Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 159


__ADS_3

Kali ini Mamih Esty berperan sebagai guide untuk menantu barunya menjelaskan dan memberi tahu letak ruang per ruangan sesuai dengan fungsinya yang terdapat di dalam rumah mewah nya .


Dan kini Mamih Esty membuka kamar besar yang ada di lantai 2 yang mana adalah kamar putra sulungnya .


" Nah ini lah kamar mu Kas dan itu ruang ganti nya di dalam juga terdapat kamar mandi , gimana rapi ya , Ya Roy dan Dean termasuk pria yang gila kerapian dan kebersihan maka nya kamu harus bisa mengimbangi nya ya ". ucap Mamih Esty pada Kasih yang mulai melihat-lihat kamar pribadi suaminya .


" Yaudah Mamih gak akan lama - lama biar kamu bisa istirahat ya Kas karena Mamih juga butuh istirahat hari ini Mamih lelah hati gara-gara suami nakal mu itu , yaudah Mamih keluar ya Kas kalau butuh apa-apa kamu bisa minta tolong sama Bibik- Bibik di sini ya ". ujar Mamih Esty dengan penuh rasa sayang .


" Terimakasih banyak ya Mih dan Maafin semua yang sudah di lakukan oleh Kak Roy dan Kasih ya Mih ". jawab Kasih dan langsung beranjak memeluk Mamih Esty .


" Iya sudah jangan di pikirkan Mamih hukum suami mu bukan karena Mamih belum Maafkan dia tapi Mamih mau Roy menghargai siapapun dan apapun ... Sekarang tugas mu berbakti lah pada Roy dan jaga selalu kehamilan mu ya ..." jawab Mamih Esty .


Setelah melepaskan pelukannya Mamih Esty pun beranjak jalan menuju pintu dan Kasih yang tak sengaja melihat bingkai foto di atas meja dekat tempat tidur pun mengernyitkan keningnya dan langsung mengambil bingkai foto itu serta memanggil Mamih Esty yang akan menutup pintu kamar .


" Mamih ... " Panggil Kasih pada Mamih Esty.


" Ini Foto siapa ya ...?". tanya Kasih pada Mamih Esty .


Mamih Esty pun tersenyum manis melihat bingkai foto yang di pegang oleh Kasih .


" Biar suami mu saja yang menjawab nya ya .. ". jawab Mamih Esty dan langsung pergi meninggalkan Kasih yang masih di liputi rasa penasaran .


" Yaudah lah ya ... dia juga pasti punya kisah nya sendiri ". gumam Kasih dan langsung beranjak masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan setelah berada segar Kasih membaringkan tubuh lelah nya di ranjang empuk dan menguarkan wangi mint milik seorang pria tampan yang sekarang menjadi suami nya .


********


" Tok tok tok "


Hana mengetuk pintu kamar milik Kakak iparnya namun tidak ada sahutan Hana yang tau kalau di dalam hanya ada sahabat nya membuat ia berani membuka pintu kamar Kakak nya .


" ceklek "


Hana membuka pintu kamar dan melihat pada seorang wanita yang masih tertidur pulas di ranjangnya .


" Astaga bumil jam segini masih aja tidur ". gumam Hana .


" Kasih bangun udah mau Magrib gini juga ...". panggil Hana dan Kasih langsung menggeliat kan badannya dan mulai membuka matanya perlahan.

__ADS_1


" Duuh Han kira - kira dong kalau bangunin orang ". jawab Kasih dengan suara serak khas bangun tidur .


" Bangun Kas udah mau Magrib tau ". ucap Hana lagi .


" Iya ini juga udah bangun Han ". jawab Kasih dan mulai duduk di ranjang nya .


" Buruan mandi terus turun buat makan malam ya Kakak ipar ku ". goda Hana .


" Diiih geli banget dengar nya Hana , Han kamu kenal gak sama cewek yang ada di foto itu ?". tanya Kasih dan menunjuk pada bingkai foto itu .


" Selama tinggal di sini gak pernah lihat cewek itu ". jawab Hana sambil melihat foto itu dan Kasih mengangguk kan kepala nya .


" Udah gak usah mikir macem-macem pada dasarnya Bang Roy orang nya baik ko jadi kamu tenang aja ya , yaudah buruan mandi aku mau ke kamar anak-anak dulu ". ucap Hana dan di angguki oleh Kasih .


*****


Dan kini semua keluarga Dewantara sedang berkumpul di ruang tengah Setelah selesai menikmati makan malam termasuk Kasih .


