Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 145


__ADS_3

Di dalam ruangan seorang pria tampan sedang melamun dan tak fokus untuk mengerjakan pekerjaan yang sudah menumpuk di atas meja kerja yang ada di depan nya , Memikirkan tentang perkiraannya yang


ternyata sudah salah besar mengenai seorang wanita yang sekarang sudah menjadi istri  yang ia lukai hati dan fisik nya .


Ya Roy sudah salah besar berfikir buruk mengenai wanita yang bernama Mutiara Kasih . Saat ia melihat Kasih masuk ke dalam night club bahkan sangat akrab dengan bartender nya ia menganggap bahwa Kasih memang salah satu penghuni Club itu dan saat mendengar dari bartender bahwa Kasih akan menjual keperawanan demi menyelamatkan perusahaan di anggap bulsyit oleh Roy karena banyak wanita sejenis nya berbohong  dan


mengaku masih perawan namun ternyata nol besar demi untuk mendapat kan uang yang banyak .


Roy yang sudah diliputi rasa marah dan kesal pada Kasih karena ia satu - satu nya wanita yang sudah sangat berani pada nya . Demi bisa membuat perhitungan pada Kasih , Roy pun merencanakan semuanya pada Kasih termasuk pernikahan agama yang ternyata tak sesuai dengan rencananya .


Pernikahan yang belum genap satu hari itu Roy sudah memperlakukan Kasih dengan sangat buruk bahkan melihat Kasih terjatuh dan kesakitan pun ia abaikan . Tak hanya itu Roy pun menyuruh Kasih mengerjakan pekerjaan rumah tanpa mempedulikan ringissan yang keluar dari mulut Kasih karena kaki nya yang keseleo bahkan dengan sok tau nya Roy mengatakan bila Kasih adalah seorang jalang yang sudah terbiasa menjajakan tubuhnya ,


mencengkeram leher wanita malang itu yang mana semua yang di lakukan nya pada Kasih , sungguh melihat itu semua bukan seperti Roy .


Dan kini Roy pun melakukan nya dan mengambil sesuatu yang sangat berharga bagi Kasih dengan sangat kasar dan tanpa menghiraukan kesakitan yang keluar dari bibir Kasih dan lebih kejam nya sebelum melakukan hal itu Roy mengucapkan kalimat yang sangat melukai hati seorang Kasih .


 Roy terus melakukannya tanpa ada perasaan , air mata Kasih yang meng anak sungai pun tak ia hiraukan hingga saat ia mencapai puncak kenikmatannya Roy menjatuhkan dirinya di atas tubuh polos Kasih tanpa melepas penyatuannya dan saat itu ia mendengar ucapan yang keluar dari bibir Kasih dengan terisak barulah Roy terkesiap dan langsung beranjak bangun dan melepas penyatuannya .


Dengan mata kepalanya sendiri ia melihat fakta bahwa wanita malang yang ia sebut - sebut seorang jalang sebenarnya masih perawan . Hati Roy berkecamuk antara merasa bersalah dan bahagia .


Merasa bersalah karena ia ternyata salah menilai Kasih dan telah melontarkan kata - kata yang tak sepantasnya untuk seorang Kasih .


Bahagia karena ia adalah seorang pria pertama yang memasukinya walau tanpa ada kelembutan didalam nya , Ya kali ini Roy benar - benar menjadi pria baji*gan yang sudah mengambil paksa keperawanan seorang gadis namun tanggung jawab apalagi yang akan Roy lakukan pasalnya ia sudah menikahi wanita malang itu .


Yang menjadi beban di hati Roy hanya satu ia menikahi Kasih bahkan mengambil paksa hak nya namun tak ada rasa cinta di antara mereka ( ralat bukan TAK tapi BELUM ) , Roy berfikir rumah tangga seperti apa yang akan ia jalani kedepannya .


Masuk kantor Roy sudah mendapatkan kabar dan tugas bahwa dirinya dan sang adik yang menjabat sebagai Direktur Utama harus berangkat  ke negara Turki karena ada masalah yang terjadi dengan proyek yang ada di sana yang mengharuskan ia dan Dean berangkat ke Turki .


Karena ia yang tak fokus dalam bekerja membuat pekerjaannya menumpuk dan karena besok ia harus pergi maka mau tak mau ia harus lembur menyelesaikan pekerjaan , hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Dean .


Sepulang dari kantor yang ternyata sudah pukul setengah 1 dini hari rencana nya Roy akan pulang ke pent house untuk bertemu dengan Kasih istrinya namun sungguh sial saat ia akan pulang ke pent house ternyata sudah keduluan oleh sang Adik yang masuk ke dalam ruangan nya .

