
Usai membersihkan diri Dean memakai baju santai nya karena ia berencana ingin mengantarkan kedua putranya ke sekolah dan berangkat ke kantor siang .
Dean keluar dari ruang ganti Setelah melihat penampilan nya sudah rapi , sampai di ruang tidur ia melihat Hana mulai menggeliat dari tidur lelapnya .
Dean pun mendekati sang istri yang sedang berusaha mengumpulkan kesadaran nya .
" Hey sudah bangun ". kata Dean sambil mengelus kepala Hana dengan lembut .
" Eem ". Hana hanya bergumam tak jelas karena ia belum sepenuhnya sadar . Hana yang melihat suaminya sudah rapi pun langsung terkaget dan beranjak bangun .
" Astaga aku kesiangan ya , udah mau berangkat kerja ?". ucap Hana dan akan berlari masuk kedalam ruang ganti namun sudah di cekal oleh Dean yan tertawa kecil .
" Hana mau kemana ?, orang tuh bangun tidur duduk dulu sebentar biar gak bingung kaya gini ." kata Dean dan menarik tangan Hana mendudukkan Istrinya ke pangkuan nya .
" Maaf ya bangun nya kesiangan ." jawab Hana lagi .
" Tenang aja saya berangkat ke kantor nya siang dan si kembar juga udah minum asi dari yang kamu pompa tadi dan sekarang saya mau anter Kakak Rama dan Abang Rafa dulu ke sekolah jadi istri ku ini bisa santai sebentar Oke ." ucap Dean dan Hana hanya mengangguk. .
" Yaudah sana , Hana mau mandi dulu ." jawab Hana dan akan beranjak dari pangkuan suaminya .
Namun lagi-lagi Dean mencekal sehingga Hana jatuh terduduk di pangkuan suaminya .
" Apa lagi , keburu si kembar nangis lagi Papah Dean ku ". tanya Hana gemas pada suaminya .
" Morning kiss sayang ". pinta Dean .
" Ya kan semalaman sudah masa masih kurang si Mas ". jawab Hana dengan nada manja .
" Yang semalem gak masuk hitungan sayang ." sahut Dean .
" Yaudah merem dulu ". pinta hana .
" Wah gak mau ngerjain ya ". tebak Dean .
" Gak , buruan keburu siang nanti anak-anak telat ." ujar Hana . Dean pun langsung memejamkan matanya .
" Cup "
Hana langsung mencium pipi suaminya dan langsung berlari masuk ke dalam ruang ganti.
Dean yang tau Hana pergi pun dibuat gemas .
" Saya bukan Anak -anak Hana yang di cium pipinya ". teriak Dean tapi diabaikan oleh Hana .
" Sayang aku Anter kakak dan Abang dulu ". teriak Dean lagi berpamitan .
" Iya ". balas Hana dari dalam kamar mandi .
Usai berpamitan dengan istri tercinta Dean pun beranjak turun ke bawah menuju ruang makan karena ia berpikir di pasti kedua putranya sedang sarapan .
Dean sampai di ruang makan yang ternyata hanya ada Mamih Esty , putri kembarnya dan kedua putranya yang sedang melihat ke arah nya dengan cemberut .
__ADS_1
" Loh pada kemana Mih ?". tanya Dean pada Mamih Esty yang sedang menikmati sarapannya dan di samping nya ada baby Sheila dan Sheina yang berada di stroller .
" Sudah berangkat Dean katanya ada meeting pagi semua ." jawab Mamih Esty dan Dean mendekati kedua bayi kembar nya yang sedang tertidur .
" Waah princess Papah kasihan dari kemaren di cuekin Papah iya nak … uuuh gemes banget sih Dek ." kata Dean pada kedua putrinya.
" Jangan di ganggu Dean , mereka baru tidur . tuh lihat kedua jagoan mu ". kata Mamih Esty dan mengisyaratkan dengan mata nya untuk melihat kedua putranya .
Dean langsung menoleh pada dua bocah laki-laki yang sudah tampan dengan seragam nya namun dengan raut wajah yang masam .
" Ooh ya ampun Papah sampe belum sapa Kakak dan Abang ya ... Maaf ya nak ". kata Dean dengan menghampiri Kakak Rama dan Abang Rafa dengan mencium puncak kepala nya .
" hei kenapa pada cemberut gini Hem , minta apa ?". tanya Dean pada kedua putranya dan di jawab gelengan kepala oleh Rama dan Rafa .
" Kenapa Mih ?". tanya Dean pada Mamih Esty nya .
" Diiih masih tanya lihat ini jam berapa , mereka tuh takut terlambat nungguin kamu gak turun-turun ". oceh Mamih Esty dan Dean melihat jam di tangannya .
Seketika Dean menepuk keningnya .
" Udah siang ternyata , Uni udah stay di depan kan Mih ?". tanya Dean dan di angguki oleh Mamih Esty .
