
Setelah meninggal kan istrinya yang sedang tidak sadarkan diri karena ulah nya , Fandi pergi ke kafe untuk bertemu seseorang berharap bisa mengurangi beban pikirannya ,ya dia adalah sahabat nya Doni.
" Kenapa lagi kamu fan kusut amat tu muka ..?" tanya Doni melihat kedatangan sahabatnya dengan wajah suntuk.
" Aku gak apa apa Don biasa kerjaan.. ". jawab Fandi datar
" gak pandai jadi tukang tipu kamu fan ... kamu lupa berhadapan sama siapa. hemm , lagian sejak kapan kerjaan bikin muka mu sekusut itu ..." jawab Doni santai tersungging senyum mengejek sahabatnya.
" Lagi udah tau pake nanya . ". jawab ketus Fandi sambil menarik nafas panjang .
" Kenapa lagi ..? , istrimu kenapa . ?" tanya Doni menyelidik Fandi.
" dia nya si gak kenapa-kenapa , tadi dia histeris lagi sampai gak sadarkan diri ... huuuffttt ". Fandi menghembuskan nafas sambil menunduk.
" psikisnya terganggu lagi ada apa..? atau jangan-jangan kamu .." tanya doni curiga
" iya tadi aku mengucapkan kalimat yang mungkin sudah sangat keterlaluan sama Hana ,Don."
" Astaga Fandi ,,( diam sejenak ) fan kalau kamu tidak bisa menerimanya jangan kamu hakimi dia , lepaskan Hana ." Doni memberikan saran
" Kamu gila Don , saran macam apa itu aku masih sangat mencintai nya...". ucap Fandi pelan sambil menahan gemuruh di hati nya
" Haha HAA cinta kamu bilang ,, kalau memang masih cinta , setelah kejadian itu apa kamu memperlakukan Hana dengan baik , apa kamu memberikan kasih sayang seperti dulu apa kamu Sudi menyentuhnya ..." kalimat telak panjang Doni seperti tamparan keras untuk Fandi .
Fandi tak menjawab hanya diam sambil menerawang sikap dan perlakuan nya terhadap Hana dan mengurut keningnya yang tiba-tiba pening .
" Mending lepaskan dia dari pada kau terus menciptakan rasa sakit untuk Hana ". ucap Doni lagi , Ya Doni sangat tahu perlakuan sahabat nya terhadap istrinya , karena Doni selalu menanyakan kabar tentang pasang suami istri itu kepada siapa lagi kalau bukan dari mbok Jum.
" Aku gak tau Don , setiap aku mencoba mendekat pada nya ,selalu terlintas bagaimana pria lain juga menyentuhnya Don ..arrgh". ucap geram Fandi hingga rahangnya mengeras pertanda emosi yang mulai naik.
" iya aku tau fan , aku pun mungkin juga tidak sanggup bila semua terjadi pada ku tapi kamu juga tidak adil fan kejadian itu di luar kendali kita semua bahkan hana tidak menginginkan nya.."
" Ohya aku sudah mengetahui semua identitas tempat tinggal dan perusahaan pria itu." sambung kembali Doni memberikan semua informasi yang dia selidiki nya.
" apa yang akan kamu lakukan padanya fan ..? dan aku beri tahu dia bukan orang sembarangan." ucap Doni
__ADS_1
" huufft ,,, yaudah aku pamit pulang dulu Don.." Fandi langsung beranjak pergi dari tempat duduknya. Doni hanya menggeleng kan kepalanya tidak mengerti dengan apa yang di pikirkan sahabat nya dan menyenderkan punggungnya di sandaran tempat duduk .
*****
Fandi pun masuk ke dalam rumah yang sebagian lampu sudah di matikan , Fandi menuju dapur yang lampu nya masih menyala untuk mengambil air dingin untuk mendinginkan kepalanya yang terasa panas , dilihat nya seorang wanita paruh baya yang lumayan dekat dengan nya ia adalah mbok Jum sedang duduk di meja makan sedang menikmati sesuatu.
" mbok ko belum tidur ,"tanya Fandi
" eh cah Bagus , iya ini mbok lagi makan bubur kacang ijo, kamu sudah makan nak ..?" tanya mbok Jum
" gak mbok , Fandi sudah makan sama Doni tadi , mbok makan bubur kacang hijau sampai dua mangkok " jawab Fandi dan menatap heran pada mangkok bekas diatas meja.
" Ya gak no ganteng mbok udah tua gak kuat makan banyak banyak , ini bekasnya istrimu nak katanya dia lapar "
Fandi pun mengernyit kan keningnya hingga membentuk sedikit kerutan
" Emang dia tadi gak makan mbok , terus sejak kapan dia suka bubur kacang hijau , makan nya malam malam lagi ." ucap Fandi heran , bahwasanya dari isteri nya memang tak menyukai kacang hijau dalam bentuk apapun.
" makan ko ,malah makannya lahap sekali , Oh iya ya mbok lupa kalo nak Hana gak suka kacang hijau " mbok Jum juga baru menyadari nya.
" Yaudah mbo mungkin Hana lagi kepengen , Fandi istirahat dulu ya , mbok Jum juga istirahat ya jangan capek capek." ucap Fandi dan pamit untuk beristirahat dengan memeluk mbok Jum dan mencium pipi wanita yang sudah di anggap ibunya.
