Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 207


__ADS_3

Matahari pun belum saatnya menampakkan sinar cerah nya karena masih terlalu dini di pukul 3 pagi untuk sang surya tampak namun di lantai 2 tepatnya di kamar milik sepasang suami istri yang sedang berbahagia karena hadirnya buah hati mereka . Baby Rey Adelard Fernando terbangun dan menangis karena merasakan tenggorokannya yang kering haus meminta sumber makanan dan minum nya .


Kasih yang mendengar anak nya menangis bukan nya beranjak bangun ia malah menutup telinga nya dengan bantal bersamaan dengan Ayah si baby yang sedikit melihat apa yang di lakukan oleh sang istri .


Roy bangun karena mendengar suara tangis sang putra yang sangat nyaring , tangan Roy terulur membangun kan sang istri untuk memberikan ASI pada sang putra , namun bukannya bangun Kasih malah semakin merapatkan bantal yang ia dekap menutupi telinga nya .


Melihat sikap Kasih membuat Roy geram setengah mati dan beranjak mendekati sang putra yang masih menangis dan menggendong putranya berharap tangis sang putra mereda .


Bukannya mereda tangis sang putra kian kencang seiring dengan rasa haus yang ia rasakan , sambil menggendong sang putra Roy menggoyangkan tubuh sang istri agar bangun dan menyusui sang buah hati .


" Bunda bangun ini kasihan baby Rey nya haus ... " ucap Roy pada Kasih yang masih enggan membuka bantal nya


" Aku ngantuk Yaaah ..... " jawab Kasih di balik bantalnya .


" Aku tau Bun semalam baby Rey sedikit rewel dan buat waktu tidur mu berkurang tapi please kasih baby Rey Asi dulu habis itu kamu boleh tidur lagi sayang ....". Kata Roy .


" Bun ayo dong kasihan ini baby Rey nya ". kata Roy lagi namun Kasih tetap tak ada pergerakan untuk bangun membuat Roy geram dan panik tak tega karena tangis Baby Rey semakin kuat .


" Bun ayo susu in baby Rey dulu ...." lagi - lagi Roy berusaha membangun kan Kasih dengan menggoyangkan bahu Kasih namun Kasih malah menampik tangan Roy yang bertengger di bahunya membuat emosi roy meradang .


" KASIH BANGUN ATAU SAYA AKAN BERBUAT KASAR ...." teriak Roy sangking geramnya pada Kasih .


" APA ... AKU GAK MAU NYUSUIN BABY REY YAH ... ****** AKU SAKIT LECET KAMU GAK TAU KAN RASA NYA TU SAKIT DAN AKU NGANTUK KA DARI SEMALAM BABY REY REWEL TAPI KAMU MALAH TETAP TIDUR TANPA NEMENIN AKU YAH ...." balas teriak Kasih sambil beranjak duduk dengan wajah yang menantang tak mau kalah dari Roy semakin membuat Roy emosi .


" KALAU KAMU GAK MAU NYUSUIN GIMANA DENGAN BABY REY ,KASIH ...." teriak Roy lagi .


" AKU GAK MAU DAN JANGAN PAKSA AKU KA ...." balas teriak Kasih .


Alih - alih suara canda gurau yang terdengar yang ada suara tangisan kencang dari si baby Rey dan teriakan panik dan bingung dari Roy Fernando karena Kasih istrinya tidak mau menyusui sang buah hati yang sudah sangat kehausan .


Sehingga suara gaduh di kamar itu membangun kan sebagian penghuni rumah besar itu , Uni yang memang tidur di kamar kedua putra Hana dan Dean pun langsung beranjak bangun mendekati kamar besar di ujung kanan bertepatan dengan Mamih Esty dan Papih Dika yang baru muncul dari anak tangga terakhir .


" Uni ada apa dengan Kasih dan Roy kenapa ribut seperti itu ? ". tanya Mamih Esty pada Uni .


" Saya kurang tau Nyah ... saya hanya denger Bu Kasih dan Pak Roy saling teriak dengan baby Rey yang menangis kencang Nyah ..." jawab Uni .


" Yaudah ayo kita lihat ada apa sih ... pagi - pagi buta gini udah ribut ..." kata Mamih Esty sambil jalan mendekati kamar Roy dan Kasih .


" KASIH KAMU KETERLALUAN " teriak Roy penuh emosi pada Istrinya yang masih menantang tak mau kalah .


Mamih Esty , Papih Dika dan Uni pun kompak menempelkan telinga mereka di pintu kamar Kasih dan Roy yang masih terdengar suara teriakan bersautan hingga mereka masuk saat mendengar suara .


