
Fandi dan Doni pun masih berada di rumah Hana bermain dengan kedua putranya serta kedua bayi kembar nya dengan penuh canda tawa.
Hana yang juga berada di ruang itu pun merasa tidak nyaman dengan tatapan mata mantan suaminya yang melihat nya dengan pandangan tak terbaca .
" Han bayi kembar mu cantik cantik ya ". ucap Doni .
" Eem … Terimakasih Mas ." jawab Hana .
" Oh ya Mas Hana mau menyusui anak anak dulu udah waktu nya mereka bobo , Hana ke kamar dulu ya Mas Doni , Mas Fandi ." pamit Hana dengan ramah dan di angguki oleh Doni dan Fandi.
Hana pun mendorong stroller baby nya ke kamar meninggalkan Fandi yang masih bermain dengan kedua putranya .
*****
" Dean tadi ko tau ya kalau saya sama Mas Fandi berpelukan di pantai atau jangan-jangan dia lihat ya … ih kenapa juga saya mikirin itu ". gumam Hana dalam hati dengan masih menyusui kedua bayi nya secara bergantian .
hingga ia mendengar suara ketukan pintu dari luar kamar nya.
" tok tok tok"
" Iya sebentar " sahut Hana dari dalam kamar dan berjalan membuka pintu .
" Ceklek "
setelah pintu terbuka ternyata sang mantan suami nya lah yang mengetuk pintu .
" Maaf Han , Mas ganggu ". ucap Fandi .
" Iya Mas gak apa-apa, ada apa ?". tanya Hana .
" Itu Mas mau minta izin untuk membawa anak-anak main di luar ". ucap Fandi dengan memandang seorang wanita ayu yang ia sia - sia kan .
" Oh iya boleh ko Mas biar gimanapun mereka anak-anak mu tapi kalau bisa jangan malam ya mas pulangnya ." kata Hana .
" Iya Terimakasih , cuma sampai sore soalnya Mas Fandi juga harus pulang ". jawab Fandi.
" Yaudah sebentar Hana ganti baju Kakak dan Abang dulu ." ucap Hana sambil masuk ke dalam kamar nya untuk mengambil pakaian putranya .
Setelah Hana mendandani kedua putranya , mereka pun langsung beranjak pergi dari rumah Hana .
*****
Sore harinya saat semua anggota keluarga Hana sedang bersantai di teras rumah . Fandi , Doni dan kedua putranya pun sudah pulang .
Kedua bocah laki-laki itu pun langsung berteriak dan memeluk tubuh wanita yang melahirkan nya .
" Waah udah jalan - jalan nya sama Ayah ,
seru ya " tanya Hana pada kedua putranya.
" Iya seru banget Mah ". ucap kedua bocah laki-laki itu dengan berjingkrak senang membuat semua orang tertawa lucu .
" Wah … eh eh jangan pegang dulu Adek bayinya nak , Abang Rafa dan Kakak Rama kan belum mandi ." ucap Hana pada kedua putranya .
" Hehehe iya ya ". kedua bocah laki-laki itu pun tersenyum.
" Mah , Papah mana ?". tanya si sulung Rama .
__ADS_1
" Papah belum pulang sayang ." jawab Hana dengan tersenyum lembut .
" Yaudah yuk dimandiin Uty ". ucap Bu Wina pada kedua cucunya .
" Yaudah kalau gitu Kakak Rama , Adek Rafa Ayah dan Om Doni pulang ya , besok kalau ayah libur kerja main kesini lagi ketemu lagi sama Kakak dan Adek ya ." pamit Fandi pada kedua putranya .
" Iya yah jangan lama-lama ya kerjanya biar bisa ketemu Kakak dan Abang lagi ". ucap si sulung Rama dan kedua bocah laki-laki itu pun langsung memeluk tubuh sang Ayah .
" Yang pinter ya jangan nakal , jagain Mamah dan adek bayi nya ya ". pesan Fandi pada putranya .
" Iya Ayah " jawab keduanya dan Salim pada Ayahnya.
" Bu Pak , Fandi pamit pulang Terimakasih sudah mengasuh anak anak dengan baik . Maafin semua kesalahan Fandi , Bu Pak ." ucap Fandi dengan sopan dan Salim pada kedua orang tua Hana.
" Iya nak Fandi , walaupun kamu sudah bukan suami Hana tapi kamu tetap anak Bapak dan Ibu dan hubungan antara kamu dan Hana akan terjalin selamanya sebagai saudara karena di tengah kalian ada kedua putra kalian ". jawab Pak Wahyu sambil menepuk bahu Fandi pelan .
Fandi pun beralih pada Hana yang menggendong bayi pertama nya .
" Mas pamit pulang ya , Maafkan semua kesalahan Mas ya . Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya ya ." ucap Fandi pada Hana sambil mengusap lembut kepala Hana.
" Iya Mas , Hana juga minta maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan hana . Iya Hana juga mendoakan Mas Fandi segera dapat pengganti Hana yang lebih baik lagi ". jawab Hana sambil mengambil tangan Fandi dan mencium nya dengan tersenyum manis . membuat hati Fandi berdesir , Fandi pun beralih pada bayi cantik yang di gendong Hana .
