Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 154


__ADS_3

Setelah menyelesaikan laporan hasil kerjaan nya selama di Turki , Roy membereskan meja kerja nya dan beranjak keluar dari ruangan nya dengan membawa berkas laporan untuk di serahkan kepada Direktur utama yang tak lain adalah Dean adiknya .


" Braak "


Seperti biasa Roy membuka pintu ruangan Dean dengan sepenuh tenaga yang mana seketika buku tebal melayang hampir mengenai kepala Roy dan pelaku pelempar sedang menggeram duduk di kursi kebesaran nya .


" Wuih hampir kepala gue ke sambit buku tebal gini ". ucap Roy santai dengan mengambil buku tebal yang ada di lantai .


" Bodo ... kemaren waktu galau Lo buka pintu normal Roy . Kenapa sekarang kumat lagi Lo ?". sahut Dean dengan sewot .


" Diih siapa yang galau , sorry bro gue bukan Lo yang galau sampe kerjaan gak keurus ". sangkal Roy santai .


" Cih ... saat Lo galau gue bakal ketawa ngakak lihat aja .. ". kata Dean .


" Dih nih orang kalau ngomong udah kaya emak-emak aja Lo De , udah ah gak usah berisik nih berkas laporan nya ". jawab Roy dan langsung meletakkan berkas yang ia bawa dan beranjak berdiri .


" Et mau kemana Lo ... duduk dulu biar gue periksa sebentar ". Dean menghentikan langkah Roy .


" Apaan lagi Dean ... aargh ribet banget sih Lo , gak usah manja minta di temenin segala Lo ". Roy mendengus .


" Lagian mau kemana sih Roy , punya istri sama anak aja gak buru-buru mau pergi ". ujar Dean .


" Dih sialan ... bukan urusan Lo , gue mau cabut ". ucap Roy dan langsung keluar dari ruangan Dean .


" Roy ... Roy ". panggil Dean tapi tak di gubris oleh Roy .


" Aaiis tuh orang ya benar-benar ... "gerutu Dean .


" Eh tunggu Hana lagi ketemuan sama sahabatnya dan minta di jemput di pent house milik Roy , apa hubungannya ya ...?". gumam Dean .


" Ah mending gue jemput Hana dan cari tau ada apa sebenarnya sahabat nya Hana sama pent house milik Roy ". gumam Dean dan membereskan meja kerja nya beranjak berdiri memakai jas nya kembali dan keluar dari ruangan nya .


Dean menutup pintu ruangan dan langsung turun menuju lobby untuk mengambil mobil dan langsung menuju Galleria Tower.


********


Usai memarkir kan mobil nya Roy langsung berjalan menuju penthouse nya , Roy membuka pintu pent house nya yang sepi .


" Ahk mungkin Bik Asih lagi istirahat ". gumam Roy .


" Tadi Kasih ngasih kabar kalau dia lagi dalam perjalanan pulang , apa dia lagi tidur ya ". gumam Roy lagi dan langsung berjalan naik ke lantai 2 dimana letak kamar nya .


Saat sampai di tangga teratas badan Roy kaku dengan mata yang melotot dan mulut yang menganga saat pandangan nya melihat seorang wanita cantik yang sangat ia kenal sedang menatapnya dengan sorot mata tajam .

__ADS_1


" Ha ... Hana ". ucap Roy tergagap dengan perlahan Roy mendekat dan berjongkok di depan Hana yang terdiam namun masih menatap tajam pada Kakak iparnya .


" Han , Abang bisa jel...." Roy mencoba berbicara namun sudah terpotong.


" PLAAAK "


Hana menampar pipi Roy membuat Roy terkejut dengan sikap istri adiknya dan terjungkal ke belakang .


Hana langsung bangun dan mencengkeram baju Roy .


" Itu buat Abang yang sudah bertindak kasar pada Kasih ... sahabat Hana " ucap Hana dengan menekan kalimat nya dan mata yang berkaca-kaca .


" Han tapi Abang bisa jelasin ". ucap Roy dengan berusaha menyingkirkan tangan Hana dari baju nya .


" JELASIN SEPERTI APA HAH ... IIISST KESEL ". teriak Hana dengan mencubit keras pinggang Roy yang mana membuat Roy memekik kesakitan .


" Aaaddduuuh sakiiitt Han ". pekik Roy merasa kan perih di pinggang nya .


