Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 141


__ADS_3

Di kamar mewah di lantai 3 seorang Dean sedang bercanda dengan dua bayi kembar nya di ranjang sekaligus menunggu istrinya yang sedang bersiap untuk pergi ke acara ulangtahun koleganya .


" Mas buruan ih ganti baju ko malah santai gitu ". teriak Hana dari ruang ganti .


" Ya kamu nya udah selesai belum dandannya kalau mas kan cepet sayang ". balas Dean .


" Tuh lihat princess Mamah mu lama dandannya , Awas aja kalau dandan nya cantik banget ya nak ". ucap Dean pada kedua putrinya .


" Yuk anak Papah bobok dulu , kan tadi udah kenyang minum susu nya . Bobo yang anteng ya nak soalnya Papah dan Mamah mau pergi sayang ." ucap Dean lagi sambil mengelus paha kedua putrinya .


" Mas buruan ih ganti baju nya .. ". suruh Hana keluar dari ruang ganti dan melihat pada suaminya yang sedang berusaha menidurkan kedua bayi kembar nya .


" Iya sebentar sayang ini tinggal dikit lagi baby Sheila dan Sheina bobo ". Jawab Dean tanpa melihat tampilan istrinya .


Hana pun masuk kembali ke ruang ganti menyiapkan sepatu suaminya dan dirinya , jas dan tas yang akan di gunakan nya .


Dilihat kedua putrinya sudah tertidur pulas Dean langsung memindahkan kedua bayi kembar nya ke boks bayi nya dan Dean langsung beranjak masuk ke dalam ruang ganti melihat tampilan sang istri membuat Dean terpana.


Dean beranjak langsung mendekap erat tubuh Hana dari belakang yang mana membuat Hana terkaget .


" Astaga kebiasaan ih ...." pekik Hana .


" Mas ayolah keburu ke maleman ". ucap Hana pada suaminya yang sibuk menciumi bahu Hana yang terbuka .


" Sayang berangkat nya nanti aja ya ... main satu kali ya ". pinta Dean .


" Mas jangan aneh-aneh ih .... satu kali nya kamu itu hampir 2 jam Mas yang ada pesta nya bubar dan gagal buat cari Bang Roy ". Hana memperingati suaminya agar tidak meneruskan niat nya .


" sayang dandannya jangan cantik begini ... " pinta Dean .


" Terus Mas mau Hana dampingi kamu dandanannya jelek dan orang-orang di sana memperolok Hana terus banyak cewek cantik dan seksi yang deketin Mas , iya gitu mau nya tau gitu Hana gak usah ikut aja ". jawab Hana dengan cemberut .


" Haaiis salah ngomong gue ". gumam Dean dalam hati sambil menepuk keningnya .


" Sayang bukan gitu maksud nya ... Mas cuma gak mau cowok-cowok yang ada disana pada lihatin kamu ..". jelas Dean .


" Itu urusan kamu ". jawab Hana dengan melipat tangannya di depan dada .


" Iya pasti jadi urusan Mas lah ... iya nih Mas ganti baju terus kita berangkat . Jangan cemberut yang ikhlas nemenin suami itu ". ucap Dean mulai mengganti baju nya dan Hana mengambil baju bekas suaminya untuk di masukan ke dalam keranjang baju kotor .


" Sayang lihat gimana ganteng gak suaminya ?". tanya Dean menggoda istrinya.

__ADS_1


" Gak tau ." jawab Hana ketus .


" Hey dosa loh ditanya jawab nya gitu , coba lihat ganteng gak tampilan Mas biar gak kamu gak malu sayang jalan sama Mas nya ". ucap Dean dan Hana langsung membalikkan badannya .


" Iya ganteng kalau gak nyebelin ." jawab Hana dengan tersenyum kecil .


" Gak apa-apa nyebelin yang penting istri nya cinta ". ucap Dean dengan percaya diri .


" Yaudah yuk jalan sayangku ". ajak Dean kepada istrinya .


Hana dan Dean pun langsung menghampiri kedua putrinya yang tertidur pulas . Hana mencium pipi gembil baby Sheila dan Sheina dan di ikuti oleh Dean .


" Princess Papah mau pacaran dulu ya nak , kalian anteng ya nak ". pamit Dean pada kedua putrinya .


Dean dan Hana keluar dari kamar pun beriringan masuk ke dalam lift ke lantai bawah untuk mencari Mamih Esty .