" Han , Mas sudah cuci tangan loh ."
" Cantik , Om pulang ya kapan kapan kita bertemu lagi ." ucap Fandi sambil mengelus pipi halus kedua bayi kembar Hana dan mencium pipi nya .
" Mas boleh gak kalau bayi kembar Hana panggil Mas Fandi , Ayah ?". tanya Hana karena merasa risih dengan panggilan Om .
Fandi pun mengangguk kan kepala nya dengan tersenyum lebar .
" Assalamualaikum "
Fandi dan Doni pun langsung beranjak masuk kedalam mobil menuju bandara untuk pulang ke Kota Madiun .
*****
Jam 10 malam Hana di buat pusing oleh keempat anaknya yang merengek mencari seorang pria tampan yang di panggil nya Papah .
" Oeek ooek ooek "
" Mamah ,Abang mau sama Papah "
" Iya Mah buruan suruh Papah pulang ."
" Ooek ooek ooek "
Rengekan itu yang terdengar di telinga penghuni rumah Hana dari sejak sore .
" Iya sebentar lagi ya Papah nya kan lagi kerja ".
" Jangan nangis gitu Abang tu Adek bayinya ikutan nangis kan ". ucap Hana sambil menyusui bergantian bayi pertama dan bayi keduanya .
Bu Wina pun masuk ke dalam kamar yang ramai dengan rengekan penghuni kamar .
" Ooaalah masih merengek kin Papah Dean , si kecil juga ikutan cariin Papah iya ". ucap Bu Wina pada cucunya , Kakak Rama dan Abang Rafa pun langsung mengangguk kan kepala nya.
" Hana masih mau bersikap egois kah ?". tanya Bu Wina pada putrinya .
__ADS_1
" Gak kasihan sama mereka yang sudah bergantung pada seorang pria yang di panggil nya Papah ?". ucap Bu Wina dengan nada serius .
" Ingat ndok semua orang pernah melakukan kesalahan dalam hidup nya , saat dia berusaha memperbaiki diri kita sebaik nya membantu bukan malah menghakimi ." ucap Bu Wina lagi , Hana hanya diam masih dengan menyusui bayi bayi nya .
" Ayo Abang Kakak , Uty buat kan susu ." kata Bu Wina pada kedua cucu laki-laki nya .
" Tapi habis minum susu Papah nya pulang kan Uty ?". tanya Abang Rafa .
" Insyaallah " jawab Bu Wina langsung keluar dengan diikuti kedua cucunya.
*****
Setelah mendengar ucapan Ibunya dan melihat secara bergantian kedua bayi nya yang matanya masih terbuka lebar .
" Hana , kamu memang tak membutuhkan sosok pria itu tapi kedua bayi kembar nya serta kedua putramu sangat membutuhkan sosok pria itu jadi singkirkan dulu ego mu demi mereka " gumam Hana dalam hati .
" Bismillahirrahmanirrahim " ucap Hana dan langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi sosok pria yang sangat penting untuk anak-anaknya.
" Tut Tut Tut"
" Hallo " jawab Dean .
" Hallo Dean kenapa belum pulang anak - anak pada nangis cari kamu ". cerocos Hana.
" Iya iya saya segera pulang Han ." jawab Dean .
" Yaudah ha…… ." pesan Hana namun sudah terputus.
" Tut Tut Tut " tanpa menunggu jawaban Hana , Dean sudah mematikan panggilan membuat Hana kesal .
" Iikh Dean nyebelin gak sopan orang belum selesai ngomong main mati in aja ". gerutu Hana .
Seperti biasa Dean pun tiba dengan kecepatan super nya .
" Tok Tok Tok "
" Assalamualaikum " salam Dean .
" Waalaikumsalam PAPAH PAPAH " jawab kedua bocah laki-laki itu .
" Hoop dulu nak Papah mau cuci tangan dan kaki dulu terus ganti baju dulu ya , nanti sama Papah Oke ". kata Dean dengan mengangkat kedua tangannya menghindar dari kedua bocah laki-laki itu .
" Bu Pak , Dean ke kamar mandi dulu ya sebentar ." sapa Dean pada kedua orang tua Hana dengan menelungkup kan tangannya dan berlalu ke kamar mandi .
Dean pun keluar dari dalam kamar mandi sudah dengan pakaian yang berbeda dan ternyata sudah ada dua bocah laki-laki yang menunggu nya di depan pintu kamar mandi .
" Astaga nak kenapa disini ".ucap Dean berjongkok di depan dua bocah itu yang langsung memeluk tubuh Dean dan Dean pun langsung menggendong kedua bocah itu beranjak menyalami kedua orang tua Hana .
" Sana nak di dalam kamar kamu sudah di tunggu dua gadis mu ". canda Pak Wahyu .
" Tapi kalau di dalam kamar pintu nya jangan di tutup ya ." pesan Pak Wahyu .
" Baik Pak ." Dean pun beranjak masuk ke dalam kamar masih dengan menggendong kedua bocah laki-laki Kakak beradik .
******
..." Ketika sebuah kenyamanan itu telah ada . Tak usah mencari kenyamanan lain yang belum tentu ada "...
__ADS_1