
Setelah mendapatkan perintah dari Ibu mertuanya untuk membantu Kasih untuk mengemas barang-barang milik nya , sahabat baik Hana yang sekarang menjadi Kakak iparnya sungguh sebuah kebetulan yang tidak di sangka ( Namanya dunia halu semua jadi mungkin , iya gak gaes 🤭).
Kasih , Hana serta Bik Asih yang sedang mengemas barang-barang milik Kasih di dalam kamar utama yang ada di penthouse , sedari tadi Kasih terus menatap pada sahabatnya yang memanggil suaminya dengan sebutan Abang untuk meminta penjelasan namun Hana yang sebenarnya merasa di tatap oleh Kasih memilih berpura-pura acuh dengan menahan tawanya .
" Han , gak ada yang mau kamu ceritakan ?". pancing Kasih .
" Nggak , emang ada apa ?". jawab Hana berpura-pura tidak mengerti .
" Hana ". panggil Kasih dengan sedikit geregetan pada Hana .
" Apaan sih Kas , masih banyak waktu Oke . Sekarang mending kamu cepet-cepet beresin dari pada Mamih ngamuk lagi ." ucap Hana mengerjai sahabatnya .
" Kamu hutang banyak penjelasan Hana Fishera " ucap Kasih.
Mendengar ucapan dari Hana , Kasih langsung terdiam dan langsung melanjutkan kegiatan .
**********
Di ruang tengah tepatnya tempat dimana menjadi saksi eksekusi seorang Roy yang di hajar habis habisan oleh adik iparnya serta Mamih nya .
Dan kini keributan itu mulai kembali terdengar bukan karena Roy di serang lagi oleh Hana dan Mamih Esty namun dengan Adiknya yang sedang mengobati warna merah yang tersebar di badan Roy oleh Dean adiknya .
" Lo bisa diem gak sih Roy , gimana gue mau kasih salep kalau Lo gerak terus ". sahut Dean sewot .
" Ini tuh perih Dean ... Aargh gak kira - kira ya binik Lo ... Dasar adik ipar durhaka ". gerutu Roy yang mana membuat Dean sebal , Mamih Esty dan Papih Dika yang sedang memangku baby Sheina dan Sheila mengernyitkan keningnya mendengar gerutuan putra sulungnya yang menyebut nama menantunya .
" Jangan ngumpat istri gue Roy ... Dia begitu juga karena ulah Lo , nih mampus gak Lo ...". sahut Dean sewot mendengar Roy mengumpat istri cantiknya dan Dean menekan salep yang ia oles pada pinggang kakaknya .
" Sakit Bodoh " ucap Roy pada Dean.
" Ini apa - apa an sih cuma berdua aja ribut kaya gitu inget umur dan inget buntut Dean , Roy ". tegur Papih Dika dan Mamih Esty hanya menggeleng kan kepalanya .
" Ini nih si Roy ngumpat istri Dean , Pih ". adu Dean pada Papih Dika .
" Emang salah apa mantu Mamih di umpat si anak nakal itu " . tanya Mamih Esty .
" Tadi kan dia di serang sama Hana , Mamih tau dia di tampar , di duduki Hana dan abis di cubiti Hana asal tau aja ya Mih cubitan Hana tuh pedes banget ". jawab Dean pada Mamih Esty .
" Iya nih Mih , Roy di hajar sama menantu Mamih yang cantik tuh " ucap Roy .
" Kenapa Hana sampe ngamuk gitu sama Roy ". tanya Mamih Esty penasaran .
" Mamih dan Papih tau kalau wanita yang di nikahi sama si Bodoh adalah sahabat baik Hana yang udah lama gak ketemu dan begitu ketemu tuh si Kasih ceritain kekejaman si Roy dan Hana yang denger itu yang kebetulan tau pelakunya begitu ketemu langsung aja nge hajar si Roy tanpa ampun ". jelas Dean pada Mamih Esty dan Papih Dika .
" Benar begitu Roy ?". tanya Papih Dika dan di angguki oleh Roy .
