Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 152


__ADS_3

Akhirnya hari yang di tunggu - tunggu oleh dua orang sahabat baik yang terpisah waktu dan tempat kini di pertemukan kembali .


Rasa rindu mereka tuang saling berpelukan dengan erat menumpahkan rasa kerinduan yang mendalam .


" Kasih ...."


" Hana ... "


Mereka hanya saling menyebut nama satu sama lain dalam pelukan hangat itu .


Membuat orang yang berada di sekitar mereka pun bingung dan heran .


Termasuk dua bocah laki-laki tampan yang tak lain adalah Rama dan Rafa .


" Mamah ... Mamah ". panggil Rafa sedikit takut melihat Mamah nya menangis dengan memeluk seorang wanita yang belum pernah mereka lihat .


Mendengar panggilan dari putranya membuat Hana dan Kasih tersadar dan melepaskan pelukannya lalu tertawa secara bersamaan .


Dan mereka saling menghapus air mata pada pipi mereka .


" Kasih kamu gimana kabarnya Hem , tega banget gak pernah kasih kabar dan hilang gitu aja ... jahat banget ". ucap Hana sambil mencubit pipi Kasih merasa gemas .


" Apa an kamu tuh yang hilang , pas aku pulang ke Semarang dan ke rumah mu adanya cuma Ibu dia bilang kamu pindah ke Madiun dan karena buru - buru aku sampe lupa kasih no ponsel dan belum lama ini aku balik lagi eh rumah Ibu Bapak udah di jual . Terus disini yang jahat siapa Hem ..." jawab Kasih lagi dengan mencubit pipi Hana juga sama persis dengan yang mereka lakukan dulu .


Obrolan mereka pun teralihkan dengan adanya panggilan dari Rafa lagi .


" Mamah ... Mamah ".panggil Abang Rafa .


" Oh Yaampun aku sampe lupa sama anak-anak ku Kasih ". ucap Hana dan mendekat pada Abang Rafa dan Kakak Rama serta stroller bayi kembar nya .


" Ada apa Abang Rafa ?". tanya Hana pada putra kedua nya .


Kasih pun melihat dan memperhatikan Hana dan anak-anaknya dengan wajah yang terkejut .


" Satu , dua , tiga , empat . Waah gila hebat banget ka Fandi udah punya empat anak aja Han ." ucap Kasih takjub dan mendekat pada ke empat anak-anak Hana .


" Hus sembarangan ... banyak cerita yang Lo lewatin selama ini Kas ". jawab Hana .


" Oya Kas belanja nya udah selesai belum ?". tanya Hana pada Kasih .


" Iya Han , aku juga pengen cerita banyak sama Lo selama gak ada kamu , aku sendirian Han ". jawab Kasih .


" Udah ni tinggal bayar aja , Han mau kenalan sama ini anak-anak mu yang ganteng dan cantik banget dong ". jawab Kasih lagi .


" Sama Kas , aku juga banyak yang mau di cerita in ."

__ADS_1


" Kenalan nya nanti kita cari tempat yang nyaman dulu Oke , pokoknya sekarang kita harus bersama terus lagi Kas ". ucap Hana dengan perasaan yang bahagia dan bersyukur .


" Bik Tini . ini belanja nya sudah dulu ya ini tolong di bawa ke kasir ". ucap Hana pada Bik Tini yang menemaninya .


" Uni kamu tolong bawa belanjaan sahabat saya ya pake kartu yang di pegang sama Bik Tini , saya mau ajak anak - anak ke restoran depan biasanya yang ada play ground nya ". pinta Hana pada Uni .


" Eh gak usah pake ini aja ya , terimakasih sebelumnya ya ". sahut Kasih dengan menyodor kan kartu miliknya dengan tersenyum ramah .


" Yaudah gak apa-apa , Bik Tini Ini kalau sudah selesai langsung ke restoran biasanya ya ." ucap Hana dan Kasih memperhatikan nya .


" Baik Non ". jawab Bik Tini dan Uni .


Melihat Uni dan Baik Tini membawa belanjaan milik nya dan Kasih ke kasir . Hana dan Kasih pun langsung beranjak ke restoran tempat favoritnya .


