
Fandi pun sampai Di ruko itu , dia langsung bergegas turun dari mobil untuk menemui sahabat kecil nya Doni dan juga dua orang petugas keamanan yang siap membantu nya , mereka adalah Pak Joko dan Pak Dono.
" Assalamualaikum "
" Waalaikumsalam " jawab mereka serentak
" Maaf Don telat " ucap Fandi
" iya bro santai gimana keadaan Hana..?"'
" dari semalam dia di kasih obat penenang dan tadi pagi mulai bangun dan histeris LG , kata dokter Hana harus di bawa ke pskiater buat menyembuhkan jiwanya." jelas Fandi
" Sabar ya bro ini musibah fan . Yaudah ayo kita temuin ngko ( pemilik ruko di lorong tempat kejadian Hana di perkos*a )."
" ya , mari pak "
****
Setelah mendapatkan rekaman cctv di tempat kejadian itu dan mengucapkan terima kasih kepada ngko serta Pak Joko dan Pak Dono yang telah membantunya dan meminta kepada mereka agar menutupi kasus ini rapat rapat.
Sekarang Fandi dan doni sudah berada di kafe rumah sakit Sejahtera tempat Hana di rawat .
" Gimana bro, kamu sudah siap buat lihat rekaman nya ..? " tanya Doni
" Ya siap gak siap Don ." jawab Fandi
" Oke , kuatin hatimu fan." Doni meyakinkan lagi
dan hanya di jawab anggukan kepala oleh Fandi,dan Doni pun mulai memutar video rekaman cctv nya menggunakan laptop yang di bawa nya.
Diawal pemutaran video Fandi masih tenang tapi dengan mimik wajah yang tegang hingga di pertengahan wajah Fandi mulai menunjukan kemarahan , rahang yang mengeras dan gigi yang bergemelutuk menahan emosi .
" Gimana fan , mau di lanjutin gak ?" tanya Doni karena melihat wajah sahabat nya sudah berubah .
" iya puter aja Don " jawab Fandi
" Oke aku puter tapi kamu lihat sendiri karena aku tidak pantas untuk melihat kondisi tubuh istri mu." Jawab Doni bijak
" Oke , ni kartu nama yang ada di kantong jas yang di pakai Hana waktu di bawa ke RS." ucap Fandi sambil menyerahkan kartu nama seseorang.
" waah ini bisa jadi kartu nama si brangse*k itu fan".
" sepertinya". Jawab Fandi sambil mengamati rekaman cctv itu hingga selesai untung saja kantin dalam keadaan sepi di tambah mereka duduk di bangku pojok.
" Aaaaarg gila ini gila Don ,dia melakukan semuanya kepada istriku donn , Yaaa Tuhann apa yang harus aku lakukan ". teriak Fandi setelah melihat rekaman cctv itu dan menangis
" Tenang fan , biar gimana pun itu bukan salah istrimu dia hanya korban fan , jangan kamu limpahkan kemarahan mu kepada nya ." Doni menenangkan Fandi .
" Don aku g popak tau Don astaga aku bener bener gak bisa berpikir jernih Don ". ucap Fandi frustasi .
" Denger aku biar gimana pun Hana adalah istri mu dia di sini juga korban , kalau Sekarang kamu belum siap menerima kamu bisa tenang kan diri mu oke, Pulang lah lihat anak anak mu dulu supaya hati dan pikiran mu tenang , biar Hana aku yang urus ".
"Ya Don , aku belum siap melihat Hana , aku akan pulang dulu , tolong titip Hana ".
" oke percaya padaku tenang kan hati dan pikiran mu dulu , aku juga akan mencari Bajinga*n itu dengan meminta bantuan teman-teman ku".
" Ya terimakasih Don ."
Fandi pun beranjak dari tempat duduknya, berjalan gontai menuju mobilnya di parkir.