" KAMU SEORANG IBU GILA KASIH ....."


" PLAAAKKK " Umpat Roy sambil menampar pipi kanan Kasih dengan keras sehingga membuat Kasih terjatuh di ranjang menangis sambil mengelus pipi nya yang terasa pedih dan merah .


" BRAAAKK ". pintu kamar yang untung nya tidak di kunci itu pun di buka dengan kasar oleh Papih Dika .


" ASTAGA ROY APA YANG KAMU LAKUKAN ..." teriak Mamih Esty pada putra sulung nya dan mendekati Kasih yang menangis dengan mata yang melotot dan raut wajah yang sangat marah pada Roy .


" Hei Kasih ada apa nak .... Kenapa jadi seperti ini ..?". tanya Mamih Esty duduk di samping Kasih dan mengelus punggung Kasih dengan lembut .


" KASIH GILA MIH ... ANAK NANGIS KEHAUSAN TAPI DIA DENGAN TEGANYA GAK MAU MENYUSUI BABY REY HANYA KARENA PUTINGNYA SAKIT  ...." jawab Roy berteriak dengan emosi yang masih tinggi .


" Roy pelan kan suara mu ... kenapa harus pakai emosi seperti ini hah ..." ucap Mamih Esty pada Roy .


" DIA PANTAS DAPAT ITU KARENA GAK BECUS JADI SEORANG IBU UNTUK BABY REY ". teriak Roy lagi dengan menatap tajam Kasih yang juga menatap nya tajam .


" KAMU YANG GAK BECUS ROY ... KAMU GAK TAU AKU NGANTUK DAN SAKIT DI ****** AKU DAN KAMU DENGAN SANTAI NYA TIDUR HAH ...." balas teriak Kasih ...


" KAMU JAHAT ROY HUUUAAA ...." teriak Kasih sambil menjambak rambutnya dengan kencang bahkan Mamih Esty pun tak bisa menghalaunya sampai tiba - tiba Kasih jatuh pingsan .


" PLAAAKK ". terdengar suara tamparan yang di lakukan oleh Papih Dika pada Roy dan Uni pun berlari keluar kamar Roy dan Kasih menuju lantai 3 kamar Dean dan Hana .


" Bukan seperti itu mengatasi ibu dari anak mu Roy ...cari tau kenapa dia sampai seperti itu ..." Kata Papih Dika sambil beranjak membantu istrinya menangani menantunya yang pingsan meninggalkan Roy yang masih diam menggendong baby Rey yang masih menangis .

__ADS_1


" Pih ... Mamih mau buat kan susu formula dulu buat Baby Rey ya ...". kata Mamih Esty dan di angguki oleh Papih Dika .


Ya Mamih Esty teringat bila saat baru lahir Asi Kasih belum begitu keluar dan ia membelikan susu formula untuk cucu nya agar tak rewel kehausan .


**********


Dengan nafas yang terengah - engah Uni yang lupa adanya lift dan menaiki tangga karena panik sekaligus ngeri melihat Roy berteriak marah untuk pertama kalinya .


" Huh hah huh bodoh nya orang ada lift kenapa juga lewat tangga huh ..." gumam Uni berhenti sejenak setelah berhasil melewati anak tangga terakhir .


" TOK TOK TOK "


" TOK TOK TOK " Uni mengetuk kamar Dean dan Hana dengan kekuatan penuh .


" Eeemmzz gila kali tuh orang ngetuk pintu kasar banget malam - malam gini ". gumam Dean yang terganggu tidurnya .


" Emmz siapa si Mas ... Loh masih jam 3 loh ko udah ribut ya ...?". tanya Hana yang juga terganggu dengan ketukan pintu dan ia pun menyipitkan pandangannya pada jam dinding .


"TOK TOK TOK ". ketukan pintu itu pun terdengar lagi ..


" Huh apaan sih tu orang ..." gerutu Dean dan hendak beranjak bangun namun di cegah Hana .


" Biar aku aja yang buka Mas kali aja ada yang gawat ..." kata Hana dan di angguki oleh Dean yang mulai memejamkan kembali matanya .


Hana pun turun dari ranjang dan langsung memakai kimono baju tidurnya berjalan membuka pintu kamar nya dengan sedikit karena ia tak mau orang itu melihat suaminya yang tertidur .


" Ceklek "


" Loh Uni ada apa ... anak- anak sakit ?". tanya Hana panik setelah melihat orang yang mengetuk pintu kamarnya adalah Uni pengasuh kedua putranya .


" Eng gak Bu ... Tapi itu Bu ..." sahut Uni sambil mengibaskan kedua tangan nya .


