Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 106


__ADS_3

Di kamar hotel mewah dan tepatnya di ranjang king size sepasang suami istri yang masih tertidur dengan pulas nya setelah menyelesaikan permainan pan*s yang mereka ciptakan sendiri . Bahkan bunyi dering ponsel milik salah satu dari pasangan itu pun tak mampu membangunkan penghuni kamar .


Hingga pukul 5 sore mata indah yang semula terpejam pun mulai memberikan tanda - tanda akan terbuka . Ya Dean pun mulai membuka matanya dengan perlahan hingga mata itu pun terbuka dengan sempura , Dean pun menoleh ke samping yang terdapat sang istri yang masih tertidur pulas kelelahan dengan membelakangi dirinya .


Senyum nya pun langsung merekah saat ia mengingat kembali dengan aktivitas panas dan liarnya bersama Hana istrinya , tangan Dean  pun terulur mengelus pelan pada bahu Hana yang masih polos putih bersih masih dengan senyum manisnya .


" Astaga benar - benar wanita yang istimewa ... Bahkan sudah pernah melahirkan empat kepala aja rasanya masih sangat luar biasa ... kamu sungguh buat saya gila Hana   " gumam konyol Dean merasa takjub pada istri cantiknya .


" Tapi kenapa gue  dulu gak menyadari keindahannya ... AAaahk bodohnya kan waktu itu gue dalam pengaruh obat sialan itu . Makanya gue gak ngerasain nikmat yang luar biasa ini ". gumam Dean lagi dengan cekikikan sendiri .


Pandangan Dean pun tertuju pada ponselnya diambillah ponsel itu dan mulai membuka nya seketika wajah nya pun terkejut .


" Duuh mampus gue ... gue kan ada meeting tadi jam 4 " ucap Dean sendiri dan langsung menghubungi seseorang .


" Hallo Jon , tolong undur meeting nya pada jam 7 malam nanti , Maaf saya tidak mengangkat telpon mu karena tadi saya sedang ada urusan penting ." ucap Dean pada asistennya dan langsung memutuskan panggilannya dengan arogan .


Setelah menghubungi asisten nya untuk memundurkan meeting nya , Sebelum beranjak bangun Dean pun menyempatkan mencium bahu polos putih bersih Hana dan ia pun bangun mengumpulkan baju milik istrinya yang berserakan dan ia pun mengambil handuk putihnya yang sudah teronggok di lantai dan berjalan menuju kamar mandi , Dean pun berhenti sejenak saat berada di samping boks bayi kembarnya .


" Jangan bangun dulu ya nak , Papah mau mandi dulu Oke ..." setelah memberikan pesan pada dua bayi kembarnya Dean pun berlalu masuk kedalam kamar mandi .


*******


Hana pun mulai membuka matanya dengan perlahan menyesuaikan dengan sinar lampu yang menyala di kamar itu hingga mata nya benar - benar terbuka lebar dan pandangannya pun tertuju pada tubuhnya yang polos dan hanya tertutup selimut . Hana pun tersenyum manis saat mengingat aktivitas liarnya dengan Dean suaminya .


" Dean lagi mandi ko gak bangunin sih , untung aja si kembar masih pules tidurnya ." gumam Hana . Hana pun menyenderkan punggungnya di kepala tempat tidur  dan Hana pun melihat jejak yang di buat oleh Dean membuat wajah nya bersemu merah .


" Astaga remuk nya badan ku gara - gara Dean , ukuran yang sungguh tidak biasa.... Tenaganya udah kaya kuda liar aja heran deh " celoteh Hana dengan pipi yang merona mengingat pusat tubuh suaminya yang di luar ekspetasinya .


Saat Hana sedang memikirkan apa yang di lakukannya dengan Dean suaminya , tiba - tiba pintu kamar mandi pun terbuka  Dean pun keluar dengan wajah segarnya dan handuk yang melilit di pinggangnya . Pandangannya pun bersi bobrok dengan suaminya yang sedang tersenyum menyeringai , dengan reflek Hana pun langsung menutup semua badannya dengan selimut karena malu dengan Dean , tingkah Hana yang menurut Dean lucu membuat nya tertawa lepas .

