Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 73


__ADS_3

..." Salah satu kebahagiaan terbesar adalah saat melihat senyum dan keceriaan menghias wajah setiap anggota keluarga "....


Keluarga Hana masih berbincang bincang dengan Dean , Erik dan Dokter Sita . Walaupun baru pertama kali bertemu tapi mereka bisa berbaur dengan akrab .


Anis sudah pulang ke rumah yang di tempati nya dan Hana untuk membantu Bu Ani di kios esok hari .


Ivan pun sudah beristirahat di hotel milik Dean yang ada di Bali tinggallah Joni yang masih setia menunggu titah sang majikan bila di perlukan .


" Bang ," panggil Erik pada Dean , mantan suami dari kakak sepupu nya.


" heeum " Dean hanya berdeham karena sibuk dengan ponsel dan mengelus punggung kakak Rama yang tidur di pangkuannya .


" Bang Lo suaminya Hana ?" tanya Erik , mendengar pertanyaan dari Erik alis Dean menukik tajam.


" Bukan ". jawab Dean singkat.


" Terus kenapa tadi Lo bilang bayi bayi itu anak nya Lo ?". tanya Erik bingung.


" Ya emang anak gue ." jawab Dean .


" Lah kok bisa ?". Erik semakin dibuat bingung.


" Kecanggihan teknologi Rick semua pasti bisa". jawab Dean dengan menepuk bahu Erick yang melongo mendengar jawaban absurd Dean dan beranjak pergi sambil menggendong si sulung Rama meninggal kan Erik yang terbengong .


Joni yang mendengar jawaban Bos nya pun di buat terkikik geli . Erik pun langsung mengalihkan pandangannya pada Joni sang asisten Dean .


" Lo tau maksud omongannya si Bang Dean ?". tanya Erik kepada Joni .


" Kata si Bos kecanggihan teknologi mungkin dengan cara transfer atau download , maaf saya keluar dulu ". jawab Joni tak kalah nyeleneh dan langsung beranjak keluar karena sudah tidak bisa menahan diri untuk tertawa.


" Bos sama anak buah sama - sama gila ". ucap Erik kesal .


****


Dean pun masih menemani si sulung Rama yang terlihat tidak tidak nyaman di tidur nya .


Pak Wahyu, Bu Wina dan Dokter Sita pun terus memperhatikan Dean yang sangat perhatian pada dua anak laki-laki Hana dengan tersenyum lembut .


" Dean sebenarnya anaknya baik dan penyayang Bu Pak cuma terkadang sikap egoismenya sangat tinggi tapi ia pria yang sangat bertanggung jawab atas semua kewajiban nya ." ucap Dokter Sita pada Bu Wina dan Pak Wahyu .


" Saya juga dari tadi siang melihatnya sangat kagum Bu Dokter , nak Dean bisa sesayang itu pada cucu cucu saya ".ucap Bu Wina .


" Cuma kadang saya hanya takut nak Dean menyakiti putri kami lagi ". sambung Pak Wahyu .


" Iya saya mengerti ada rasa belum percaya sepenuhnya iya kan , itu manusiawi Pak Bu coba pelan pelan mencoba menaruh kepercayaan sambil di lihat kedepannya seperti apa dari Dean ada perubahan yang baik atau tidaknya . itu hanya masukan dari saya Bu Pak Wahyu ". ucap Dokter Sita sambil beranjak menuju brangkar tempat Hana yang sedang menyusui bayi nya yang pertama dengan sesekali memperhatikan Dean yang sedang menemani dua jagoan nya tertidur .


" Hana , Asi nya sudah lancar ? , itu kalau nyusuin begitu benar benar di perhatikan ya takut ketutup hidung nya ." ucap Dokter Sita .


" Alhamdulillah lancar Dok , Oh iya maaf Dok soalnya belum terbiasa menyusui dengan terang terangan . Dok Terimakasih banyak ya atas semua kebaikan dari Dokter ." jawab Hana dengan bersungguh-sungguh .

__ADS_1


" Iya sama - sama itu sudah menjadi tugas saya , Iya gak apa - apa tapi harus benar-benar diperhatikan ya , Yasudah karna sudah larut malam saya harus pamit dulu ya ". ucap Dokter Sita . Dokter Sita pun menghampiri Dean .


" Dean , Mamah pamit pulang dulu ya sudah malam mau istirahat , oh ya sebaiknya anak-anak di ajak pulang saja kasihan kalau disini lagian tuh mereka gak nyaman tidur di sofa bed seperti itu ". ujar Dokter Sita .


" Iya Mah , Terimakasih banyak Mamah sudah membantu kelahiran anak anak Dean . nanti kapan ada waktu Dean main kerumah Mamah , Benar juga ya kasihan mereka ". jawab Dean sambil berdiri dan memeluk sekilas Mamah Sita .


" Pak Bu Wahyu saya pamit ya Assalamu'alaikum ".pamit Dokter Sita dengan ramah .


" Iya Bu Dokter Terimakasih 🙏".


" Waalaikumsalam " jawab Bu Wina dan Pak Wahyu.


Dokter Sita dan Erik pun melangkah kan kakinya keluar kamar rawat Hana .


