itu akan kah menggapai pernikahan yang sukses ? .
Entah lah , bahkan pernikahan ini terjadi karena dari pihak pria yang 'tak lain adalah Roy yang ingin membalas sikap kurang baik dari seorang gadis yang menurut Roy bertindak sudah di luar batas dan pertama kalinya ada seorang gadis yang tak lain adalah Mutiara Kasih yang sekarang menjadi istri sah nya yang berani bertindak seperti itu kepada Roy .
Roy yang sudah benar-benar emosi serta tak terima dengan apa yang dilakukan oleh Kasih membuat Roy berkeinginan untuk membuat hidup Kasih 'tak tenang di bawah kendalinya .
Entah kebetulan atau apa , niat Roy untuk membalas perlakuan Kasih sungguh di mudahkan dan di lancarkan namun usaha nya semua tak sesuai ekspektasi bagi Roy .
Awalnya Roy menikahi Kasih secara agama dan membuat Kasih kesulitan hidup dengan nya dan saat itu Roy dapat dengan mudah meninggalkan Kasih .
Namun yang terjadi kini ia dan Kasih menikah secara resmi baik negara atau agama yang mana membuat Roy bingung dan heran .
Dalam benak pria tampan berumur 32 tahun itu siapa yang salah di sini , orang suruhan yang'tak becus dengan tugas nya atau ada campur tangan dari orang lain yang Roy pun tak tahu siapa .
Setelah menyelesaikan acara akad pernikahan nya kini dua pasang pengantin baru sudah berada di dalam satu mobil dengan saling diam dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing menuju pent house dimana mereka akan tinggal .
Ada perasaan takut yang menyeruak di dalam diri Kasih pasalnya sejak pandangan nya pertama kali setelah ijab kabul Roy selalu memberikan sorot mata tajam dan penuh kebencian setiap kali pandangan mereka bertemu .
Dan itu membuat nyali Kasih menciut seketika di tambah dengan sikap dingin dan datar dari Roy Fernando yang sial nya kini menjadi suami sah nya .
Mobil berwarna putih yang di tumpangi Roy dan Kasih pun sampai di depan lobby apartemen dimana letak penthouse nya berada .
Roy yang keluar duluan pun di buat kesal dengan Kasih yang masih diam di dalam mobil masih sibuk dengan pikirannya , Lantas Roy pun kembali melongokan kepala nya masuk ke dalam mobil untuk menyadarkan lamunan Kasih .
" KAMU MAU MASUK ATAU MAU TIDUR DI JALANAN HAH ... ". bentak Roy kepada Kasih yang langsung terkejut dan keluar dari mobil .
Dengan sedikit kesulitan berjalan karena memakai kebaya putih dengan kain yang ketat serta high heels yang lumayan tinggi . Kasih berusaha menyeimbangkan langkah kaki lebar dari Roy Fernando .
Hingga saat Kasih masuk ke dalam lift tiba-tiba ia terjatuh tepat di depan kaki Roy karena high heels nya yang nyangkut di pintu lift .
Dengan sikap acuh Roy sibuk dengan tablet yang ada genggaman nya tak memperdulikan Kasih yang berusaha bangun dan melepaskan high heels nya yang tersangkut di pintu lift hingga berhasil terlepas .
Kasih berdiri dengan pelan dan hati - hati tepat di depan Roy dengan mata yang berkaca-kaca dan perasaan yang marah , sedih , takut serta sakit yang ada di kakinya karena sepertinya Kasih keseleo saat terjatuh tadi .
__ADS_1
" Ting "
Roy melangkahkan kakinya menuju pintu penthouse nya melewati Kasih yang berjalan dengan tertatih serta meringis kesakitan di area kaki nya yang keseleo .
" Ceklek "
Roy melangkahkan kakinya masuk ke dalam meninggalkan Kasih yang masih di belakang berjalan dengan tertatih diiringi ringissan .
Kasih pun menutup pintu dan terduduk di sofa ruang tamu untuk melihat kakinya yang ternyata lebam kebiruan yang terasa sangat nyeri .
" Aauuwh sakit banget ... Seperti nya ini awal kesakitan gue di tangan tuh orang ."
" Tuhan kuatkan jiwa dan raga ku untuk menjalani ini semua hiks hiks ..." gumam Kasih dengan terisak .
