Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 139


__ADS_3

Setelah menyuruh sang istri untuk menemui Ayah dari kedua putranya yang ingin meminta ijin untuk mengajak kedua putra nya untuk quality time yang notabennya adalah mantan suami dari istrinya , Dean sendiri tidak bisa menemui nya karena kondisi tubuh Dean yang masih basah usai ia berenang . Namun dalam benak Dean sendiri ia merasa was - was bila membiarkan sang istri bertemu dengan mantan suaminya maka dari itu Dean pun dengan cepat beranjak ke kamar untuk membersihkan kan dirinya .


Usai mandi Dean pun keluar dari kamar dan beranjak berjalan dengan cepat sampai ke lantai bawah dan  langsung mencari keberadaan  istri nya . Dan benar saja saat Dean akan masuk ke ruang tamu Dean melihat bila sang mantan suami dari Hana mencoba untuk mencari kesempatan dengan sengaja memegang tangan sang istri .


 Dean yang termasuk dalam pria posesif dan pencemburu bila miliknya di sentuh atau di ganggu , begitu melihat pemandangan itu seketika membuat darahnya mendidih . Namun emosi Dean langsung teredam saat mendengar kalimat sang istri yang di lontarkan untuk sang mantan suami yang mana Hana sangat menjaga harga dirinya sebagai seorang istri yang bersuami .


Dean melangkah kan kakinya mendekati sang istri dengan santai dan bersikap seolah ia tak melihat pemandangan yang memuakan itu .


" Eheem ". Dean berdeham yang mana menbuat Hana dan Fandi menoleh pada Dean . Fandi langsung salah tingkah melihat kedatangan Dean .


" Loh sayang ko cuma berdua anak - anak kemana ?". tanya Dean dan langsung merangkul dan sedikit meremas kecil pinggang Hana secara posesif .


Tau suaminya dalam mood yang kurang baik dan Hana tau apa penyebabnya pun langsung mengelus rahang tegas Dean .


" Itu lagi di siapin sama Uni ". jawab Hana dengan menunjuk kedua putranya yang ada di bangku teras rumah sedang di pakai kan sepatu oleh Uni .


Fandi yang melihat perlakuan mesra terhadap Hana hatinya merasa tak nyaman dan rasa cemburu itu menyeruak di sanubarinya namun ia bisa apa . Yang ia bisa lakukan hanya berusaha menutup mata dan telinganya melihat adegan dan pembicaraan antara Hana dan suami barunya .


" Eem mau di ajak menginap kah anak - anak , Pak Fandi ?". tanya Dean kepada Fandi .


" Ahk tidak hanya jalan - jalan saja karena selagi saya sedang ada di Jakarta kalau pun menginap kasihan anak - anak karena saya menginap di rumah Dinas yang di sediakan kantor ". jawab Fandi dan di angguki oleh Dean .


" Sudah Bu , Pak ". lapor Uni pada Dean dan Hana .


" Kamu ikut kan Uni sama anak - anak karena kalau tidak kasihan Pak Fandi takut ia repot ". tanya Dean pada Uni . Dan Uni menganggukan kepalanya .


" Yaudah Kakak dan Adek  pamit dulu dengan Mamah dan Papah ". suruh Fandi pada kedua putranya .


" Mamah , Papah . Kakak dan Rafa pergi sama Ayah dulu ya ...".pamit si sulung Rama dan Rafa .


" Iya nak jangan nakal ya jalan - jalan sama Ayah nya ". jawab Hana dan mencium pipi dan kening kedua putra nya .

__ADS_1


" Harus jadi jagoan yang baik ya Kakak , Abang ". jawab Dean dengan mengelus kepala kedua bocah laki - laki itu .


" Looh mau jalan - jaln ko gak ajak Oma sih Kak , Bang dan gak pamit sama Oma dan Adek kembar lagi ". sahut Mamih Esty yang tiba - tiba keluar dengan mendorong stroller kedua bayi kembar Hana dan Dean .


" Oh iya lupa , Oma . Kakak sama Rafa mau jalan - jalan sama Ayah dulu ya ". pamit Rama dan Rafa dengan mencium tangan Oma nya bergantian dan di balas dengan ciuman di pipi oleh Mamih Esty .


" Jangan lari - larian ya sayang , nurut sama Ayah dan Uni oke ...". jawab Mamih Esty dan di angguki oleh kedua bocah tampan itu .


" Yah Adek Sheila dan Sheina nya bobok ... Adek kakak dan Abang pergi dulu ya jangan nangis oke ". pamit Rama dan Rafa pada Adik kembarnya .


