Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 35


__ADS_3

Di sebuah club malam terbesar dan terkenal di Jakarta yang sangat mengutamakan kenyamanan dan privasi bagi semua pengunjung nya . Bahkan club ini pun tak mengizinkan sembarang orang dapat memasuki nya , hanya pengunjung yang memiliki kartu member lah yang bisa memasuki nya dengan segala pemeriksaan yang beragam sebut saja nama club malam itu Red Apple club .


Di depan meja bar ada seorang pria berparas tampan yang sedang duduk menikmati minuman yang di pesannya dan alunan musik di club malam dengan ditemani oleh dua wanita cantik dan seksi .


Siapa lagi pria tampan dan mapan yang sangat di idolakan kaum wanita . Wanita mana yang tak menginginkan pewaris tunggal Perusahaan besar Dewantara Group itu menjadi pasangan nya .


Pria itu adalah Dean Prada Dewantara yang merupakan pengunjung eksklusif di club itu , semua orang yang berada di club malam sangat mengenal seorang pria rupawan itu .


Saat Dean sedang duduk manis dengan di temani wine mahalnya datang lah dua pria yang tak kalah tampannya menghampiri Dean yang sedang duduk di depan meja bar dan di temani dua orang wanita seksi di sisi kiri kanannya.


" Dean " panggil satu pria yang di ketahui bernama Ivan yang tak lain adalah sepupunya .


" Waah mau bertingkah lagi Lo " ucap pria yang satu lagi ya dia adalah Roy sang kakak angkatnya sekaligus asisten nya


Mendengar namanya di panggil Dean pun menoleh ke belakang bersamaan dengan dua wanita seksi itu . Pandangan dua wanita itu pun langsung bersibobrok dengan manik mata tajam Roy hingga membuat nyali dua wanita seksi itu menciut .


" Pergi " Ucap Roy pada dua wanita seksi itu dan mereka pun langsung beranjak pergi , karena mereka sangat tahu bagaimana sikap Roy saat menjaga Dean.


" De pindah ke sofa sana yuk " ucap Ivan mengajak sepupu nya pindah tempat duduk , Dean pun hanya mengangguk dan beranjak mengikuti langkah Ivan .


" Roy jangan kejam kejam Lo sama cewek , cewek itu di lembutin bro . Susah emang kalau ngomong sama batang kayu . Kaku" ucap Dean nyeleneh pada saudara nya .


" Cih… ngomong soal kejam dan apa tadi lembut , ngaca dulu Lo kalau mau ngomong ." Roy berdecih mendengar ucapan Dean untuk nya.


" Maksud Lo apa Roy ?".tanya Dean tak mengerti maksud dari perkataan saudaranya.


" Gak usah bergaya kaya orang amnesia Lo ." ucap Roy ketus pada Dean yang pura pura tak mengerti .


" Serius gue gak ngerti ." kata Dean lagi .


" Gini Dean maksud nya Roy , apa yang Lo bilang sama Roy soal kejam dan lembut pada perempuan itu cuma bulsyit , pada kenyataannya Lo tidak memperlakukan perempuan itu dengan baik". ucap Ivan menjelaskan pada Dean .


" Ini maksudnya kalian itu apa Van ..?". tanya Dean pada sepupu nya .


" Soal Lo yang sudah memperkos*a perempuan dan dengan teganya Lo ninggalin tu perempuan." ucap Ivan , yang membuat Dean melongo.


" Ko Lo tau ". tanya Dean terkejut dan Ivan hanya melirik ke arah Roy di ikuti oleh Dean .

__ADS_1


" Duk "


"Roy ," panggil Dean dengan sorot mata tajam serta menendang kaki Roy .


" Aduuh … Apaan si Lo ,de ." kata Dean sambil memegang kaki yang di tendang oleh Dean .


" Dasar saudara gak punya akhlak Lo ya , aib gue Lo umbar kemana mana ." kata Dean bersungut.


" Dean , Lo jangan salahin Roy gue tau dari bokap ko terus gue paksa Roy buat ngomong ". Ivan menjelaskan.