*****
Sebelum Fandi masuk ke dalam kamar nya dia masuk ke dalam kamar anak anaknya , Fandi pun menghampiri buah hatinya yang sedang tidur dengan pulas , Fandi mengecup sayang kening anak anaknya .
" Maafkan ayah yang sudah berlaku tidak baik pada mama kalian , entah setelah ini apa yang terjadi pada hubungan ayah dan mamah kalian ,ayah harap rasa sedih kalian tak terlalu besar." ucap lirih kepada anak anaknya yang tidur lelap .
Setelah selesai menghampiri kedua anaknya , Fandi melangkahkan kaki ke dalam kamar nya , begitu pintu di buka pandangannya langsung menuju ke tubuh ramping Istrinya yang berbalut selimut terbaring di atas kasur lipat di lantai , Fandi pun melangkah kan kakinya menghampiri sang istri tidur , tangannya terulur untuk merapikan anak rambut yang menutupi wajah cantik Istrinya , hati Fandi berdenyut nyeri melihat kondisi Istrinya yang memprihatinkan , tapi ia juga belum bisa melawan rasa marah , sedih dan cemburu pada pria yang juga pernah menyentuh Istrinya.
" Maafkan mas atas semua perlakuan yang tidak baik pada mu dan maaf mas masih belum bisa menyentuh mu Hana , Hana mas harap kamu masih bisa bertahan di sisiku , karena untuk melepaskan mu itu sungguh Sulit. Maafkan mas sayang ". ucap Fandi lirih dengan mengusap lembut kepala Hana.
Fandi beranjak ke dalam kamar mandi untuk mengganti baju dengan baju tidur yang sudah di siapkan Hana dan bersiap untuk mengistirahatkan tubuh nya .
*****
__ADS_1
Setelah anak dan suaminya berangkat kerja dan sekolah Hana membersihkan rumah membantu mbok Jum dan pak Jaya. Saat ia membersihkan kamar tidur nya dan mengelap meja nakas ia melihat ada map yang jatuh diambil nya map itu dan di lihat map itu berisi tentang pekerjaan suaminya .
" Ini kan map kerjaan mas Fandi jatuh pasti ini penting buat mas Fandi , lebih baik aku Anter aja takutnya map ini memang di perlukan nya " gumam Hana sambil membolak-balik kan map itu dan berinisiatif untuk mengantarkan nya ke tempat kerja suaminya .
Hana pun mengganti pakaiannya dan menggunakan sedikit make up agar lebih segar dan membawa tas kecil .Hana turun untuk menemui anak bungsunya dan ternyata sedang bermain dengan akung nya ( ayahnya Fandi ) di teras , Hana menghampiri ibu mertua nya yang juga sedang santai di teras untuk berpamitan setelah itu ia berpamitan pada bapak mertua dan anak bungsunya .
" ibu bapak , Hana mau ke tempat kerja mas Fandi ini map kerjaan nya ketinggalan ," ucap Hana
" ooaalah yaudah nak ,kamu diantar pak Jaya ya". jawab ibu Tuti
" iya buk , buk pak nitip adek Rafa sebentar yaa".
" iya nak ,kamu hati hati" . ucap pak Tiyo pada menantunya , Hana pun menyalami kedua mertua nya dan mencium pipi dan kepala si bungsu dan segera masuk mobil yang akan mengantarkannya ke tempat kerja suaminya.
****
Hana sampai di depan loby tempat kerja suaminya dan bertanya ruangan tempat kerja Fandi pada reception . Setelah mengetahui ruang devisi suaminya ,Hana pun berjalan dengan anggun menuju ruangan suaminya yang terdapat 4 orang di dalamnya termasuk Lukas .
Sebelum Hana memegang handel pintu ruangan itu ,Hana menarik nafas dalam dan menghembuskan nafasnya panjang supaya dirinya tenang dan kuat kalo kalo sikap suaminya sama seperti yang di rumah.
"huuuffttt"
" Ceklek " Hana mulai pelan membuka pintu nya dengan di ikuti salam
" Assalamualaikum " dan memindai ruangan itu hingga manik mata nya menangkap pemandangan yang membuat hati hana panas.
" Astaghfirullah mas Fandi " seru Hana terkejut dengan apa yang di lihatnya , seruan Hana lantas membuat orang yang iya cari melihat ke arah Hana dengan wajah yang tak kalah terkejut , setelah beberapa menit Hana tersadar ia langsung memundurkan langkahnya dan bersiap pergi dari ruangan itu dengan terburu-buru Hana pergi hingga membuat map yang di bawa nya jatuh berserakan .
" Han HANA , AKU BISA JELASIN ". Tapi sayang Hana tetap berlari pergi dari tempat yang membuat nafasnya tercekat dan jantung nya sakit seperti terhunus belati .
*****
Huh apa yang di lihat Hana ya gaes ...?
Pokonya terus ikuti cerita ini ya teman readers , ceritanya makin seru lohhh....
__ADS_1
jangan lupa like , komen dan tinggalin jejak lain nya yaaa...
Terimakasih 🙏🙏