" Yaudah ayo jagoan Papah kita berangkat ". ajak Dean .
" Tapi bentar lagi terlambat Papah ". jawab si sulung Rama .
" Gak bakal percaya sama Papah , yaudah ayo berangkat nak . pamit sama Oma aja si kembar gak usah nanti bangun repot Oma mu ". suruh Dean dan langsung di turuti oleh Kakak beradik .
" Kalau gak ngebut gak cepet sampe Mih ". jawab Dean santai .
" Ooh ni anak ngajak gelut ya pagi - pagi ". ucap Mamih Esty gemes dengan putranya .
Dean dan kedua putranya pun langsung beranjak keluar rumah yang ternyata ada Uni yang menunggu .
" Kakak duduk di depan sama Papah , Abang sama Uni di belakang ya nak ." ucap Dean sambil masuk kedalam mobil yang sudah di siapkan oleh supir keluarga .
Tak lupa Dean menggunakan kaca mata hitam favoritnya dan mulai tancap gas menuju sekolah kedua putranya .
*******
Hana yang sudah selesai dengan urusan tubuh nya pun langsung beranjak turun mencari kedua bayi kembar nya .
Saat Hana keluar dari lift Hana berpapasan dengan Mbok Inah .
" Mbok Inah , Mamih dan si kembar kemana ya ko sepi banget rumah ". tanya Hana dengan ramah .
" Oh ada di halaman belakang Non di saung deket kolam ikan ." jawab Mbok Inah .
" Oh ya udah makasih ya a Mbok ". ucap Hana sambil mengelus lengan Mbok Inah dengan lembut .
" Non kata nyonya tadi suruh sarapan dulu
__ADS_1
gitu ". kata Mbok Inah .
" Gak usah Mbok nanti aja lagian tadi Hana udah makan roti di atas ." jawab Hana .
" Yaudah sana non temuin si kembar biar nanti sarapannya Bik Tini anter aja ya ". sahut bik Tini dengan ramah .
" Kalau gak ngerepotin gak apa-apa , makasih ya Bik , Mbok ." kata Hana dan berlalu meninggalkan asisten rumah tangga keluarga Dewantara .
" Mbok bersyukur banget ya Aden Dean dapat istri yang baik dan ramah sama kita ". ucap Bik Tini pada Mbok Inah.
" Iya Alhamdulillah rezeki nya Aden ganteng . yaudah sana siap kan sarapannya ". jawab Mbok Inah dan di angguki oleh Bik Tini .
*******
Hana sampai di halaman belakang dan ia melihat Mamih Esty sedang memberi makan ikan-ikan koi peliharaan nya dengan di temani dua cucu kembarnya sedang tertidur di kursi duduk khusus bayi mereka di atas gazebo .
" Mamih ". sapa Hana pada mertuanya.
" Hei sudah rapi , sudah sarapan belum ?. " tanya Mamih Esty .
" Tadi udah makan roti Mih tapi nanti katanya mau di bawa in sarapan kesini sama Bik Tini ". jawab Hana dengan tersenyum manis .
" Ooh bagus lah disini enak adem tuh lihat princess mu tidurnya lelap banget ". kata Mamih Esty dan di angguki oleh Hana .
" Waah Mamih lihat sudah ada yang plong lega ya ..." goda Mamih Esty namun Hana 'tak menjawab .
Mamih Esty menoleh dan melihat Hana yang sedang melamun melihat dirinya .
" Hana ?". panggil Mamih Esty yang mana membuat Hana tersadar .
" Eeh em apa Mih ?". tanya Hana tergagap .
" Kamu kenapa lihat Mamih begitu ?". tanya Mamih Esty .
" Gak apa-apa mih , iya kelihatan ya kalau wajah Mamih bukan real asli Indonesia ". kata Hana dengan polosnya .
" Astaga kamu baru nyadar Hana ". ucap Mamih Esty dan di angguki oleh Hana .
" Ibu nya Mamih asli khazakhstan dan Bapak nya Mamih asli Depok . Kalau Papih Dika , ibunya asli Jepara dan ayahnya asli Turki nak dan jadi lah Dean suami mu ." jawab Mamih Esty dengan tertawa kecil .
" Kenapa kamu baru nyadar kalau senjata Dean luar biasa hahaha … " kata Mamih Esty menggoda Hana .
" Iiih Mamih ..." jawab Hana dengan wajah yang bersemu merah karena malu .
" Hahahaha ... Ya ampun Hana muka mu merona nak " goda Mamih Esty menertawakan Hana .
Saat Hana dan Mamih Esty sedang bercanda dan mengobrol tiba - tiba datang lah seorang wanita cantik dan seksi yang menghentikan keakraban Hana dan Mamih Esty .
" Lo " tunjuk wanita itu .
********
__ADS_1