" Ya sudah semua nya saya mohon pamit , Assalamuaikum " ucap Fandi pada semuanya .


" Waalaikumsalam " jawab serentak Dean , Hana dan Mamih Esty .


Mobil yang di kendarai Fandi pun mulai jalan dan keluar dari gerbang rumah Dewantara .


*******


" Mas ih apaan sih ... Gak perlu Hana jelasin Hana yakin Mas sudah tau yang sebenarnya dan satu lagi Hana bukan tipe mantan istri yang baperan ya ...." jawab Hana .


" Mantan istri baperan ?".tanya Dean yang tak mengerti .


" Iya yang cuma di pegang dikit sama mantan suami langsung kesemsem atau langsung ke bawa perasaan karena apa mau tau gak ....?". tanya Hana dengan senyum merekah .


" Karena apa ?". tanya balik Dean .


" Karena Hana sudah mentok sama suami ku Dean Prada Dewantara hahaha...." jawab Hana dan langsung berlari masuk ke dalam rumah meninggalkan suaminya yang tersenyum merekah mendengar ucapan istri cantik nya .


" Sayang kamu mentok apanya .... ". ujar Dean nyeleneh dan mengejar sang istri .


*******

__ADS_1


Bila di rumah besar Dewantara sedang ada adegan india he sepasang suami istri saling mengejar dan menggoda satu sama lain namun berbeda dengan suasana di gedung tinggi yang lebih tepatnya di salah satu penthouse yang di tempati oleh pasangan pengantin baru .


Kasih masih terdiam dengan perasaan yang berkecamuk di ruang dapur setelah mendengar bisikan suaminya yang menagih apa yang ia tawarkan dalam kesepakatan ini .


Jujur ada rasa takut dengan apa yang akan terjadi pada dirinya banyak ketakutan yang di rasa seorang gadis berumur 26 tahun itu karena ini adahal pertama bagi Kasih banyak ketakutan yang ia pikirkan .


Dari sakitnya hubungan intim itu untuk yang pertama kali nya , perlakuan kedepannya suami terhadap dirinya dan jika setelah hubungan intim ini akan terciptanya seorang janin di perutnya dan pria yang menjadi suaminya itu akan pergi meninggalkan dirinya serta masih banyak lagi ketakutan yang ada di benak Kasih .


" KASIH ... KASIIH " teriak Roy yang mana membuyarkan lamunan dari Kasih .


" Iya sebentar .." jawab Kasih dan langsung beranjak jalan menuju dimana Roy berada . Kasih di buat heran pasal nya ia melihat suaminya sedang berdua dengan seorang wanita cantik yang memakai jas putih khas seorang Dokter .


" Sini sayang ngapain bengong disitu ". ucap lembut Roy dan membantu Kasih berjalaang mana sikap Roy yang seperti itu membuat Kasih bergedik ngeri .


" Ah iya ..." jawab Kasih tergagap dan duduk di samping Roy suaminya .


" Nyonya Roy perkenalkan nama saya Dita . Saya Dokter yang di melayani penghuni Apart ini ." ucap Wanita itu .


" Nyonya Roy bisa saya lihat kaki anda kata suami anda kaki anda mengalami cidera ". ucap wanita cantik itu dan Kasih mulai mengangkat pelan kakinya dan di letakkan di atas sofa .


" Wah ini luka nya cukup parah ya nyonya kenapa ini ya ko sampai seperti ini dan Pak Roy apa tadi tak berusaha mengompres atau apa gitu agar bengkak dan lebam nya tak separah ini ?". tanya Dokter wanita itu .


" Istri saya jatuh di toilet dapur Dok dan saya dari tadi sudah menyuruh nya untuk duduk dan istirahat tapi dia tidak mau dan bersikeras ingin mengerjakan semuanya sendiri  Dok ." jawab Roy berdusta . Kasih yang mendengar jawaban pria di sampingnya pun menganga lebar .


" Gila ni orang mulut nya penuh busa kayanya ..... Bohong banget " gumam Kasih dalam hati .


" Oh gitu ya ... Nyonya seharus nya nurut ya sama suami pasti jadi nya tak separah ini . Yaudah saya akan mulai mengobati nya ." ucap Dokter lagi dan Kasih hanya bisa menganggukan kepalanya .


Kasih masih menggerutu dan mengumpat pria yang belum sampai 24 jam menjadi suaminya namun sayang Kasih hanya bisa melakukan nya di dalam hati .


********

__ADS_1


__ADS_2