*****
Setelah kepergian Fandi , Doni pun beranjak dari duduknya pergi ke ruangan Hana di rawat dan ternyata ada dokter yang sedang memeriksa Hana .
" Gimana keadaan Hana Dok ?" tanya Doni kepada dokter
__ADS_1
" Maaf Anda siapa ya dan apa hubungannya dengan pasien ..? " tanya balik Dokter
" Saya saudara dari Fandi Dok dan saya mengetahui semua yang terjadi pada Hana , Fandi saat ini sedang pulang untuk menenangkan diri nya , jadi untuk urusan Hana untuk sementara saya yang bertanggung jawab ." Doni menjelaskan
" Oh oke kalau begitu pak begini Pak , pasien sebentar lagi akan kami rujuk ke Dokter psikiater dan tadi pagi Pak Fandi sudah menyetujui ."
"pokoknya lakukan yang terbaik untuk Hana Dok ."
" Baik pak , sebentar lagi perawat akan datang untuk memindahkan pasien ke Dokter psikiater , saya permisi dulu pak karena masih ada pasien yang harus saya periksa ."
" ya Dok , terimakasih banyak Dok "
Doni pun melihat kondisi dan wajah istri sahabat kecil nya yang memprihatinkan.
" Semoga kalian bisa melewati ujian ini dengan baik" doa' Doni untuk keluarga kecil Fandi
****
Setelah sampai rumah ,Fandi pun langsung di berondong pertanyaan dari anak-anak nya.
" Ayah darimana saja ko baru pulang ?"
" Ayah , mamah juga kemana ko gak ikut pulang..?"
" Ayah , Kaka mau ketemu mamah yah ...
" iya , iya Kaka sabar dong nanya nya satu satu , mamah belum bisa pulang sayang soalnya harus pergi ke rumah Uty soalnya ada keperluan mendadak sayang ." ucap fandi berbohong .
" oke sekarang adek sama kakak main dulu ya , ayah mau mandi dulu tu badan ayah lengket sayang , oke jagoan ayah ." ucap Fandi menahan hati yang bergetar
" oke ayah ".
****
" masih ko mas ada apa emangnya ..?"
" bisa gak kalau mas minta tolong jagain anak-anak sampai mbak mu pulang dari rumah sakit ,"
" loh sebenarnya mba Hana tu dimana si mas ..??" tanya hasty kepo
" mbak mu di rumah sakit masih ada luka yang harus di obati , tapi jangan bilang sama anak-anak atau ibu bapak ku kalau mbak mu di rumah sakit ."
" iya mas aman itu ."
" Yaudah terimakasih ya atas bantuan mu . nanti mas transfer uang jajan mu , mas mau ke kamar dulu abis itu mau kerumah belakang."
" oke siap"
Sehabis berbicara kepada hasty Fandi pun masuk kedalam kamar tidur nya bersama Hana , setiap ia mengingat istri cantiknya Fandi selalu mengingat pula rekaman cctv saat pria lain menyentuh tubuh istri nya.
" Aaarg brengs*k ,, kenapa harus terjadi seperti ini astaga mas bisa gila Hana ". gumam Fandi sambil mengacak-acak rambut nya.
" Sebaiknya aku mandi , biar pikiran ku lebih jernih". Fandi pun masuk ke kamar mandi untuk mendinginkan kepalanya berharap setelah ini ia bisa berfikir dengan jernih .
Setelah selesai mandi dan berpakaian , Fandi pun keluar keruang makan untuk mengisi perutnya yang sudah minta di isi , dilihatnya anak-anak nya mandi dengan di bantu Hasti dan ibunya Hasti .
sampai di ruang makan ternyata ada mbok Jum ( asisten rumah tangga yang juga orang yang merawat Fandi sedari kecil ).
" Assalamualaikum mbok "
" Waalaikumsalam le mau maem Ambi opo cah Bagus ( mau makan pakai apa anak ganteng ) ?" tanya mbok Jum
" nggo sek nek kene ae mbok sa'anane ( pakai yang ada aja mbok seadanya ) ".