" Apa yang jelas dong Uni ...". seru Hana .


" Itu Bu ... Pak Roy dan Bu Kasih berantem karena Bu Kasih gak mau nyusuin Baby Rey dan sekarang Bu Kasih pingsan setelah di tampar oleh Pak Roy ..." jawab Uni pada Hana yang terkejut .


"Yaudah kamu tungguin si kembar ya tunggu di sofa itu aja .... saya mau bangunin Papah nya anak- anak dulu ...". ucap Hana sambil menunjuk Sofa yang tak jauh dari depan kamar nya yang di angguki oleh Uni .


Hana pun masuk kedalam kamar nya lagi dan tak lupa menutupnya untuk membangun kan sang Suami .


" Mas bangun buruan ada yang gawat ...." ucap Hana .


" Eeemz apa si kamu tuh ikutan ribut .... apa yang gawat ?". jawab Dean dengan mata yang masi lengket .


" Itu Kakak mu bikin ulah sampai Kasih pingsan Mas ... Ayo buruan bangun ..." kata Hana lagi dan Dean yang mendengar nama Kakaknya pun langsung bangun .


Hana dan Dean pun bergegas menuju kamar Roy dengan langkah cepat tak lupa ia menitip kan si kembar pada Uni ... Saat akan keluar dari lift Dean menghentikan langkah nya dan tatapan nya tertuju pada dada sang Istri .


" Sayang itu tali dulu kimono baju tidur mu biar dua semangka mu gak kelihatan ihh ..." ucap Dean dan Hana pun menundukan kepalanya melihat buah dadanya yang sebagian terekspos dan langsung menali kimononya dengan erat .


" Udah nih ..." kata Hana dan di angguki oleh Dean . Mereka pun langsung menuju kamar Roy , saat sampai depan kamar Roy ... Hana terkejut melihat Papih Dika yang sedang mengolesi minyak angin pada hidung menantunya dan Roy yang sedang menggendong baby Rey dengan tangis yang belum reda .


" Astaga Kasih ....". pekik Hana mendekat pada Kasih yang masih belum sadar kan diri dan Hana bisa melihat pipi Kasih yang merah dengan darah segar di ujung bibir Kakak iparnya sekaligus sahabatnya itu .


Hana yang melihat itu pun sungguh emosi ingin ia mencekik leher pria yang menjadi Suami sahabatnya itu sekaligus Kakak suaminya namun ia tahan karena melihat kondisi Kasih dan baby Rey .


Dean berjalan mendekati Kakaknya yang menggendong bayi laki-laki itu .


" Ada apa Roy sampai Kasih pingsan seperti itu ?" tanya Dean pada Roy yang masih menatap tajam ke arah istri nya .


" Udah sini biar gue gendong baby Rey nya udah dia haus di tambah lihat bapaknya yang lagi kesurupan jadi tambah takut dia Roy ... ". ucap Dean dan memaksa mengambil baby Rey dari gendongan Ayah nya .


" Usstt tenang ya ... jangan nangis lagi ganteng nya sama kaya Om Dean ya .... ". ucap Dean menenangkan keponakan nya itu .


" Dean kasih susu ini ... kasihan dia haus dan takut dengar orang tua nya yang berantem ...". Kata Mamih Esty sambil menyerahkan sebotol kecil susu formula khusus untuk bayi .

__ADS_1


Setelah memberikan botol susu pada putra bungsu nya Mamih Esty pun mendekati Hana dan Kasih yang belum sadarkan diri .


" Wow pelan - pelan boy ... Om Dean gak akan ambil yaa ... ". seru Dean yang melihat keponakan nya meminum susu nya dengan lahap sambil melirik Kakaknya .


" Roy sebenarnya ada apa ?". tanya Dean lagi pada kakaknya .


" Kalau Lo jadi gue De ...gue yakin Lo bakal ngelakuin hal yang sama seperti gue ... ". jawab Roy dengan emosi yang masih ketara .


" Iya apa yang di lakukan oleh Kasih sampai Lo marah begitu ...?". tanya Dean lagi dan Hana , Papih Dika dan Mamih Esty yang mencuri dengar atas jawaban dari Roy .


" Baby Rey tadi tuh bangun dan langsung nangis bukannya bangun dia malah nutupi telinga nya dengan bantal , gue udah minta dengan baik-baik untuk menyusui baby Rey eh dia malah gak mau dan teriak-teriak gak jelas kan gila tuh perempuan ... " jawab Roy dan Hana yang mendengar jawaban dari Suami sahabatnya membuat Hana semakin geram .


