Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 132


__ADS_3

Kasih tak menyangka bahwa pria yang akan menjadi partner nya benar - benar menepati janjinya untuk membawa Ibu nya keluar negeri untuk mendapatkan pengobatan terbaik dari sakit yang di deritanya kurang lebih 2 tahun ini .


Dan kini Kasih sudah di bandara setelah mengantarkan keberangkatan sang Ibu , Kasih masih duduk di kursi area bandara dengan air mata yang masih mengalir dengan perasaan yang campur aduk . Bahagia karena akhirnya Ibu nya mendapatkan pengobatan yang baik serta perusahaan yang akan terselamatkan dan merasa sedih karena sebentar lagi ia akan menikah dengan seorang yang bahkan ia tak tau namanya apalagi wajahnya dengan pernikahan yang jauh dari angan nya . Kasih pun tak tau akan seperti apa rumah tangga yang akan di jalani nya dan pria itu .


" Tuhan , Kasih serah kan semuanya pada mu akan bagaimana nasib ini ." gumam Kasih dalam hati .


Lamunan Kasih terganggu dengan deheman seseorang yang beberapa kali pertemuan ini membuat Kasih geram setengah mati .


" Eheem , Nona Kasih sudahi segera kesedihan anda dan kita akan pergi ke suatu tempat untuk mempersiapkan pernikahan anda dengan pimpinan saya besok pagi ." ucap datar Oki .


Kasih mendongakan kepalanya dan menatap Oki dengan tatapan permusuhan , Kasih mengusap air matanya dengan kasar dan beranjak berdiri mengikuti langkah Oki yang sudah melangkah terlebih dulu .


" Silahkan nona Kasih ". Oki mempersilahkan Kasih masuk ke dalam mobil .


" Oki , kamu yakin besok adalah acara pernikahan saya apa tak terlalu cepat untuk mempersiapkan semuanya ?". tanya Kasih pada Oki yang duduk di depan mengemudikan mobilnya .


" Seperti nya anda melupakan sesuatu nona , Pernikahan yang anda jalani hanya secara agama dan tak mewah jadi bukan hal sulit untuk mempersiapkan semuanya .". jawab Oki darat , Kasih yang mendengarkan jawaban Oki pun mendengus .


" Eemm Oki boleh gak Om ku menjadi wali untuk acara besok ?". tanya Kasih pada Oki .


" Sepertinya tidak perlu nona karena status pernikahan ada jika anda dan pimpinan saya  sedang bersama tapi saat anda tak berada di dekat pimpinan saya jangan bicara pada siapapun mengenai siapa suami anda dengan tetap menjaga perilaku dan sikap anda nona Kasih karena kami selalu mengawasi anda dimana pun ." jawab Oki dingin .


" KENAPA LO NGATUR HIDUP GUE HAH.... " teriak Kasih dengan emosi yang memuncak .

__ADS_1


" JAGA SIKAP ANDA NONA KASIH . Anda lupa pimpinan kami berhak mengatur anda karena beliau sudah membeli anda dengan harga yang sungguh luar biasa besarnya nona Kasih . Tapi jika anda ingin membatalkan silahkan anda mengganti penalti pada kami sebesar 1 triliun dan kami akan membatalkan semua yang sudah kita sepakati . PAHAM ".  sahut Oki dengan menghentikan mobil tepat di depan gedung tinggi yang kemarin Kasih datangi .


Oki pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam gedung Apartment menuju resepsionis meninggalkan Kasih yang masih terduduk di dalam mobil yang sedang melayangkan sumpah serapahnya .


" Dasar diktaktor gak punya hati dan perasaan . SIALAN AAARRRGGG ...." setelah mengeluarkan sumpah serapahnya Kasih turun dari mobil dan masuk kedalam gedung dan ia melihat Oki yang sedang berbicara pada pegawai Apartemen . Kasih menunggu Oki duduk di salah satu kursi tunggu yang di sediakan .