Hana yang mendorong stroller bayi kembar nya dan di ikuti oleh kedua putranya melihat itu Kasih menjadi gemas.


" Han berhenti sebentar ". pinta Kasih dan Hana langsung memberhentikan langkah nya .


Kasih pun berjalan mendekati kedua putra sahabatnya .


" Hey ganteng boleh gak Ounty gandeng ?". tanya Kasih kepada kedua putra nya Hana .


Kakak Rama dan Abang Rafa yang 'tak biasa dengan orang asing pun mendongakkan kepalanya melihat pada Mamah nya dan Hana yang tau maksud nya pun mengangguk kan kepalanya dengan tersenyum manis .


" Yaudah ayo sama Ounty tapi di gandeng aja ya dari pada ngikutin Mamah mu nak kaya anak ayam aja hehehe ..."ucap Kasih dengan tertawa dan mulai memegang tangan Kakak Rama dan Abang Rafa .


*******


Dan beruntung nya mereka duduk di tempat yang ada di pojokan dan sedikit jauh dari pengunjung lainnya .


Kedua putra Hana setelah menghabiskan makan dan es krim nya langsung bermain di play ground dengan diawasi oleh Bik Tini dan Uni .


" Jadi kamu sekarang menikah sama pria yang memperkosa kamu Han , Papah nya si kembar ?". tanya Kasih masih dengan air mata yang mengalir.


" Iya Kas . awalnya susah buat terima dia saat lihat dia aku kaya lihat monster mengerikan dan menjijikan Kas bahkan aku sempat di rawat psikiater karena trauma ini , aku selalu nolak dan menghindar dari nya sampai pergi ke Bali . Dan ia tetap menyusul dan berusaha mendekati ku dan anak-anak . Dengan seiring waktu dia selalu berusaha untuk memperbaiki diri dan dia dekat banget sama kedua putra ku dan dia selalu berusaha meminta maaf sama aku Kas , tidak peduli aku hina dia bahkan aku pukul dan gigit dia sampe berdarah tapi dia diam menerima nya . Hingga akhirnya aku melihat usahanya yang benar-benar serius yaudah demi anak-anak dan memberikan kesempatan pada nya yang gak aku dapat dari kak Fandi .


Aku mulai menerima dan memaafkan nya hingga sekarang rasa benci itu tergantikan dengan rasa cinta untuk dia , Kas ". Hana menceritakan semua nya kepada sahabatnya dengan berlinang air mata .


" Uust ... everything is Oke , tenang ya semua kesedihan , kepiluan dan kesabaran mu sudah tergantikan dengan rasa bahagia dan syukur bukan ." jawab Kasih menenangkan .


" Em kalau kamu gimana suami mu masih kasar sama kamu gak Kas ?". tanya Hana pada Kasih mengenai apa yang terjadi pada sahabatnya .


" Dari awal pertemuan kami sudah gak baik Han dan mana dari sikap arogan ku membuat dia ingin membuat perhitungan sama aku merasa harga dirinya terluka Han , setelah dia tau aku lagi ada kesulitan perusahaan Papah hampir bangkrut dan aku juga butuh uang buat pengobatan Ibu yang sakit ginjal Han sampai aku gak ada pilihan dan mengambil keputusan yang gila dan bodoh gue menggadaikan keperawanan aku Han .... Dengan kekuasaan dan kekayaan nya dia memanfaatkan semuanya . Dia beli aku Han dan dia ambil keperawanan ku dengan kasar dan kejam . dia selalu kasar in dan menganggap aku seorang jalang Hana dan hari ini dia tau kalau aku hamil sikapnya sedikit berbeda Han gak sekasar biasanya . Dia tadi meminta untuk memulai dari awal dan saling mengenal dan mendekatkan diri satu sama lain Han . mudah - mudahan ini awal yang baik untuk kami ya Han ". Kasih menceritakan tentang semua yang terjadi pada hidupnya dan rumah tangga nya .


" Astaga Kasih kamu ngalamin kdrt dan kamu diam menerimanya hah ?". tanya Hana sedikit geram .

