
" Karena kata hanya perantara , tak bisa seutuhnya . Biarkan rasa yang bicara dari kedalaman nya , detik ini masih ada kata rindu untuk mu ."
********
" Tersenyum manis lah kamu Mamah Hana karena sebentar lagi kamu akan menjerit keras di telinga ku dalam bawah kendali ku ".
Ucapan suaminya membuat Hana menghentikan tawa mengejeknya dan bergedik ngeri dalam genggaman tangan suaminya berjalan menuju kamar tempat ia menginap Hana merasa nyalinya menciut seketika .
" Tuhan lindungi saya dari predator satu ini " ucap Hana dalam hati dengan sesekali melirik sang suami yang masih menampilkan tampang dinginnya .
Masih dengan menggenggam tangan istrinya , Dean tersenyum penuh kemenangan saat istrinya terdiam dari tawa mengejeknya setelah mendapat kan ultimatum dari nya .
" Ceklek "
Dean membuka pintu kamar nya yang ternyata sudah ada Uni dan kedua bayi kembarnya .
Hana yang melihat Uni pun langsung berseru senang dan melepaskan genggaman tangan Dean seketika .
" Waah Uni udah sampe duluan ya "ucap Hana pada Uni .
" Iya Bu , oh iya Adek Sheila dan Sheina sudah Ini gantikan baju nya Bu ." jawab Uni .
" Uni , saya mau minta tolong buat jagain si kembar ya sebentar , say mau mandi dan jangan kemana-mana ." ucap Hana dengan nada serius .
Dan Uni menoleh pada Dean untuk meminta persetujuan.
Tau Uni meminta persetujuan dari Dean , Hana pun langsung menginterupsi Uni .
" Uni saya yang minta tolong kenapa kamu malah melihat Pak Bos mu itu . Saya mandi sebentar aja ko sebelum saya menyusui anak-anak jadi kamu tunggu si kembar sebentar ." ucap Hana dengan tegas dan Uni pun langsung menganggukan kepalanya .
10 menit Hana sudah keluar dari dalam kamar mandi sudah dengan menggunakan pakaian piyama panjang nya , di lihatnya Uni masih berada di dalam kamar itu dengan menimang salah satu bayi kembar .
Hana pun melihat di sekitar kamar mencari suami nya berada sampai pandangannya tertuju pada pintu balkon yang terbuka dan sudah bisa di pastikan bahwa suaminya berada di sana .
Hana pun mendekati Uni yang masih menimang bayi Sheina .
" Nangis kah Uni ?". tanya Hana pada Uni .
" Sedikit lagi Bu , sepertinya dia haus Bu karena sudah mulai main lidah nya ". jawab Uni .
" Yaudah sini saya berikan asi dulu nanti gantian yang satunya lagi ." ucap Hana . Uni pun memberikan bayi Sheina pada Hana untuk di beri asi .
__ADS_1
" Et kamu mau kemana Uni ?". Hana menghentikan langkah Uni saat melihat Uni ingin beranjak keluar dari kamarnya .
" Kan Ibu sudah selesai Bu jadi Uni pikir mau keluar buat balik ke kamar Uni ". jawab Uni dengan mengernyitkan keningnya .
" Jangan dulu kamu tetap di sini , setelah saya menyusui si kembar saya mau minta tolong kamu untuk me ngerokin tubuh saya Uni , gimana bisa gak "?. tanya Hana pada Uni .
" Bisa Bu ". jawab Uni dan ia mulai berbalik lagi duduk di kursi di kamar Bosnya .
Hana sudah berganti menyusui bayi Sheila dan Dean pun masuk ke dalam kamar dan mendekat pada Hana .
Dean pun masuk ke dalam kamar dan masih melihat Uni yang sedang merapihkan barang - barang si kembar dan Hana yang sedang menyusui bayi Sheila .
" Hana saya mau mandi ." ucap Dean pada Hana dengan melihat Uni yang masih berada di dalam kamarnya dan dengan sigap Hana mengambilkan handuk dan baju ganti suaminya dari dalam lemari masih dengan menyusui bayinya .
" Ini " Hana memberikan handuk dan baju ganti pada Dean .
" Kamu masih ada perlu sama Uni ?". tanya Dean merasa heran saat masih melihat Uni di dalam kamar nya .