Dean pun beranjak mendekati Pak Wahyu dan Bu Wina .


" Bu Pak apa sebaiknya anak- anak tidak menginap di sini ya Bu Pak , saya kasihan seperti nya mereka tidak nyaman ." ucap Dean pada Bu Wina dan Pak Wahyu.


Bu Wina dan Pak Wahyu pun mengamati kedua cucunya yang memang tidur dengan tidak nyenyak .


" Ibu Bapak kalau mau nanti biar diajak menginap di hotel saja yang lebih dekat dari rumah sakit ini dari pada harus pulang ke rumah yang di tempati oleh Hana .nanti biar di bantuin Joni mau ?". kata Dean dengan sopan .


" Terus Hana nya gimana nak Dean ?". tanya Pak Wahyu .


" Kan ada saya Pak , saya akan menjaga dan merawat Hana dan 2 bayi kami Pak Bu ." jawab Dean dengan serius .


Pak Wahyu dan Bu Wina pun terdiam sejenak dan akhirnya mereka pun mengangguk setuju .


" Jon sekarang juga masuk ke dalam kamar rawat Hana ." kata Dean tegas .


" Ceklek "


Joni pun masuk kedalam kamar rawat inap Hana .


" Jon tolong kamu ajak orang tua Hana dan anak - anak saya untuk menginap di hotel dan kamu juga harus beristirahat " titah Dean pada Joni Asisten pribadi nya .


" Baik Bos , apa ada lagi ?" tanya Joni pada Bos nya .


" tidak ada dan itu kamu gendong si kakak ". kata Dean lagi .


" Baik siap Bos ". jawab Joni dan beranjak menghampiri dua bocah itu .


" Nak Dean , Bapak dan Ibu benar benar titip Hana ya nak , Assalamualaikum ". ucap Pak Wahyu pada Dean setelah berpamitan pada Hana .


" Iya Pak , besok kesini nya sama Joni ya Pak jangan pergi kemana mana sendiri . Waalaikumsalam ". jawab Dean .


Bu Wina dan Pak Wahyu pun keluar dari kamar rawat putri dan dua cucunya .


Pandangan Dean pun langsung tertuju pada wanita yang masih menyusui anak nya dan sesekali menciumi pipi halus putrinya , sekaligus mengalihkan kegugupan nya karena hanya berdua dengan Dean .

__ADS_1


" Gimana masih belum selesai Adek minum susunya ?" tanya Dean .Hana pun langsung mengecek putrinya yang menyusu di balik kain yang menutupi bagian dadanya .


" Sudah , tuh lihat ." jawab Hana dengan tersenyum manis .


" Oh iya , Han cantik ya anak-anak kita ". kata Dean sambil mengelus tangan mungil bayi yang masih di pangku Hana .


" Iya , ANAK KITA anak aku Dean ". ucap Hana sambil menyerahkan bayinya pada Dean untuk di letakkan di boks bayi .


" Jangan mulai lagi deh Han , saya kan sudah Minta Maaf masa masih aja bahas gitu "Ucap Dean .


" Kenyataannya Dean , mereka bayi ku ". kekeh Hana .


" Mereka juga anak-anak saya Hana , Saya punya peran penting dalam membuat mereka Hana ". ucap Dean .


" Apa , Kamu membuat mereka dengan tidak manusiawi Dean dan karena mabok ". kata Hana .


"Saya gak mabok Hana tapi saya dalam pengaruh obat perangsang . eem jadi kamu mau membuat nya yang halus gitu , boleh dengan senang hati ". ucap Dean sambil berdiri mendekati Hana dan tangan Dean pun mengunci tubuh Hana .


" Dean apa apaan sih , jangan macem-macem kamu ya ". kata Hana sedikit takut pada pria yang wajah nya dekat di wajah Hana .


Namun Dean tak menghiraukan ucapan dari Hana .


" DEEEAAN " hingga Hana pun berteriak yang mana membuat dua putri nya menggeliat di dalam boks nya .


" Apa si Han , suka banget teriak teriak si ". kata Dean kesal .


" Lagian kamu tu ngapain sih ".


" Apa , orang saya mau ambil mainan si Abang Rafa tuh nanti takut ketiduran punggung mu pasti sakit ". ujar Dean sambil memperlihatkan mainan itu .


" Han kamu sudah punya nama anak-anak kita ?" tanya Dean pada Hana .


" Belum selama ini saya gak kepikiran soal nama mereka Dean ". jawab Hana .


" Kalau saya yang kasih nama boleh ?" tanya Dean .


" boleh " jawab Hana dengan mengangguk kan kepalanya .


" beneran , kalau saya kasih mereka nama ada nama keluarga saya boleh ?". tanya Hana lagi .


" boleh ". ucap Hana singkat .


" Waah Terimakasih banyak ya ". seru Dean dengan kencang dan tanpa di sadari Dean pun langsung mencium pipi Hana dan memeluk tubuh Hana .


" Dean ih lepas gak ". ucap Hana .


" Maaf maaf saya gak sengaja , saking senangnya kamu setuju saya yang kasih nama mereka ." jawab Dean .


" Siapa namanya Dean ." tanya Hana .

__ADS_1


" Namanya … "


*******


__ADS_2