Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 153


__ADS_3

Hana masih mengikuti langkah kaki sahabatnya Kasih menuju unit apartemen yang ia tempati masih dengan mendorong stroller baby kembar nya .


" Ting "


pintu lift terbuka Kasih dan Hana keluar namun seketika Hana terbengong melihat lorong yang hanya terdapat satu pintu pent house yang pernah ia dan suaminya datangi.


" Ah iya ini beneran unit pent house nya Bang Roy kan , biar aku dateng nya malam tapi aku gak lupa ko ..." gumam Hana dalam hati.


Saat akan menekan nomor akses Kasih menoleh ke belakang dan melihat Hana masih terdiam di depan pintu lift .


" Han ... Hana ayo masuk , kenapa sih ?". panggil Kasih .


" Ahk iya .... Gak apa - apa ko ". jawab Hana tergagap .


" Kamu pernah kesini atau jangan - jangan kamu istri pertama suamiku lagi Han ?". tanya Kasih nyeleneh .


Hana yang mendengar pertanyaan dari sahabat nya Kasih pun di buat melotot dan menganga .


" iihk nih orang kalau ngomong ngaco aja ya ..." jawab Hana dengan gemas .


" Hahaha ... Habisnya kamu tuh bengong aja sih ". sahut Kasih .


" Aku bengong karena takjub mau masuk pent house mewah tau Kas ". Hana berkilah .


" ceklek "


Kasih membuka pintu dan masuk di ikuti oleh Hana .


" Ah tuh kan bener bahkan lukisan dan semua sofa nya sama persis banget kaya pent house milik Bang Roy , tapi tunggu apa jangan-jangan ... ". gumam Hana dalam hati .


Bik Asih yang melihat kedatangan Kasih pun langsung menghampiri nya .


" Non Kasih sudah pulang , sini belanjaannya biar Bibik siapkan katanya lagi kepengen buah semangka ". ucap Bik Asih dengan sesekali memperhatikan Hana .


" Oh iya Bik terimakasih ya , Oya kenalin Bik ini sahabat ku yang udah lama terpisah Bik ". ucap Kasih pada Bik Asih .


" Kenalin non saya Bik Asih ". kata Bik Asih memperkenalkan diri

__ADS_1


" Oh iya saya Hana , Bik ". jawab Hana dengan ramah .


" Bik nanti kalau sudah siap buah semangka dan minum untuk Hana antar ke teras atas ya ".pinta Kasih dan di angguki oleh Bik Asih .


" Ayo Han kita ke atas , si kembar di gendong aja stroller nya taroh disini aja di atas ke ruang santai ada sofa bed juga buat si cantik nih , aku gendong yang ini siapa Han ? ". ajak Kasih dan Hana mengangguk kan kepalanya .


" Oh itu yang adiknya Sheina namanya Ounty ." jawab Hana .


" Wah namanya cantik ". ucap Kasih sambil mengangkat baby Sheina .


Kasih dan Hana pun beranjak ke lantai dua dengan menggendong kedua bayi kembar dan saat Hana naik ke lantai atas benar saja terpampang jelas foto Roy .


" Han , kita bawa ke kamar ku dulu ya soalnya itu belum di siapin ruang tengah nya . " kata Kasih dan membuka pintu kamar nya dan di ikuti oleh Hana .


Hana dan Kasih pun langsung meletakkan kedua bayi kembar itu di ranjang dan Kasih meminta izin untuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya dan Hana berjalan mendekati salah satu foto pria yang sangat ia kenal .


" Kasih ini ...?". Hana bertanya sambil menunjuk salah satu foto .


" Ya itu suamiku Han , suami yang tak sepenuhnya aku kenal ..." jawab Kasih dengan tersenyum getir .


Apalagi ia mendengar cerita dari mulut sahabat nya bagaimana kejamnya sikap suaminya orang yang sangat di kenal oleh Hana .


Geregetan karena Abang nya menyembunyikan pernikahan dan istri nya dari keluarga Dewantara .


Hana langsung menelpon seseorang yang tak lain adalah suaminya .


