Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 105


__ADS_3

Setelah kepergian mantan istri serta suami barunya , Fandi pun duduk termenung di kursi terasnya mengabaikan kedua putranya yang bermain sendiri melamun kan sesuatu yang tak seharusnya di lamunkan hingga tepukan seseorang di bahunya menyadarkannya .


" Puk Puk "


Fandi pun dengan segera menghapus air mata yang menggenang di pelupuk matanya dan menoleh pada seorang yang menepuk bahu nya yang ternyata Rendi kakak ipar nya.


" Kenapa ?". tanya Rendi. namun Fandi tak menjawab hanya menggeleng kan kepalanya.


" Ko Mas jadi heran ya sama kamu Fan ". ujar Rendi pada Fandi .


" Maksudnya Mas Rendi ?". Fandi mengernyitkan keningnya tak mengerti.


" Ya heran dong malah bisa di bilang lucu . kenapa Mas bilang lucu karena kamu sendiri yang dari awal kekeh ingin berpisah dengan Hana sampai kamu memperlakukan dia semena - mena , kamu pulang kan dia dan menceraikannya saat dia hamil yang benar bukan darah daging mu , Tanpa di sadari kamu sudah sangat melukai perasaan nya , harga diri nya , kamu hakimi seolah semua atas kesalahannya , kamu menutup mata bagaimana menderita nya Hana saat itu Fandi. "


" Dan sekarang dia hadir bersama pria yang memang suami nya bahkan Ayah biologis dari bayi yang di kandung Hana dan Mas melihat pria itu memperlakukan kedua putramu sangat baik . Lalu kenapa kamu sekarang bersikap seolah-olah merasa frustasi atas keluarga baru Hana ?".


" Atau kamu berharap setelah kamu ceraikan hidup Hana berantakan ?"


" Dan ini di luar ekspektasi mu Fandi . Hana di nikahi pria yang ternyata cukup bertanggung jawab dan sepertinya suami baru Hana bukan orang sembarangan . MENYESAL pun tak ada gunanya Fandi ."


" Tugas mu sekarang bertanggung jawab lah kepada kedua putra mu dan tata kembali hidup mu jadi lebih baik jangan begini seperti pria menyedihkan saja ." ucap panjang kali lebar Mas Rendi sambil menepuk bahu Fandi dan beranjak masuk kedalam rumah dengan membawa kedua keponakannya .


Meninggalkan Fandi yang masih terdiam entah sedang mencerna ucapan kakak ipar nya atau tidak .


(hanya Author yang tahu isi ot*k Fandi 🤭).


******


Setelah menempuh perjalanan selama +- 2 jam akhirnya Dean dan Istrinya sampai di depan lobby cabang hotel nya yang ada di kota Surabaya dengan lancar .


Joni pun langsung turun dan memberikan kunci mobil pada parkir valet dan menurunkan barang barang Bos nya dan di bantu oleh Uni . Pegawai hotel yang melihat Joni sang asisten pribadi Bos nya pun langsung beranjak untuk menyambut kedatangan Bosnya secara dadakan .


Dean dan Hana pun turun dari mobil dan langsung meletakkan kedua bayi kembar nya di stroller nya yang siap di dorong oleh Uni .


Dean pun langsung mengambil tangan Hana untuk di gandeng nya masuk ke dalam hotel nya .


Dean yang sudah biasa mengabaikan sapaan pegawainya. berbanding terbalik dengan Hana yang membalas sapaan pegawai hotel dengan senyum ramah.


Dean pun langsung beranjak masuk kedalam lift menuju kamar pribadinya yang memang tidak di perkenankan untuk di sewakan .

__ADS_1


" Ceklek "


Joni pun langsung membuka pintu kamar milik Bos nya.


Hana pun di buat kagum dengan isi kamar hotel milik suaminya .


Uni pun langsung meletakkan kedua bayi kembar itu di ranjang king size .


" Uni , biar saya yang mengurus si kembar kamu ke kamar mu saja ya istirahat, saya tau kamu pasti lelah ." ucap Hana .


" Pak Joni tolong antarkan Uni ke kamar


nya ya ". perintah Hana pada asisten suaminya .


" Baik Bu " jawab Joni dan beranjak akan keluar kamar bosnya bersama Uni namun belum sempat membuka pintu , Dean sudah menghentikan langkah Joni .


" Jon tolong carikan boks bayi ukuran besar dan pasang di kamar ini ". pinta Dean pada asisten pribadi nya. Joni pun mengangguk kan kepalanya dan langsung berlalu keluar dari kamar Bos nya.


" De buat apa ko pesan boks bayi ?" tanya Hana sambil mengelap bayi kembar nya secara bergantian.


" Ya buat tidur si kembar lah masih nanya aja sih kamu ". jawab Dean .


