
Dean pun masih menggendong kedua anak laki-laki itu dan masih setia mendengarkan semua celoteh riang dari bibir kecil dua anak laki-laki .
Hingga langkah Dean berhenti di depan pintu kamar utama rumah itu . Dean pun memegang handel dan membukanya secara perlahan membuat penghuni yang ada di dalam kamar itu tak menyadarinya . Hana yang sedang mengganti popok bayi kembar nya secara bergantian .
" Assalamualaikum " ucap Dean masih dengan menggendong kedua anak laki-laki dari Hana .
" Waalaikumsalam " ucap Hana .
" Kakak sama Abang cuci kaki dan tangan dulu terus langsung bobo ya , Papah mau nyapa Adek bayi dulu ya ". ucap Dean pada kakak Rama dan Abang Rafa sambil menurunkan keduanya di depan pintu kamar mandi yang ada di dalam kamar .
Dean pun langsung mendekati kedua putrinya yang matanya masih terbuka lebar .
" Kok belum pada tidur Han ?". tanya Dean pada Hana .
" Nungguin kamu pulang ." jawab Hana sambil turun dari ranjang dan keluar kamar .
" Hey princess Papah kenapa belum tidur Hem ?". tanya Dean pada kedua putrinya sambil menciumi kedua bayi kembar nya.
" Nungguin Papah iya nak , sudah malam sekarang bobo ya ..."
" Papah ayo bobo sama kakak dan Abang ". ucap Rama dan Rafa yang sudah berada di tempat tidur nya .
" Sebentar ya princess , Papah mau nemenin Kakak sama Abang bobok dulu ya jangan nangis ya ". pamit Dean pada kedua putrinya dan langsung beranjak menghampiri Rama dan Rafa dan mulai mengelus lembut punggung mereka secara bergantian hingga tak butuh waktu lama dua bocah laki-laki itu pun sudah pergi ke alam mimpi nya bertepatan dengan Hana yang masuk kedalam kamar dengan membawa 1 cangkir teh hangat .
" Loh kok udah bobok cepet banget .?". ucap Hana terkejut .
" Jangan berisik Hana mereka belum pulas ." jawab Dean dan mulai mendekati kedua putrinya .
" Iya , nih teh hangat udah makan belum ?". tanya Hana sambil memberikan cangkir yang berisi teh hangat dengan tersenyum manis membuat Dean heran.
__ADS_1
" Iya makasih ya , belum . kenapa kamu senyum senyum gitu bahagia ya ketemu sang mantan ". kata Dean dengan nada datar sambil menyesap teh hangat buatan Hana .
" Yaudah ayo makan gak usah mikir yang aneh aneh ." ucap Hana sambil cemberut .
" Iya nanti dulu saya masih ada PR tu si kembar belum tidur ." kata Dean sambil melihat pada dua bayi nya dan Hana pun naik ke sisi ranjang.
Dean pun mulai menimang kedua bayi kembar nya hingga kedua nya tertidur pulas , Pandangan Dean pun beralih pada Ibu dari anak anak nya yang ternyata sudah tidur . Karena perut nya yang benar benar minta di isi akhirnya Dean pun membangun kan Hana untuk di buat kan makanan .
" Han … Hana bangun " ucap Dean.
" Eeem … Apa De ?" tanya Hana saat membuka kedua matanya.
" Saya lapar Han , tadi di kantor lupa makan ". jawab Dean sambil mengelus rambut lembut Hana .
" Yaudah ayo ," Hana pun beranjak jalan menuju dapur dengan di ikuti Dean .
" De nasi nya habis kamu mau makan apa ?".tanya Hana sambil melihat tempat nasi nya .
" De itu tukang nasi goreng , makan itu aja ya ". ucap Hana sambil mengambil piring dan langsung keluar rumah membeli nasi goreng keliling masih dengan Dean yang mengikuti nya .
15 menit kemudian nasi goreng nya pun matang , Hana memberikan nya pada Dean .
Dean pun langsung memakan nya sambil menyuapi Hana yang sedang menemani nya makan dengan sedikit memaksa .
" Udah De , saya kenyang mau ke dalam dulu takut anak anak kebangun ". ucap Hana sambil menutup mulutnya dan menggeleng kan kepalanya dan Dean pun mengangguk kan kepalanya .
******
Dean pun masuk kedalam kamar dan melihat Hana yang sedang menyusui bayi pertama nya Sheila .
__ADS_1
" Adek Sheila bangun ?". tanya Dean dan langsung duduk di dekat Hana sambil mengelus rambut si kecil yang kelihatan sedikit .
" Iya tapi tadi belum nangis sih , ini udah selesai ." jawab Hana sambil meletakkan bayi nya di kasur .
" Tadi Mas mantan pulang jam berapa ?". tanya Dean .
" Kenapa harus tanya itu ". jawab Hana sambil mengernyitkan keningnya .
" Tanya aja , Han saya gak bisa lama-lama tinggal di Bali dan saya juga gak bisa berjauhan dengan anak - anak Han ". jawab Dean datar .
" Mas Fandi pulang jam 5 sore setelah mengajak anak anak jalan - jalan , terus gimana dong ?." ucap Hana .
" Han mau ya menikah dengan saya , saya tahu kamu masih ada rasa benci pada saya dan kita sama - sama belum mempunyai perasaan saling mencintai tapi tolong ini semua demi anak-anak Han ." ucap Dean dengan menggenggam tangan Hana dan dengan memandang mata bulat Hana dengan dalam .
" Tolong ini semua demi anak-anak dan supaya lebih aman saat kita berduaan seperti ini , kamu tidak perlu repot-repot memberikan pelayanan pada saya kamu hanya perlu mengurus anak-anak dengan baik . Kita coba memulai dari awal Han , saling mengenal satu sama lain ." ucap Dean lagi .
Dan saat Hana akan menjawab sudah terdengar suara tangisan bayi keduanya dan dengan sigap Dean pun langsung menggendong bayi nya dan memberikan pada Hana .
" Nih haus adek Sheina nya ". ucap Dean dengan tersenyum manis dan mencium puncak kepala Hana.
Hana pun menyusui bayi nya masih dengan memikirkan ucapan Dean , hana pun melirik pada Dean yang sedang mengambil kan minum untuk si sulung Rama yang terbangun .
" Dia memang pria baj*Ngan tapi dia juga pria lembut pada semua anak anak". gumam Hana dalam hati .
Dean yang melihat Hana terbengong pun dengan jahilnya mengecup bibir manis Hana sekilas membuat Hana terkejut .
" Dean ih kebiasaan " ucap Hana cemberut .
" Lagian bengong gak usah di jadikan beban ucapan saya ". jawab Dean .
__ADS_1
" Dean , saya menerima kamu untuk menikah dengan saya ". ucap Hana dengan menundukkan kepalanya.
*****