Oki yang sudah selai urusannya pun langsung melangkah kan kakinya ke dalam lift , Kasih yang melihat itu pun berusaha mengejar Oki yang sangat menyebalkan itu .


Dengan nafas yang terengah-engah Kasih masuk ke dalam lift dengan Oki yang sudah ada di dalam nya .


" Huh hah .... Lo keterlaluan Oki ". ucap Kasih geram masih dengan nafas yang terengah - engah . Dan sialnya Oki tak menghiraukannya .


" Ting "


" Ini kartu akses apartemen anda pegang nona Kasih mulai saat ini anda tinggal di pent house ini dan di atas ada kamar utama yang anda gunakan dengan pimpinan saya kelak sudah lengkap dengan semua baju dan keperluan anda . seminggu sekali ada petugas kebersihan yang akan datang untuk membersihkan pent house ini namun untuk masak dan keperluan pimpinan saya hany anda yang boleh melakukanya . Jika anda akan pergi itu kalau sudah mendapatkan izin dari pimpinan kami , jangan berhubungan dengan pria manapun selain pimpinan kami karena kalau anda ketahuan hukumannya pasti sangat fatal . Jangan coba - coba kabur dari sini paham nona Kasih ." ucap panjang lebar Oki .


" Terus kalau gue tinggal di sini gimana sama rumah gue hah ..." sahut Kasih dengan sewot .


" Rumah anda sudah di kontrak kan untuk nambah biaya berobat Ibu anda dan mobil sudah ada di parkiran bawah itu kunci nya ". kata Oki santai dan menunjuk satu kunci mobil yang menggantung .


" Haah ... Gila lo ya kontrak kin rumah gue tapi gak ijin dulu . sebenernya pimpinan lo tajir gak sih ..." sahut Kasih dengan sangat emosi .


" Sepertinya sudah tidak ada yang penting lagi jadi saya undur diri  permisi nona Kasih " pamit Oki pada kasih .

__ADS_1


" BODO mampus aja lo sekalian ." jawab Kasih . Oki tak menanggapinya dan langsung keluar dari Pent house .


" Sudah beres Pak dan sepertinya anda akan memperistri wanita dengan mulut seperti petasan yang meledak - ledak  ". ucap Oki menelpon seseorang .


" Hahahahahahaaha " orang di sebrang sana hanya tertawa lepas mendengar laporan Oki .


*********


Setelah kepergian Oki Kasih melangkahkan kakinya menuju kamar yang di maksud oleh Oki . Kasih membuka kamar yang luas dan bercat abu - abu , Kasih melangkah di semua sudut kamar itu hingga ia masuk kedalam ruang ganti dan Kasih membuka lemari satu persatu yang terdapat baju pria , kemeja pria , celana panjang dan pendek pria ,koleksi Jas mahal serta dalaman pria dan sepatu pria yang berjejer . Kasih membuka lemari yang lain dan seketika Kasih dibuat terkejut mendapati semua baju dan perlengkapannya ada di lemari itu bahkan dalaman serta beberapa dalaman baru dan baju tidur dari yang tertutup sampai dengan yang sangat tipis juga sudah tersedia .


" Oh my God , pria macam apa yang besok akan menjadi suamiku ". pekik Kasih terkejut .


Kasih mendekati Maja rias pun semua make up yang ada di rumah nya pun sudah berpindah tempat juga .


Kasih benar-benar di buat heran dan penasaran dengan sosok pria yang akan menjadi suaminya .


Masih keluar menuju tempat tidur dan menjatuhkan tubuhnya di ranjang empuk dengan seprai berwarna putih .


Kasih menatap lurus pada langit-langit kamar itu dengan pikiran yang berkecamuk.


" Kak Bayu maafkan Kasih yang ternyata tak bisa menjaga tubuh ini tapi hati ini masih untuk mu Kak dan selalu untuk mu .... Setelah ini Kasih sudah tidak berharap lagi untuk bertemu Kakak . Kasih malu sudah tidak ada lagi yang bisa Kasih banggakan dari tubuh ini Kak . "


***********

__ADS_1


__ADS_2