__ADS_1


" Iya karena aku gak ada pilihan Han , dia selalu mengancam akan memberhentikan pengobatan Ibu dan perusahaan Han , tapi mudah-mudahan sekarang sudah gak ko Han karena adanya bayi yang aku kandung sepertinya dia akan berubah Han ". jawab Kasih untuk meredam emosi Hana .


" Gak bisa gitu Kasih ,Dia berubah karena kamu hamil , Terus kalau kamu gak hamil dia bakal berubah gak ? ." ucap Hana geram .


" Ya gak tau Han ... Udah dong Han jangan marah-marah gitu ngeri tau lihatnya pada hal Hana yang dulu gak se galak ini loh ". jawab Kasih dengan menggoda Hana .


" Aku berubah karena kesakitan ku yang dulu Kas , Rasa sakit itu yang mengajarkan semuanya Kas ."


" Kamu tadi berangkat naik apa dan sama siapa ?". tanya Hana pada Kasih .


" Tadi di anter dia Han sebelum dia berangkat ke kantor dan nanti pulang paling aku pesan taksi online ". jawab Kasih ..


" Aku anter dan aku mau main ke rumah kamu Kas boleh ya , sekalian mau lihat suami kejam kamu! ". ucap Hana .


" Ya boleh lah tapi kapan - kapan aku juga mau lihat suami kurang ajar kamu ya Han hahaha ..". jawab Kasih dengan bercanda .


" Boleh lah ... Kamu tau Kas , suami kurang ajar ku ganteng banget tau Kas hahaha ... ". jawab Hana dengan tertawa .


" Diih kamu juga harus tau Han biar kejam dia tuh ganteng dan kayanya keturunan bule deh Han ". sahut Kasih .


" Kakak Rama Rafa , Mamah mau ke rumah Ounty Kasih ya nak karena kalian ada janji sama Opa dan Oma jadi kalian pulang dulu sama Uni dan Bik Tini ya ". pinta Hana pada kedua putranya .


" Oh iya ... Yaudah kita pulang sama Uni dan Bik Tini deh ". jawab kedua putranya .


" Ayo Kas kita ke rumah kamu biar dianter supir dan nanti biar kita di drop sebentar ." ucap Hana dan di angguki oleh Kasih .


" Hayo dua ganteng di gandeng Ounty Kasih lagi ." sahut Kasih dengan mengulurkan kedua tangannya .


Hana yang mendorong stroller bayi kembar nya dan Kasih yang menggandeng kedua putra Hana dan diikuti oleh Bik Tini dan Uni yang membawa belanjaan milik Hana dan Kasih berjalan menuju mobil yang sudah ready .


Di dalam mobil Kasih dan Hana saling bercanda bersama dengan keempat anaknya Hana , sampai mobil berhenti tepat di depan pintu masuk gedung Galleria Tower yang mana membuat Hana mengernyitkan keningnya .


" Gedung Apartemen ini kan yang aku dan Dean datengin tempat dimana Pent house ka Roy juga ada disini mungkin Kasih beda unit ." gumam Hana dalam hati .


" Kakak Rama , Abang Rafa besok main sama Ounty Kasih lagi ya ... Sini dong beri Ounty Kasih peluk dan cium nak ". ujar Kasih dengan merentangkan kedua tangannya dan langsung di balas dengan kedua bocah laki-laki tampan .


" Bye sayang ... Ayo Han kita turun " ajak Kasih pada Hana yang masih terbengong .


" Eh iya Kas ... Yaudah kakak Abang pulang ya sama Bik Tini dan Uni nanti Mamah dan Adek Sheila dan Sheina pulang di jemput Papah ya nak " ucap Hana pada kedua putranya yang menganggukkan kepalanya .


" Duuh lucu banget sih kalian Ounty Kasih jadi gemes banget Kakak Rama dan Abang Rafa " .


ucap Kasih .


Mobil pun mulai berjalan meninggalkan Hana dan Kasih di depan pintu masuk gedung apartemen .

__ADS_1


Kasih pun meminta petugas apartemen untuk membawakan barang belanjaan dan tas milik si kembar .


********


__ADS_2