" Bang Roy bisa gak sih gak pake ngumpat Kasih biar gimana pun dia itu Ibu dari anak nya Abang ... " . sahut Hana tak terima mendengar Roy mengumpat Kasih .


" Tapi itu kenyataannya Hana dan saya baru pertama kali nya dengar seorang Ibu gak mau nyusuin baby nya hanya karena ngantuk dan sakit kan aneh ... ". jawab Roy tak mau kalah .


" Yang aneh itu Abang Roy makanya kalau mau punya anak jangan hanya mau enak bikin nya aja tapi tambah lagi wawasan nya .... coba Hana tanya setelah Kasih di nyatakan hamil pernah Abang cari tau apa yang di perlukan pada ibu hamil dan perempuan yang baru melahirkan apa itu baby blues pada seorang wanita yang baru saja melahirkan dan Hana yakin pasti TIDAK PERNAH .... Makanya Bang Roy bisa berbuat seperti ini pada Kasih yang sedang terkena sindrom baby blues dan bodoh nya Bang Roy pakai KEKERASAN ... " sahut Hana dengan emosi .


" Hamil dan melahirkan untuk pertama kalinya itu berat Bang dan kita sebagai perempuan apalagi Kasih ini pengalaman pertama nya harus nya Abang mensupport dengan cara yang halus bukan bertindak bagai preman pada istrinya makanya gini nih orang yang minim pengetahuan yang hanya mengandalkan kekuatan emosi .... Arogan ...." ucap Hana lagi dengan geram .


" Uuusst sayang sudah ... " seru Dean menenangkan Istrinya bersamaan dengan adanya pergerakan dari Kasih .


Hana pun langsung beranjak mendekati Kasih dan langsung memeluk tubuh Kasih yang bergetar menangis .


" Hiks hiks Hana .... Sakiiitt ..." keluh Kasih pada Hana .


" Iya aku tau kamu sakit nanti kita obati ya biar gak begitu sakit dan kamu bisa menyusui baby Rey ... Kamu sayang baby Rey kan .... ". jawab Hana dengan halus pada Kasih yang mengangguk kan kepala nya .


" Hana minta Bang Roy keluar dan cari tau apa itu BABY BLUES agar tidak sembarangan bertindak ...." pinta Hana dengan nada dingin .


Papih Dika pun keluar terlebih dahulu begitupun Dean yang masih setia menggendong keponakan nya yang mulai tertidur namun saat ia menoleh kebelakang Kakak nya masih diam tak bergerak .


Dean pun kembali mendekati Roy .


" Roy ayo keluar biar Kasih tenang dulu dan Lo di luar cari tau apa itu Baby blues.... ". ucap Dean sambil mendorong Roy agar keluar dari kamar nya .


Sampai nya di luar Roy langsung mendudukkan dirinya di sofa yang ada di depan kamar nya .


" Nih cari apa itu baby blues biar kamu gak bertindak bodoh lagi .... ". kata Papih Dika sambil menyodorkan sebuah tablet yang entah dari mana dan langsung di ambil Roy tanpa kata .


Roy mulai searching mencari tau apa itu baby blues .


" Baby blues adalah gangguan suasana hati yang dialami oleh ibu setelah melahirkan . Kondisi ini menyebabkan ibu mudah merasa sedih , lelah , lekas marah , menangis tanpa alasan yang jelas , mudah gelisah dan sulit untuk berkonsentrasi .


Kondisi ini jarang terjadi namun memerlukan penanganan yang serius , karena ibu mengalami halusinasi dan delusi yang dapat membahayakan bayi dan juga dirinya . Kenali gejala-gejala nya dan jangan biarkan ibu terjebak dalam baby blues syndrom atau depresi pasca melahirkan yang lebih berbahaya .


" Deg "


setelah membaca artikel mengenai baby blues hati Roy berdenyut dan rasa bersalah itu menyeruak di dalam hati nya .


Roy pun beranjak berdiri akan masuk ke dalam kamar nya untuk menemui Istrinya .


namun sudah di cegah oleh Papih Dika .


" Berhenti dan tetap duduk lanjutkan baca mengenai Baby blues sampai di luar otak biar kamu tidak lagi menjadi suami yang bodoh ... kamu bisa masuk jika Kasih meminta mu untuk masuk ." ucap Papih Dika dengan suara dingin .


" Tap .... " jawab Roy namun tak jadi setelah melihat tatapan Papih Dika .


" Astaga apa yang baru saya lakukan padamu Kas ... Maafin saya yang bodoh ini ... maaf ". gumam Roy dalam hati sambil mengusap kasar wajahnya .


**********"


ayah Roy Fernando


__ADS_1


Papah Dean Prada Dewantara



__ADS_2