" Waah gila sadis banget sih Hana pantesan aja Dean gak bisa berkutik bener aja betina nya kalau lagi marah mengerikan ." gumam Roy dalam hati .


" BIARIN INI GAK SEBERAPA DENGAN SIKAP KEJAM ABANG SAMA KASIH TAU ..." teriak Hana dengan terus berusaha mencubit badan Roy .


" Aduuh Sakiiitt Hana " pekik Roy .


" Hana ". panggil Kasih .


" KAMU DIEM KASIH , AKU MAU KASIH PELAJARAN SAMA INI ORANG BIAR GAK SEENAKNYA ". teriak Hana pada Kasih.


Melihat sahabatnya yang luar biasa dengan cepat Kasih mengambil si kembar untuk di pindahkan ke dalam kamar nya secara bergantian .


Hana masih mengejar Roy yang berusaha menghindar dari Hana , karena tidak fokus pada langkahnya , Roy ke sandung dengan pinggiran karpet sehingga Roy jatuh tengkurap dan Hana langsung duduk di atas badan Roy masih dengan mencubit badan Roy .


" Buuuuk "


Roy terjatuh .


" Aduuh " pekik Roy .


" BANG ROY JAHAT ."


" BANG ROY KEJAM BANGET UDAH KDRT SAMA KASIH ".


" AMPUUUN HAN IYA ABANG NGAKU SALAH ". Balas Roy dengan berteriak juga merasakan badannya yang habis di cubit in oleh Hana .

__ADS_1


Dean yang datang ke pent house milik Roy dan di bukakan pintu oleh Bik Asih dan langsung mendengar suara ribut di lantai atas pun langsung berlari naik ke atas .


" Deg "


Dean terkejut melihat Hana yang duduk di atas badan Roy dengan mencubit dan berteriak marah dengan air mata yang mengalir .


" HANA PIKIR ABANG PRIA YANG BAIK DAN MENGHORMATI SEORANG PEREMPUAN TAPI INI APA ABANG ROY SAMA AJA KAYA DEAN HAH .... BANG ROY NYEBELIN ". teriak Hana namun tidak dengan mencubit .


Dean yang mendengar ucapan istrinya pun di buat melongo .


" Haaaiis kenapa jadi Mas , Yank ". ucap Dean tak terima membuat Hana dan Roy menoleh pada Dean .


" WOY DEAN INI SINGKIRIN ISTRI LO DARI SINI MALAH BAHAS GAK PENTING DASAR BODOH ".teriak Roy merasa geram pada Dean yang masih terdiam.


" JANGAN BILANG SUAMI HANA BODOH BANG ROY ".teriak Hana lagi dan kembali mencubit badan Roy .


" Aaaaahkk sakiiitt Hana ". pekik Roy .


" Sayang sudah berhenti ". ucap Dean dan langsung mengangkat tubuh istrinya dari belakang menjauh dari Kakak nya dan Dean langsung memeluk erat tubuh Hana .


" Hey sayang sudah jangan seperti ini ... uust jangan nangis lagi ". ucap Dean menenang kan dengan memeluk erat tubuh Hana.


" Abang Roy kejam banget sama Kasih sama kaya kamu dulu Mas ". jawab Hana di dalam dekapan Dean, Dean yang mendengar ucapan Hana pun dibuat menganga .


" Ko jadi Mas yang di bawa - bawa sih yank ". Ucap Dean tak terima .


" Emang iya ". jawab Hana .


" huuuft , yaudah ayo kita duduk dulu ya biar sedikit tenang ". akhirnya Dean mengalah dan langsung duduk di sofa depan Roy yang sedang di berikan salep oleh seorang wanita yang tidak Dean kenal.


Begitu pun dengan Kasih yang langsung menghampiri suaminya yang masih berbaring di lantai .


" Kak , kamu gak apa-apa . sini biar Kasih bantu duduk di sofa dan Kasih ambil salep memar nya ". Ucap Kasih pada Roy .


" Roy " panggil Dean .


" Lo udah ngelakuin apa sih sampe istri gue ngamuk gini ". tanya Dean pada Roy .dan Roy hanya menggedikan bahunya .


" Terus kenapa , Lo udah memperkosa dia dan sekarang dia hamil atau gimana ?". tanya Dean lagi karena penasaran dan menunjuk ke arah Kasih .


" Jangan sembarang ngomong Dean , gue tampol Lo ." jawab Roy .


*********

__ADS_1


__ADS_2