__ADS_1


" Hahahah hahaha " Dean tertawa lepas menertawakan polah istrinya . karena tertawa nya yang keras membuat salah satu bayi nya terkejut dan seketika menangis .


" OOeek ooeek ooeek " mendengar bayi nya menangis Dean pun langsung menghentikan tawanya dan bergegas menggunakan bajunya .


" Yaaah "


" Hana buruan bangun ih itu anak nya nangis " kata Dean dengan memakai bajunya . Hana pun membuka selimutnya sebatas dada .


" Dean tolong ambilin handuk dong ". pinta Hana .


" Saya mau gendong si kembar yang nangis Hana , udah buruan mandi keburu dua - duanya nangis " tolak Dean .


" Terus ke kamar mandi nya gimana ?" tanya Hana pada suaminya yang mulai menggendong bayi nya .


" Udah gitu aja " jawab Dean dan Hana pun mulai menurunkan kakinya ke lantai masih dengan selimut yang melilit tubuhnya membuat Dean mengernyitkan kening nya .


" Ngapain pake selimut nanti kotor Hana , udah gitu aja orang di sini juga gak ada orang cuma ada saya Han". ucap Dean menghentikan langkah istrinya .


" MALU DEAN " kata Hana dengan sedikit keras .


Dean pun menahan tawa nya melihat tingkah Hana .


" Lah ngapain malu orang saya juga udah lihat semua " jawab Dean nyeleneh . Hana tak menghiraukan ucapan suaminya dan langsung membawa selimutnya ke dalam kamar mandi dengan cemberut .


" DASAR DEAN NYEBELIN SUPER MESUM " teriak Hana dari dalam kamar mandi membuat Dean tertawa ngakak .


10 menit Hana pun keluar dari kamar mandi untuk yang kedua kalinya karena tadi ia harus mengambil baju gantinya . Hana keluar masih dengan cemberut karena kesal dengan suaminya yang tak mau mengambilkan handuk untuk nya dan Dean hanya melirik sambil tersenyum tipis . Hana berjalan menghampiri Dean yang sedang menggendong putrinya yang menangis dan mengambilnya untuk di berikan asi sebelum di mandikan masih dengan wajah yang cemberut .


" Jangan cemberut gitu ih ... jelek tau " ucap Dean .

__ADS_1


" Bodo " jawab Hana ketus .


" IIih ngomong sama suaminya begitu mau dosa nya segunung ." ucap Dean lagi .


" Lagian kamu nya ngeselin cuma di mintain tolong ambilin handuk aja gak mau " jawab Hana dengan sewot .


" Lagian kamu nya udah kaya anak gadis dan pertama kalinya , inget Hana saya bukanya sudah dua kali " mendengar jawaban Dean dengan cepat Hana pun mencubit pinggang suaminya .


" AAduuuw sakit Hana kebiasaan ih ". kata Dean sambil meringis .


" Tuh yang satu nya lagi bangun nangis Hana , kasih asi terus mandi in ya ... Abis itu kita ke bawah makan " ucap Dean dan Hana hanya mengangguk patuh .


********


Hana pun sudah selesai mendandani kedua bayinya , Hana dan Dean pun bersiap untuk turun ke resti Hotel untuk mengisi perut nya yang sudah meronta minta di isi namun Hana di buat Heran saat melihat Dean menggunakan kemeja dan celana jeans lengkap dengan semi jas nya .


" Mau kemana ?". tanya Hana pada Dean yang sedang memakai sepatu nya .


" Mau makan ". jawab Dean .


" Ko pake baju gitu biasanya kalau cuma makan pake baju nya lebih santai ". kata Hana .


" Ooh saya mau meeting sebentar masih satu restoran ko ". jawab Dean dengan santai .


Dan hanya manggut - manggut mendengar jawaban suaminya . Setelah rapi Dean pun merangkul pinggang Hana dengan posesiv saat berjalan menuju restoran dan di ikuti Uni dan Joni yang mendorong stroller bayi kembarnya .


Dan saat Hana dan Dean duduk di restoran ada seseorang yang memanggil Hana membuat Dean mendengus .


" HANA ... HANA "

__ADS_1


*******


__ADS_2