__ADS_1
" Dean buruan olesi salep nya jangan nge bacot aja lo kaya emak - emak ." suruh Roy pada Dean.
" Dih si sialan nyuruh orang gak ada baik - baik nya ". sahut Dean .
" Ini juga karena perbuatan istri Lo ya ." jawab Roy .
" Dih itu si Mamih juga nge hajar Lo , Papih gak Lo suruh ngoles in beginian . Oh ya Roy rasanya gimana ini bekas cubitan sebanyak ini , gue yang di cubit Hana sekali dua kali aja rasanya pedes perih banget apa lagi ini Roy . Lo sih diem - diem otak Lo penjahat jadi gini kan ". sahut Dean panjang lebar .
" Gak usah mulai mancing Mamih lagi Dean , Sumpah mulut Lo butuh di tampol Dean ". jawab Roy dengan mendengus .
" Dean gak usah kebanyakan ngomong udah belum itu ngobatin nya , nih si kembar nangis ". ucap Mamih Esty yang dari luar balkon dengan menggendong kedua bayi kembar Sheila dan Sheina .
" Belum Mih dikit lagi ... Itu haus dia Mih , soalnya dari sejak Hana ngamuk belum di susu in sama Hana ". jawab Dean .
" SAYANG NIH SI KEMBAR HAUS ". teriak Dean kepada istrinya yang sedang membantu Kasih berkemas .
" Eh buset nih orang mulut nya gak ada akhlak ya teriak di telinga orang " . sahut Roy ketus dengan mengelus telinganya .
" Sorry Roy gak sengaja ". jawab Dean sekenanya .
Hana langsung keluar begitu mendengar suara teriakan dari suaminya dan langsung mengambil si kembar untuk di beri ASI secara bergantian dengan menutup bagian dadanya .
" Mih , Roy ikut pulang ya ... hukuman nya yang lain aja mijitin Mamih setiap malam Roy juga mau ". rayu Roy pada Mamih Esty .
" Gak ada tawar menawar Roy keputusan Mamih sudah finally ." jawab Mamih Esty.
" Ya kan bisa tidur bareng Kasih kan dia udah jadi istri nya Roy , Mih ". rengek Roy melebihi anak TK .
" Wooo ngaku istri tapi kelakuannya begitu ... " sahut Dean .
" BERISIK DEAN ". bentak Roy .
" Ngapain tidur bareng sama Kasih yang ada kamu cuma mau manfaatin dia aja buat manja in pusaka kamu tanpa ngerti perasaan nya dia , sudah cukup Roy kamu nyakitin hati dan fisik dia ". jawab Mamih Esty bersamaan dengan keluarnya Kasih dan Bik Asih .
" Mih , Kasih sudah selesai ". ucap Kasih pada Mamih Esty .
" Yaudah kalau gitu mari kita pulang , Kasih nanti kamu semobil dengan Mamih dan Papih biar Hana dengan suaminya " jawab Mamih Esty .
" Bik Asih tolong di rawat tuh anak nakal ya ". pesan Mamih Esty pada Bik Asih yang menganggukkan kepalanya dengan tersenyum kecil .
" Roy , kamu angkat semua barang-barang Kasih ke mobil ". perintah Mamih Esty ...
" Mih please , Roy pulang ya ". Roy masih berusaha merayu Mamih Esty .
" Gak Roy , bukan nya dari kemarin kamu berusaha ingin menginap disini sampai membohongi Mamih , dan sekarang kamu bisa nginap di sini sepuasnya Mamih gak akan ribet lagi Roy ". jawab Mamih Esty.
__ADS_1
" Mamih jangan gitu dong ... tega banget sih sama Roy ". ujar Roy lagi .
" Kamu duluan yang buat Mamih tega Roy , udah ah gak usah drama buruan itu bawa barang - barang punya Kasih ke mobil ". ucap Mamih Esty dan mau tak mau Roy pun harus menerima nya .
Dan semuanya pun bergegas turun ke lantai 1 bersiap untuk pulang meninggalkan Roy di pent house nya .