" Tuh denger sendiri Tuan Dean Prada Dewantara yang terhormat ." ucap Roy .


" tau ah … gue disini mau cari hiburan bro gak mau mikirin itu " . kata Dean santai sambil menyesap minumannya.


" Gak bisa gitu juga Dean , kalau bener tu cewek hamil gimana bro kasihan tau ". kata Ivan .


" Kalau emang dia hamil pasti dia cari dan datengin gue ko , jadi kalian santai aja ."


jawab Dean tenang.


" Hey Dean , akhirnya aku ketemu kamu juga , aku kangen beb". kata perempuan cantik dan seksi dan langsung bergelayut manja di lengan Dean .


" Lepas , ngapain kamu disini bela ." kata Dean datar , ya perempuan itu adalah teman masa kecil Dean yang sangat mengagumi Dean .


" Ya … aku cariin kamu dong Dean " kata bela manja.


" huh parasit datang " ucap Roy ketus .


******


Di kota Madiun tepatnya di sebuah cafe ada dua pria tampan yang sedang berbincang , mereka adalah Fandi dan Doni .


" Jadi ada apa Fan ,kamu suruh saya kesini .?" tanya Doni setelah menyelesaikan makannya.


" Aku mau minta alamat pria br*ngs*k itu Don ." jawab Fandi.


" Hah … buat apa , bukannya kamu gak akan melakukan apapun pada pria itu ?". tanya Doni pada Fandi .

__ADS_1


" Iya aku sudah mengambil keputusan Don ." jawab Fandi .


" keputusan soal …?"


" Hana hamil dan aku melepaskan Hana karena aku yakin dia hamil bukan anak ku Don , besok aku akan mengantarkan Hana pulang ke orang tua nya sekalian aku mau cari si br*s*k itu ." ucap Fandi .


" Kamu serius Hana hamil sama pria itu dan secepat ini kamu melepaskan Hana Fan , tidak bisa kah kamu menerima nya Fan , ini juga bukan salah Hana Don ? ." ucap Doni terkejut dengan apa yang menimpa sahabat nya.


" 100% aku yakin bayi itu bukan anak ku , karena sejak kejadian itu aku tidak pernah menyentuh nya Don , awal nya aku ingin menerima Hana kembali tapi setelah mendengar Hana hamil aku tidak bisa Don ." jawab Fandi dengan menahan sesak di dadanya.


" Ini sungguh berat Don untuk ku tapi aku tidak punya pilihan lain selain melepaskan Hana dari pada aku memaksa untuk terus bersama jika hanya akan sama sama saling menyakiti." ucap Fandi lagi .


" Oke jika ini sudah menjadi keputusan mu aku sebagai sahabat mu hanya bisa membantu dan mendoakan hubungan kalian yang terbaik. Jam berapa besok kamu berangkat ?." jawab Doni .


" Terimakasih banyak atas semua bantuan mu Don , em besok sekitar jam 9 berangkat ."


" Oke kalau begitu aku akan ikut mengantar kan mu Fan , dan aku juga yang akan menemani mu bertemu pria itu." ucap Doni .


" Kamu serius Don … Terimakasih ya Don ." kata Fandi dan di angguki oleh Doni .


" Yaudah kalau gitu aku pulang dulu Don ".


" Oke , yang sabar Fan mungkin jodoh kalian memang hanya sampai sini ."


" Iya Don , Assalamualaikum " pamit Fandi.


" Waalaikumsalam "


Fandi pun langsung melajukan mobilnya pulang ke rumah nya untuk membantu Hana mengemas barang barang nya .


" Hana kan lagi hamil dan besok akan melakukan perjalanan yang lumayan ,apa aku antar dia ke Dokter kandungan dulu ya . Biar gimanapun Hana masih istriku dan tanggung jawab ku ."


" iya masih jam setengah 7 masih ada waktu buat ke Dokter kandungan." gumam Fandi sendiri di dalam mobil .


****


Dukung terus ya teman-teman reader semua ... jangan lupa like, komen sebanyak banyaknya Terimakasih 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2