" Ya kan kita hanya sehari Dean buang - buang uang tau ". kata Hana dengan merapihkan kembali perlengkapan kedua bayinya .


" Udah , jagain dulu ya … saya mau mandi dulu " kata Hana dan langsung berlalu masuk ke dalam kamar mandi .


******


Hana keluar dari kamar mandi dengan mengernyitkan keningnya saat melihat kedua bayi kembar nya yang sudah berada di dalam boks nya yang baru .


" Sejak kapan ?". tanya Hana .


" Dari tadi tuh lihat bagus gak ? buruan jangan diem aja , kasihan itu udah pada haus ." kata Dean.


" Bagus " kata Hana singkat dan langsung menyusui kedua bayinya secara bergantian hingga kedua bayi kembar nya tertidur pulas dan Hana meletakkan kedua bayi kembar nya di boks baru nya .


Bertepatan dengan Dean yang keluar dari dalam kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk putih yang melilit di pinggang nya , Hana pun melihat penampilan suaminya dengan tatapan takjub . tubuh atletis putih bersih dan berotot ,


Rambut yang basah dan sedikit acak-acakan dengan tetesan air yang membasahi dada bidang dan perut six pack nya satu kalimat di benak Hana .

__ADS_1


" sexy and perfect to "


Dean yang melihat istrinya terbengong melihat penampilan nya pun mulai mendekati nya dan langsung mengecup bibir manis Hana ,


sekali ,


dua kali dan seterusnya ...


Dean pun melepaskan ci*m*nya dan ajaibnya kali ini Hana tersenyum manis pada Dean . melihat respon Hana Dean pun mulai mencium bib*r Hana dengan lembut mereka sama sama saling mereguk manisnya madu yang mereka berdua ciptakan .


Dean yang merasa Hana mulai mau membalas ciuman nya pun semakin memperdalam nya dengan menuntun Hana berjalan di dekat ranjangnya , Dean pun semakin menekan ciuman nya membuat istrinya terbaring di ranjang king size dan tangan nya pun mulai menjelajahi apa yang terdapat pada istrinya membuat Hana kuwalahan dengan perlakuan nya . Dean yang sudah tak tahan dengan permainannya sendiri pun mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah cantik Hana . Hana pun melihat sorot mata suaminya yang sudah berselimut kabut ...


" Ya dia suamiku tak sepantasnya saya selalu menolak apa yang sudah menjadi hak nya ". gumam Hana dalam hati.


" Han … Hana kamu percaya sama saya kan ?". tanya Dean lembut dengan nafas yang memburu.


dan Hana pun mengangguk kan kepala nya dengan pipi yang merona .


Tak menyia-nyiakan kesempatan Dean pun mulai membuka handuk yang masih melilit di pinggang nya , Hana yang melihat isi nya pun memekik dan seketika menutup mulutnya dengan kedua tangan.


" Astaga pantes aja waktu itu sakit banget … apa karena badannya yang lebih tegap dari Mas Fandi jadi itu" nya pun berbeda jauh ukurannya ..." . gumam Hana dalam hati terkejut .


" Han … kali ini saya janji akan melakukan nya dengan pelan dan lembut ". ucap Dean lagi .


yang mana membuyarkan keterkejutan Hana pada pusat tubuh suaminya dan Hana tanpa sadar pun mengangguk kan kepala nya membuat Dean memekik senang


Dean pun mulai melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan . Dengan perlahan menyatukan hati dan raga mereka membuat Hana memekik merasakan sesuatu yang sesak dengan perlahan Hana membuka matanya .


" De … " masih ada nada kekhawatiran dari Hana .


" Hey … sayang … aku janji bakal pelan " ucap Dean meyakinkan .


Dan Dean pun melakukan apa yang seharusnya ia lakukan menepati janji nya untuk melakukan nya dengan pelan dan lembut sehingga Hana mulai merasa nyaman . mereka terus berpacu hingga saat akan memuncak Hana tersadar .


" Dean jangan buang di dalam si kembar masih kecil " Hana memperingatkan suaminya dan Dean menganggukan kepalanya hingga Dean menyelesaikan tugasnya dengan menuruti perintah istrinya .


Sesudah nya Dean pun membersihkan cair*n nya yang ada pada tubuh Hana menggunakan tisu dan menarik selimutnya menutupi tubuh Hana dan berbaring di samping isteri nya yang masih mengatur nafasnya . Dean pun menoleh pada istrinya dengan tersenyum manis dan mengecup kening Hana .


" Terimakasih kamu sudah percaya dengan saya ". ucap Dean pada Hana yang menganggukkan kepalanya dengan wajah bersemu merah dan mulai memejamkan matanya menuju dunia mimpi.

__ADS_1


Dean pun langsung mendekap erat tubuh Hana dan ia pun ikut menyusul sang istri ke dunia mimpi yang tak nyata ..


*******


__ADS_2