__ADS_1


Melihat Dean masuk membuat Roy mendengus .


" Ngapain lo kesini bukan nya pulang ?". tanya Roy pada Dean .


" Lah gue juga sama habis lembur soal pekerjaan yang akan di pegang oleh Om Tama dan Joni selama gue ke Turki . Ya ini gue juga mau pulang ?". jawab Dean .


" Ya udah sana pulang terus ngapain malah masuk sini ". ujar Roy tak santai .


" Ya kan lo juga mau pulang kan seperti biasa kita pulang bareng Roy ". jawab Dean .


" Jangan bilang kalau lo gak pulang ke rumah dan mau ke pent house lo lagi , sebenarnya ada apa sih di sana ?". tanya Dean menyelidik.


" Iya gue mau pulang ke pent house sebentar karena ada barang yang harus gue ambil disana habis itu gue pulang ke rumah , Dean . Jadi untuk kali ini lo gak usah sok tau ". Roy berkilah agar adik nya tak curiga padanya .


" Yaudah kalau gitu gue ikut juga ke pent house lo ". jawab Dean memancing sang kakak , tau maksud Dean akhirnya Roy menyetujuinya .


" Yaudah ayok ke buru subuh kalau debat sama lo ". ucap Roy pasrah .


Hanya menempuh waktu 15 menit karena jalanan yang lenggang kini mobil yang di kemudikan Roy pun memasuki pelataran gedung apartemen , Roy menoleh ke samping yang mana ada Dean yang sudah tertidur .


" Dean " panggil Roy sambil menggoyangkan sedikit bahu DEan .


" Heum ". Dean hanya berdeham .


" Lo tunggu sebentar disini gue mau masuk sebentar dan lo tunggu aja disini ." ucap Roy .


" Iya , jangan lama - lama Roy ". pinta Dean masih dengan mata yang terpejam .


Roy tak menjawab dan langsung keluar dari mobil dan menuju lift dengan langkah cepatnya .


" Ting "

__ADS_1


pintu lift pun terbuka dan dengan sedikit berlari Roy masuk ke dalam pent house nya dan langsung berlari menuju kamar nya .


" Ceklek "


Roy membuka pintu kamar dengan pelan karena ia tak ingin membangunkan seorang wanita manis yang sedang tertidur dengan pulasnya .


Roy beranjak mendekat dan duduk di samping Kasih , saat roy duduk di samping nya Kasih yang merasakan gerakan pun menggeliat dan melingkar kan tangan nya di perut Roy dan Roy pun membiarkan nya .


Roy mengambil secarik kertas dan pulpen yang ada di nakas dekat nya duduk dan menulis sesuatu untuk Kasih , usai menulis Roy mengambil salah satu kartun milik nya yang ia letakkan di atas tulisanya .


Tangan Roy pun terulur untuk menyibak anak rambut yang menutupi wajah ayu istri nya dan mengelus lembut pipi milik Kasih .


" Maaf kan saya , Kasih ". ucap Roy sambil menyingkirkan tangan Kasih yang melingkar di pinggang nya dan menutup tubuh Kasih dengan selimut .


Roy beranjak mengambil barang yang ada di lemarinya dan langsung keluar dari kamar sebelum Dean datang menyusulnya , Roy menutup kembali pintu Pent house nya namun sebelum pergi ia mengganti nomor akses yang lama untuk masuk ke pent house nya dengan nomor yang baru .


*******


Isi tulisan Roy untuk Kasih


Kasih Maaf saya pulang sudah sangat larut dan sepertinya dalam beberapa waktu ini saya tidak akan pulang karena saya ada kerjaan di luar . Seperti yang saya sudah pernah bilang jangan pernah coba pergi dari sini dan jika ingin keluar kamu bisa hubungi Oki dan setelah nya langsung pulang ke pent house lagi .


Pakai lah kartu ini untuk membeli semua yang kamu butuh kan dan ini nomor pin nya ****** .


Jangan datang ke perusahaan mu kalau tidak ada perintah dari saya ataupun Oki akan ada waktunya besok kamu datang kesana , Paham .


Nomor akses masuk pent house sudah saya ganti dan ini nomor nya 12*4*7 bila ada yang datang dan kamu tak kenal jangan pernah di buka kan .


Kasih maafkan atas apa yang sudah saya lakukan terhadap mu , kamu baik - baik di sini saya pergi dulu .


Roy Fernando

__ADS_1


***********


__ADS_2