" oh Yo kene mbok jipukno , lah nek Endi cah ayu Hana jare wingi mlebu omah sakit Iyo ke ? ( oh ya sini mbok ambilin , lah kemana anak antik Hana kata nya kemarin masuk rumah sakit iya nak?)"
__ADS_1
" iya mbok jatuh waktu pulang jenguk pakde Tejo , tapi jangan sampai ibu bapak tau ya mbok , bilang aja sama mereka Hana pulang ke rumah orangtuanya ada perlu ".
" Iya mbok janji nak ."
Setelah Fandi menyelesaikan makannya , dia langsung ke rumah belakang untuk melihat kedua orangtuanya , dilihatnya mereka sedang menonton TV .
" Assalamualaikum Pak buk "
" Waalaikumsalam cah Bagus "
" Sibuk Tah ko baru kelihatan ", tanya ibu Fandi
" Iya buk , Alhamdulillah ibu bapak gimana badannya udah sehat ?"
" Ya gini aja namanya juga orang tua nak. loh Hana mana dari kemarin ko gak kesini " tanya ibu Fandi
" Hana kemarin dapat telpon buk dari orang tua nya terus mendadak di suruh pulang ke sana sebentar Bu."
" laaah ko tumben gak pamit ibu bapak ya , sama anak anak juga..?" tanya ibu kaget
" gak Bu cuma sebentar ,iya dia buru buru sampe lupa tadi juga telpon buat sampean maafnya."
" yaudah gak apa-apa yang penting semua baik dan sehat , terus anak-anak sama siapa ?"
" udah Fandi titipin hasty dan mbok Jum buk , pokoknya ibu bapak gak usah khawatir ya jaga terus kesehatan yaa , Fandi istirahat dulu Bu pak ."
" iya cah Bagus kamu juga harus jaga kesehatan ya nak ."
Fandi pun hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala.
****
Fandi pun masuk ke kamar anak anak nya ,di lihat mereka sedang bermain Fandi pun menghampiri anak anak nya.
" hey jagoan ayah lagiapa...??"
" Hay ayah aku lagi main lego sama adek .."
" Kaka sama adek sudah makan belum...???"
" sudah ayah tadi di siapin Tante hasty.."
" Yaudah ini sudah malam sekarang di bereskan mainan nya terus kita bobo ayah yang temenin bobo oke , adek sini ayo ayah bantu pipis ke kamar mandi yuk ganteng.."
Setelah bantu bersih bersih anak-anak nya , mereka pun mulai naik ke atas tempat tidur.
Dengan posisi Fandi yang berada di tengah anak anak nya mereka mulai mengistirahatkan tubuh mereka.
" ayo Kakak sebelum tidur baca doa dulu ". dan langsung di lakukan oleh anak sulung Fandi
" kakak , adek selama mamah ke rumah Uty kalian di temenin Tante Hesti ya jangan nakal dan rewel oke harus jadi anak yang baik ".
" ayah memang mama pulang nya lama ya...?" tanya si sulung dan si bungsu mulai merapatkan mata nya seiring dengan habisnya susu di botol nya .
" gak ka , doain aja mama cepat pulang ya , udah sekarang bobo tu adek aja sudah bobo." si sulung pun mulai menyusul sang kakak ke alam mimpinya.
Saat Fandi juga sudah mulai memejamkan matanya ponselnya pun berdering , dengan pelan 2 ia lihat ternyata pesan dari sahabat nya Doni .
" fan , istri mu sekarang sudah di pindahkan ke dokter psikiater ruangan bugenvil ya " .
" Soal si brengs*k itu , kawanku pun sudah mulai bergerak untuk mencari nya ,hanya itu yang aku ingin infokan ."
Fandi hanya membacanya tanpa adal keinginan untuk membalas pesan Doni. dia pun meneruskan tidur lelapnya.
****
__ADS_1