" Sampai kapan kamu mau duduk di situ , segera ganti baju mu dan buatkan saya makan ". ucap Roy dengan nada dingin nya yang sudah berpakaian santai dan terlihat segar .
" Apa tujuan mu melakukan ini semua ". tanya Kasih dengan nada dingin sambil menyeka air matanya secara kasar .
" Saya ingin melihat kamu tersiksa dan jika kamu tidak menuruti perintah saya maka dengan mudahnya saya menghentikan pengobatan untuk Ibu mu dan perusahaan mu ." jawab Roy sarkastik .
Kasih mulai berdiri dan berjalan dengan perlahan menaiki anak tangga untuk menuju kamar.
15 menit kemudian Kasih yang sudah menggunakan baju rumahan menuruni tangga menuju dapur untuk membuatkan makan untuk suaminya . huh suami yang tak punya hati .
" Bahan makanan di lemari pendingin bukan kah belum ada isi nya " ucap Kasih pada Roy yang sedang menonton TV .
" Lihat dulu baru komentar ". jawab Roy acuh .
Dengan menahan rasa sakit dan kesal Kasih masuk kedalam dapur dan membuka lemari pendingin yang ternyata sudah tersedia bahan makanan segar , Kasih membuka rak penyimpanan yang ternyata juga sudah tersedia segala macam bahan makanan .
" Haais kenapa kemarin gue gak simpan racun ya buat dia biar cepat .... ". gumam Kasih dengan perasaan kesal .
Kasih mulai berkutat di dapur dengan tertatih menahan nyeri di kaki nya , berkat budhe yang di panggil nya Ibu yang mengajarkan Kasih masak jadi ini tak sulit untuk seorang Mutiara Kasih .
Dengan cekatan Kasih menyelesaikan masakannya yang terdiri dari nasi merah , Ayam kecap serta sayur capcay . Kasih menata di meja makan dan memanggil Roy .
__ADS_1
" Em Pak , tuan , mas itu makanannya sudah matang " ucap Kasih dan Roy tanpa menjawab langsung beranjak menuju meja makan meninggalkan Kasih yang malah terduduk di sofa melihat kaki nya yang semakin membiru dan bengkak .
Roy yang tak melihat Kasih mengikutinya pun mulai memanggil Kasih .
" KAASIIH " teriak Roy dari ruang makan .
Kasih yang mendengar teriakkan dari Roy pun langsung menghampiri Roy dengan langkah terseok .
" Duduk dan kamu cicipi dulu masakan mu , siapa tau kamu menaruh racun untuk saya ." ucap Roy saat melihat Kasih datang .
Dengan sebal Kasih duduk dan mulai mengambil sedikit semua masakannya di piring untuk di cicipi nya sesuai perintah Roy suaminya .
" Mana ada racun orang gue lupa gak beli buat Lo ... " gerutu Kasih yang mana masih bisa didengar oleh Roy .
" Coba saja kalau berani , saya pastikan semua yang kamu punya akan saya hancur kan ." ucap Roy . Kasih yang tak menyangka Roy mendengar gumaman nya pun di buat tersedak .
" uhuk uhuk ".
dengan cepat Kasih meminum air putih yang sudah tersedia .
" Tuh gak ada racun nya ". ucap Kasih dan akan beranjak pergi .
" Diam disitu dan habiskan makanan mu serta ambilkan saya makan ". kata Roy .
Kasih pun mengurungkan niat nya untuk pergi dan mengambil kan makan untuk Roy dan mereka makan bersama untuk pertama kalinya .
Setelah makan . Kasih dengan sigap membereskan alat makan nya , Saat mencuci piring bekas makannya tiba - tiba sepasang tangan melingkar di pinggang nya yang mana membuat Kasih terkejut dan hampir saja melepaskan piring yang di pegang nya .
" Astaga ... ". pekik Kasih terkaget.
" Saya menagih apa yang kamu tawarkan kepada saya ....". bisik Roy di telinga Kasih yang mana membuat kasih meremang .
" Ta tapi kaki saya sakit ". cicit Kasih .
" Itu bukan suatu masalah .." jawab Roy dan langsung meninggalkan Kasih yang termangu memikirkan ucapan Roy ....
__ADS_1
******