" Tut Tut Tut "


" Ya hallo sayang ada apa heum ?". jawab Dean .


" Ya Mas kamu lagi sama Bang Roy gak ?". tanya Hana .


" Gak , dia lagi di ruangan nya . ada apa ?". ucap Dean .


" Mas , kamu dengerin Hana ya dan jangan banyak tanya Oke . Tadi Hana ketemu sahabat baik Hana dan sekarang Hana lagi ada di pent house nya dan tolong nanti kamu jemput Hana di pent house milik Bang Roy kalau Mas mau tau faktanya dan jangan bilang ke Bang Roy kalau Mas mau jemput Hana di pent house nya." ucap Hana dan Kasih keluar dari kamar mandi .


" Ya sayang beneran jemput Hana dan si kembar ya , biar sekalian Hana kenalin sama sahabat Hana ya " ucap Hana pada Dean .

__ADS_1


" Iya nanti selesai ini Mas kesana ". jawab Dean dengan bingung dengan maksud istrinya .


" Ini gimana maksudnya sih main ke rumah sahabat nya tapi minta di jemput di pent house nya si Roy , ko istri gue gak jelas gini sih . Tapi yaudah deh coba gue kesana nanti daripada diamuk sama Hana panjang urusannya ." gumam Dean di sebrang sana bingung dengan maksud istrinya .


" Siapa ?". tanya Kasih kepada Hana .


" Suamiku minta di jemput kalau kerjaannya udah selesai . gak apa-apa kan suami ku kesini kas ?". tanya Hana .


" Ya boleh lah sekalian mau lihat ganteng siapa dia atau kak Fandi hehehe ". jawab Kasih dengan menggoda Hana .


" Mereka berbeda Kasih udah ah jangan bahas Ka Fandi ." jawab Hana .


Dan kini Kasih dan Hana pun saling berbincang di ruang santai yang dekat dengan kamar Kasih dan Roy dengan membuka pintu balkon lebar sehingga menampilkan kolam renang dan pemandangan kota yang menarik .


Kasih sedari tadi bermain dengan baby Sheila dan Sheina merasa gemas dengan kedua bayi kembar yang cantik .


" Han ini bedain baby Sheila dan Sheina dari mananya mirip gini ?" . tanya Kasih penasaran .


" Kalau baby Sheila ada tai lalat di dekat pelipis kanan nya , baby Sheina gak ada tapi dagu nya belah lihat aja ." jawab Hana .


" Oh iya ya ... mereka usianya berapa ?". 5anya Kasih lagi .


" 7 bulan , Kas kamu menikah sudah berapa lama dan hamil berapa bulan ?". tanya Hana pada Kasih .


" Sudah 3 bulan , awal nya dia mau nikahin aku secara agama tapi gak tau jadi nya nikah resmi dan satu hari aku nikah dia pergi ninggalin aku katanya sih ada kerjaan di luar kalau gak salah Turki tanpa kabar dan baru kemarin dia pulang setelah 3 bulan lebih pergi. " jawab Kasih .


" Fiks ini sih beneran Bang Roy , awas aja ya kalau dia datang benar-benar aku tidak terima sahabat ku di sakiti sampai kaya gini walaupun bukan sahabat ku tindakan Bang Roy sudah keterlaluan ." gumam Hana dalam hati .


Saat sibuk berbincang dan bercanda dengan bayi kembar Hana , Kasih meminta izin untuk ke kamar mandi untuk buang air besar .


Saat Hana sedang duduk menyusui kedua bayi kembar nya sayup - sayup Hana mendengar seorang pria menanyakan keberadaan Kasih dan suara langkah kaki naik ke tangga dan Hana sudah pastikan ia adalah orang yang di tunggu nya , Hana langsung meletakkan bayi nya dan merapikan pakaiannya lalu duduk di sofa yang menghadap ke arah tangga .


Seorang pria jangkung yang baru sampai di tangga teratas pandangan nya langsung tertuju pada seorang wanita cantik yang sedang menatapnya dengan sorot mata tajam membuat pria itu terkejut dan salah tingkah .


" Hana ...."


**********

__ADS_1


__ADS_2