Mamih Esty , Papih Dika , Hana dan Dean serta kedua bayi kembar nya, kasih dan Roy yang membawa barang-barang milik istrinya pun sampai di teras lobby apartemen dimana 2 mobil sudah bersiap .
" Baby Sheila dan Sheina mari kita pamit sama Om Roy yang menyedihkan ..."ucap Dean pada kedua putrinya yang berniat mengejek Kakak nya .
" Yah Dek masa Om Roy nya di tinggalin sendirian pinter ya Dek jangan kaya Papah mu yang sialan ". jawab Roy kepada kedua keponakan kembarnya menciumi kedua bayi cantik itu dan membalas ocehan adiknya .
" Hana sama Dean pulang dulu ya Bang ". pamit Hana pada Kakak iparnya dengan wajah yang tak se ramah biasanya .
" Jangan marah lagi dong Han kan kamu juga udah nge hajar Abang abis abisan ". ucap Roy sambil mengusap lembut kepala Hana dan di angguki oleh Hana , Dean yang melihat Roy memegang kepala Istrinya pun mulutnya langsung merepet .
" Woi tangan di kondisikan ... istri gue tuh ". teriak Dean dan Hana langsung masuk ke dalam mobil milik suaminya .
" Dasar Adek gak ada akhlak nya ." umpat Roy.
" Mih , Pih semuanya Dean duluan ." pamit Dean .
" Tin " Dean mengklakson mobilnya sebelum meninggal kan kedua orang tua nya dan Kakak nya .
" Dengan hukuman ini semoga kamu lebih bisa menghargai seorang Kasih , wanita yang kamu nikahi dan mengandung calon bayi mu yang sudah menerima perlakuan semena-mena dari mu Roy , yaudah Mamih pulang dulu inget gak usah pulang ke rumah Dewantara karena itu percuma Roy gak akan bisa masuk ". pamit Mamih Esty yang di sertai dengan Omelan .
Roy langsung memeluk tubuh wanita yang sudah sangat berarti untuk nya setelah Mama kandung nya .
" Maaf in Roy ya Mih " jawab Roy dan mencium tangan Mamih Esty serta kening dan pipi Mamih Esty .
" hadeeeuh kamu tuh Roy itu istri Papih tuh main nyosor aja ". sahut Papih Dika .
" Aaarrgg anak sama Papih sama aja gesrek nih , orang Roy sayang Mamih Yee ...". jawab Roy sambil mencium tangan Papih Dika dan di balas pelukan oleh Papih Dika dan membisikkan sesuatu pada anak sulung nya.
" Roy , Papih pulang ya ... Roy inget waktu kamu ngeledekkin Dean yang gak bisa transfer ke Hana nah sekarang saat nya Papih bilang sama kamu ... MOHON BERSABAR INI UJIAN hahahah ". ucap Papih Dika dan langsung masuk ke dalam mobil nya .
" Ayo Kasih masuk mobil ". ajak Mamih Esty pada menantu barunya .
" Iya Mih tunggu Kasih mau pamit sama Kak Roy dulu ." jawab Kasih dan mendekat pada suaminya yang tampak menyedihkan.
" Ka Roy Maafin Kasih karena Kasih ka Roy jadi kena masalah ". ucap kasih pada Roy dan dengan gerakan cepat Roy menarik Kasih masuk ke dalam dekapan nya .
" Ini semua salah saya , Maafin semua yang pernah saya lakukan sama kamu ya Kas ... dan jaga diri serta calon bayi kita ."jawab Roy dengan mencium kening Kasih dengan lembut yang mana membuat Kasih terkejut pasal nya itu sikap Roy termanis yang pernah ia dapatkan dari suami galak nya .
" Yaudah Kasih pamit ya ... ka Roy jaga diri dan kesehatan ." pamit Kasih Setelah Roy melepaskan ciuman di keningnya dan mencium tangan suaminya untuk kedua kalinya setelah acara akad nikah .
__ADS_1
Dan Kasih pun masuk ke dalam mobil duduk di samping Mamih Esty meninggalkan suaminya yang termangu di depan lobby gedung apartemen nya .
*******