Yang ternyata sedang menikmati makan malam nya .


" Loh sudah mau berangkat ?". tanya Mamih Esty .


" Iya Mih , si kembar tidur nanti di temenin ya dan ASI sudah tersedia di tempat biasa ." ucap Dean .


" Iya , jangan lupa nanti cari kakak mu Dean ". jawab Mamih Esty .


" Yaudah kami berangkat dulu ya Mih ". pamit Hana sambil mencium tangan Mamih dan ber cipika-cipiki diikuti Dean .


" Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam "


*********


Didalam mobil Dean selalu melirik pada istri cantiknya yang sedang meremas kedua tangannya yang Dean tahu bahwa sang istri sedang gugup .


" Sayang ada apa ?". tanya Dean dengan mengelus pipi halus Hana .


" Gak apa-apa ko Mas " jawab Hana berbohong .


" Eem gugup atau takut ?". tanya Dean tepat sasaran dan Hana mengangguk kan kepalanya .


" Iya Hana takut kalau disana bakalan buat kamu malu ". jawab Hana pelan .

__ADS_1


" Dengarkan Mas hal seperti ini akan selalu kamu lakukan selama jadi istri seorang Dean dan kamu di tuntut untuk percaya diri dan berani . Tunjukan kalau kamu istri seorang Dean Prada Dewantara yang terhormat . Paham ". ucap Dean dan menghentikan kendaraannya yang ternyata sudah sampai di tempat pesta .


" Sini peluk Mas dulu biar gak nervous ". Dean merentangkan tangannya dan Hana langsung masuk ke dekapan hangat suaminya .


" Pegang terus tangan Mas , di dalam sana ada Riko dan Joni mereka pasti menjaga istri cantik ku ini . Yuk masuk ." Dean melepaskan pelukannya dan keluar dari mobil dan memutari mobilnya untuk membuka kan pintu mobil untuk istri tercinta nya .


Joni yang sudah berada di sana pun mengulur kan sebuah kado untuk tuan rumah yang di terima oleh Hana .


Dean merangkul pinggang Hana dengan posesif saat masuk ke tempat acara dan berjalan menuju kedua pasangan paruh baya yang berulang tahun .


Semua orang memandang Dean dan Hana dengan terkagum dan ada pula yang penasaran dengan wanita cantik yang di bawa Dean pasalnya selama ini Dean tidak pernah membawa seorang wanita di acara apapun .


" Selamat ulangtahun tuan dan nyonya Handoyo semoga pernikahan nya selalu langgeng hingga akhir hayat ." ucap Dean berbasa-basi .


" Terimakasih banyak tuan Dean sudah Sudi datang ke acara orang tua ini ". jawab Tuan Handoyo .


" Anda bisa saja Tuan ". ucap Dean .


" Em ini siapa tuan Dean ?". tanya nyonya Handoyo melihat ke arah Hana yang sedikit bingung berada di tempat seperti itu .


" Kenalkan ini istri saya ". jawab Dean dengan penuh kebanggaan .


Hana pun mengulurkan tangannya pada nyonya Handoyo .


" Hana nyonya ". jawab Hana dengan tersenyum manis .


" Wah istri anda cantik sekali , tapi kenapa tidak ada kabar anda menikah Tuan Dean .?" tanya nyonya Handoyo penasaran .


" Kami menikah sudah lama dan pernikahan kami di gelar di Bali secara private hanya keluarga dan kerabat saja ". jawab Dean .


" Wah ternyata pewaris Dewantara Group sudah sold out , yasudah silahkan di nikmati hidangan yang sudah kami siapkan tuan Dean dan nona Hana ". ucap Tuan Handoyo .


Dean dan Hana pun melangkah kan kakinya menuju stand makanan dan minumannya .


" Jangan ambil yang itu sayang itu ada alkohol nya , kamu minum soda ini ya ". ucap Dean .


" Mas nanti kita mau cari Bang Roy kemana ?". tanya Hana .


" Kamu habiskan makanan nya habis ini kita ke pent house pribadinya ya ". jawab Dean dan diangguki oleh Hana .


Semua mata tertuju pada Dean dan Hana yg terlihat sangat mesra .

__ADS_1


Dean yang tak suka jika banyak yang memperhatikan nya dan ia merasa kasihan pada Hana yang tak terbiasa ke tempat seperti itu pun mengajak Hana keluar dari acara itu menuju penthouse milik kakaknya .


******


__ADS_2