" Iya , saya mau minta tolong Uni buat ngerokin saya , badan ku capek Dean , boleh kan ". jawab Hana dan di angguki oleh Dean .
Dean pun berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .
" Uni anak - anak udah tidur ... ayo ke kamar kamu , saya kerokannya di kamarmu aja ya ". ucap Hana pada Uni dan di angguki oleh Uni .
Hana dan Uni pun berjalan ke arah pintu untuk keluar menuju kamar Uni , Uni pun memegang handel pintu dan membuka pintu namun langkah Hana terhenti saat mendengar suara yang menginterupsi nya .
" BERANI KAMU KELUAR DARI KAMAR SAYA BUAT KAMU MENYESAL HANA ".
suara Dean terdengar dari dalam kamar mandi .
Mendengar ucapan suaminya , Hana dan Uni pun menghentikan langkahnya dan Hana langsung terdiam dengan menghentakkan kakinya merasa kesal .
" Terus gimana Bu jadi gak ?" tanya Uni .
" Jadi tapi di sofa situ aja ya takut Bos mu ngamuk " jawab Hana .
" Sama Bu saya juga takut ." jawab Uni .
Uni pun mulai mengerok tubuh Hana menggunakan minyak zaitun hingga selesai , Dean yang duduk di sofa balkon yang mana masih bisa melihat sang istri di kerok dengan tersenyum smirk .
" Dasar kelinci kecil kamu fikir saya gak tau kamu sedang menghindar dari saya , Kamu salah lawan kelinci kecil " gumam Dean dalam hati dengan menertawakan tingkah konyol Hana .
__ADS_1
Uni pun sudah selesai dengan tugas yang di berikan oleh istri Bos nya .
" Sudah Bu , ada lagi yang Ibu butuhkan gak ?". tanya Uni pada Hana yang sedang merapihkan baju nya .
" Kamu disini dulu ya Uni temenin saya ngobrol - ngobrol ". pinta Hana dan di angguki oleh Uni .
" Hana kamu gak lihat itu udah jam berapa biarkan Uni istirahat " ucap Dean yang mana membuat Hana mendengus .
" Uni kamu ke kamar mu istirahat lah biar saya yang menemani mengobrol Bu Hana yang terhormat ". kata Dean pada Uni . seketika Uni pun keluar dari dalam kamar Bos nya menuju kamar nya .
Melihat Uni keluar Hana pun langsung buru - buru beranjak menuju ranjang dan langsung membungkus tubuh nya dengan selimut rapat .
Dean yang melihat polah istrinya hanay menggelengkan kepalanya dan mulai mendekati ranjang dimana Hana berada .
Dean pun langsung duduk di ranjang dengan ber sender di kepala tempat tidur sambil memegang tablet nya .
" Hana katanya butuh teman ngobrol yaudah buruan ayok biar saya temenin ." kata Dean dengan tersenyum tipis dan matanya masih menatap layar tablet .
" Gak jadi mau tidur ngantuk " jawab Hana dari dalam selimut .
" Tapi dari nada mu gak ada tu ngantuk - ngantuk nya ." ucap Dean .
" Diem Dean , saya ngantuk ". jawab Hana lagi dari balik selimut tebalnya .
" Semakin kamu paksa ngantuk makin gak bisa tidur Hana dan saya akan menemani mu bergadang malam ini Hana " ujar Dean lagi .
" Berisik Dean ganggu saya tidur " jawab Hana lagi .
" Emang itu tujuan saya Hana " kata Dean sambil meletakkan tabletnya dan langsung menyusup masuk ke dalam selimut membuat Hana memekik.
" AAAAAaaaa DEAN " teriak Hana .
" Teriak aja yang kenceng Hana si kembar gak bakal bangun karena sudah saya pasang penutup telinga ... Kamu fikir saya bodoh dari tadi kamu bertingkah konyol untuk menghindar dari saya heum ...."ucap Dean dengan tenang dan santai .
" Ampun Dean yaa .... Suamiku yang ganteng ". ucap Hana dengan nada merayu .
" Belum saat nya kamu minta ampun Hana .... "
" AAAAAaaaahk DEAN MESUM ".
**********
__ADS_1