Dean yang selalu menempel pada Istrinya serta Mamih Esty dan Papih Dika yang sedang bercanda dengan kedua cucu kembar nya dan Kasih yang bermain bersama dengan kedua keponakan tampan nya .


" Malam Tuan maaf mengganggu ". ucap petugas itu .


" Ya ada apa ?". jawab Dean .


" Itu di depan ada Pak Roy yang memaksa ingin masuk ke dalam rumah ". lapor petugas itu.


" Jangan kamu bukakan gerbang nya inget , sudah sana kamu kembali lagi ke pos dan jangan hiraukan Putra say


Setelah mendengar jawaban dari Mamih Esty petugas itu pun langsung beranjak keluar menuju pos jaga nya .


" Mih apa gak kasihan ?". tanya Kasih .


" Stop Kasih untuk kali ini biar menjadi urusan Mamih ." jawab Mamih Esty dan Kasih pun langsung diam .


*********


Tak terasa sudah kini tiga Minggu sudah Kasih tinggal di rumah Dewantara dan selama itu pula Roy belum di perbolehkan untuk pulang ke rumah dan bertemu dengan Kasih namun kali ini Mamih Esty harus mengalah saat melihat menantu barunya sedang tidak enak badan selalu memuntahkan isi perutnya sehingga membuat wanita manis itu lemas .

__ADS_1


" Masih belum bisa makan juga Han ?" tanya Mamih Esty pada Hana yang membantu menyuapi Kasih makan .


" Mau Mih tapi gak lama lagi pasti keluar kalau kaya gini terus kasihan bayi nya Mih ". jawab Hana , mendengar ucapan Hana membuat Mamih Esty mencoba untuk menghubungi putra sulungnya .


********


Roy di kantor pun merasa kepikiran dengan istri nya yang sudah 3 minggu tidak bisa ia temui karena sedang berada di rumah keluarga nya dan ia yang berada di penthouse nya untuk menjalani hukuman dari Mamih nya .


" Aaaaarg Mamih tega banget sih sama Roy . Dulu waktu belum nikah terus - terusan di suruh nikah sampe telinga ku panas dan kini udah nikah bahkan udah mau punya anak malah di larang ketemu . Apa sih mau nya ?..." gerutu Roy dan bertepatan dengan terbukanya pintu ruangan nya dan masuk lah Dean Adik nya .


" Woi gerutu Mulu Lo , udah waktunya pulang ni ". ucap Dean pada sang Kakak .


" Berisik Lo De .... pulang aja sono , gue gak pulang toh gue juga gak bisa ketemu sama istri gue ". jawab Roy dengan sewot .


" Lah Lo sewot sama gue protes lah sama Mamih , Oh ya gue heran kenapa Lo kepengen banget ketemu sama Kasih ?". tanya Dean .


" Ya kaya Lo lah , Lo pengen cepet pulang dan ketemu sama Hana karena apa ?". tanya balik Roy .


" Gue pengen ketemu Hana karena gue kangen , sayang dan cinta sama dia dan gak pengen jauh sama Hana . Lah kalau Lo ke Kasih ?". pancing Dean .


" Eem ... aakkh gue ... ya gue pengen aja ketemu kan dia istri gue ". jawab Roy terbata .


" Berarti bukan karena Cinta dong ... Oh iya gue lupa Cinta Lo kan cuma buat dia yang jauh disana ya ". ucap Dean dan Roy langsung terkesiap mendengar ucapan Dean .


" Gak usah ngaco Lo dan bukan urusan Lo Dean !". jawab Roy .


" Emang bukan urusan gue , tapi gue cuma mau bilang aja sama Lo Jangan suka main main sama hati dan buat hati seseorang sakit nanti yang ada hati Lo yang bakal sakit sendiri ." jawab Dean dan langsung beranjak keluar dari ruangan Kakak nya bersamaan dengan masuknya pesan singkat dari Mamih nya .


" Triing ".


" Roy tolong kamu cepet pulang ke rumah soalnya ada yang gawat dengan Kasih ".isi pesan singkat dari Mamih Esty .


Roy yang membaca pesan singkat itu dan tertera nama seorang wanita yang akan menjadi ibu dari anak nya pun merasa khawatir fan cemas tanpa pikir panjang Roy langsung beranjak keluar dari ruangan nya dengan berlari dan melewati Dean adiknya yang melihatnya dengan mata melotot dan mulut menganga .


" Kenapa tuh orang katanya gak mau pulang ?". ucap Dean heran .


*******

__ADS_1


__ADS_2