
Setelah urusan nya selesai dan membeli beberapa cemilan , makanan dan minuman untuk saudaranya ,Roy pun kembali mendatangi kamar rawat Hana untuk mengawasi saudaranya Dean agar tidak berbuat macam-macam pada Hana si wanita malang .
Roy pun perlahan membuka pintu kamar rawat Hana dan Roy pun di kejutkan dengan penampilan adiknya Dean .
" ASTAGA DEAN APA YANG LO LAKUIN ?". teriak Roy tak habis pikir dengan kelakuan adiknya Dean.
" Gila Lo ya DEAN PRADA DEWANTARA yang di perut aja belum kelar urusannya Lo udah mau tambahin lagi aja ". ucap Roy dengan geram .
" Apa apaan sih Lo Roy tiba tiba ngomong gak jelas " jawab Dean sewot .
" yang gak jelas tu barang Lo Dean ." kata Roy tak kalah sewot dan langsung menghampiri Hana dengan khawatir .
Namun yang dikhawatirkan malah terkikik lucu melihat dua saudara yang sedang adu mulut , dan saat Roy menghampiri nya Hana pun langsung memegangi lengan Roy dengan erat dan menangis yang mana membuat Dean melongo melihat kelakuan wanita hamil itu.
" Abang Roy Huhuhu tolong Hana , Dia jahat bang Hana gak kuat lagi kalau kaya gini Huhuhu ". mendengar aduan dari Hana Roy pun langsung melihat Dean dengan sorot mata tajam nya .
" Lihat bang dia gak pake baju Hana takut Abang ". ucap Hana lagi .
" Terus bayi kamu gimana , perutnya sakit gak kalau sakit Abang panggilkan Dokter ya ". kata Roy khawatir .
" Tadi perut Hana mual dan muntah bang gara gara dia bang tolong Hana Hiks hiks hiks ." jawab Hana masih dengan menangis.
Cukup mendengar aduan Hana , Roy pun langsung berjalan menghampiri Dean yang masih menganga melihat kelakuan ekstrem wanita hamil itu .
" BUGH "
" BuGh "
Dengan keras dan cepat Roy melayangkan bogem mentah nya di perut dan rahang Dean sehingga membuat Dean terkulai di lantai dengan merasakan sakit . Roy seperti itu karena menganggap Dean sudah sangat keterlaluan .
" LO KETERLALUAN DEAN APA MAU LO HAH " teriak Roy yang sudah sangat emosi pada adiknya .
" Auww uhuk uhuk "
Dean pun terduduk di lantai dengan menyeka darah yang keluar dari sudut bibir nya .
__ADS_1
" Roy Lo tu udah di tipu sama cewek gila itu ".
" gue gak pakai baju dan celana karena dia muntah di badan gue Roy ." kata Dean sambil menunjuk pada Hana .
Roy pun langsung melihat ke arah Hana yang tersenyum lebar .
" Han , kamu β¦ jadi yang bener yang mana β¦gimana si ini ". kata Roy bingung dan langsung menghempaskan tubuhnya di sofa.
" Maaf bang , Itu belum seberapa dari sakitnya Hana waktu dia tinggalkan Hana seperti sampah ". ucap Hana sambil menyeka air matanya.
" DEG "
Saat Hana mengucapkan kalimat itu hati Dean terasa mencelos ikut merasakan sakit nya Hana .
Dean pun beranjak berdiri dan berjalan menghampiri Hana dan langsung mendekap erat tubuh Hana yang bergetar karena menangis .
" JANGAN sentuh aku ,Lepas ".ucap Hana sambil memukul mukul badan Dean namun Dean tak menghindar dan menerima semua pukulan dari Hana .
" PUKUL PUKUL TERUS PRIA BAJING*N INI SAMPAI RASA SAKIT KAMU YANG DULU KARNA PRIA BR*NGS*K INI HILANG PUKUL YANG KERAS HANA ".
Hana terus memukul dan tak jarang mencakar , menggigit tangan Dean Dan Dean hanya menerima semua yang di lakukan oleh Hana hingga pukulan Hana melemah dan langsung di dekap oleh Dean .
" Dean , hidup ku hancur aku lelah gak kuat lagi hiks hiks hiks ." ucap Hana di dekapan dada p*los Dean .
" Dengar saya , Kamu gak boleh lelah dan harus kuat karena pria b*jing*n ini masih perlu bukti soal kebenaran bayi ini ." jawab Dean dan tak melepaskan dekapannya.
Beberapa menit berada di dekapan Dean ternyata Hana sudah tertidur pulas , dengan perlahan Dean membaringkan tubuh wanita hamil itu dengan lebih nyaman.
Setelah membaringkan Hana , Dean pun menyusul Roy duduk di sofa masih dengan hanya mengenakan celana bokser nya .
" Huuuffttt " Dean menghela nafasnya .
" Roy " panggil Dean .
" Hem " jawab Roy tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya .
__ADS_1
" menurut Lo , gue jahat banget ya Roy sama tu cewek ?". tanya Dean pada Roy tanpa mengalihkan pandangannya pada wanita hamil itu.
" menurut Lo ?." jawab Roy sekenanya.
" Gue nanya serius Roy ". ucap Dean ketus.
" Lo aja yang beg* , ngapain juga Lo masih nanya Lo tinggal lihat aja tu korban dari kejahatan Lo , dia menderita Dean ". ucap Roy.
Dean tak menjawab hanya diam dan mengangguk angguk kan kepalanya .
" Roy " panggil Dean lagi .
" Roy setelah Lo hajar gue karena kemakan omongan tu cewek , Lo gak ada niat buat minta maaf ke gue Roy ." kata Dean .
" Gue gak ada niat buat minta maaf sama Lo karena gue pikir seperti nya itu keinginan dari bayi Lo de ." jawab Roy tenang .
" Dih sialan Lo , gue masih belum bisa percaya gitu aja Roy soal bayi itu Roy , gue cuma takut bayi itu tinggalan dari mantan suaminya . ". ucap Dean .
" terserah deh de , gue gak peduli Lo mau percaya atau nggak ". jawab Roy dengan beranjak berdiri menuju pintu kamar rawat yang di ketuk .
" kemana Roy ?". tanya Dean heran .
" Lo gak denger ada yang ketuk pintu dan itu baju dan celana Lo , biar gak kaya Tarzan gitu bro. " jawab Roy dengan melempar paper bag pada Dean setelah mengambil dari orang suruhannya .
" Dih ini semua gara gara cewek gila
itu Roy ".
" biar gila tetap cantik kan " jawab roy .
Dean pun tidak menggubris Roy dia pun langsung beranjak masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
****
teman teman reader semua mohon dukungan Like , Vote dan komen sebanyak banyak ya β¦ππ
__ADS_1
Terimakasih banyak readers yang masih stay di Perjalanan pilu seorang Hana .ππππ