
Dan benar saja setelah Roy menelpon Om Zaki untuk meminta untuk menjalani perawatan di rumah Om Zaki pun langsung mendatangi ke kamar rawat keponakan nya untuk mencari tau apa yang terjadi pada ponakannya .
" ceklek "
Om Zaki masuk ke dalam kamar rawat Roy .
" Loh ternyata ada Dean dan Hana ". ucap Om Zaki . Dean dan Hana langsung berdiri mendekat pada Om Zaki untuk menyalami Om nya .
" Iya Om ini jenguk Kakak tersayang ". jawab Dean .
" Ya memang seperti itu bagus nya biar Kakak mu cepet sembuh Dean bila di kala ia sakit ia di kelilingi oleh keluarga nya ." ujar Om Zaki .
" Om tau gak Roy itu udah sembuh tanpa Dean dan Hana datang yang penting ada Kasih , Apalagi tadi udah dapet Vitamin di dalam kamar mandi tu orang udah seger buger Om ". jawab Dean menyindir Roy .
" Sumpah De mulut lu udah kaya emak berdaster ya rasanya tangan gue gatel buat nampol lo Dean ". sahut Roy geram .
" Benar begitu Roy makanya kamu minta pulang karena masih kurang dapet asupan vitamin dari Kasih hem ... ". ucap Om Zaki ikut menggoda Roy .
" Astaga Om jangan ikut - ikutan Dean sinting Om , Roy minta pulang juga karena mau bantuin dia tuh ". ujar Roy .
Dan untuk Kasih yang mendengar ledekan dari Dean dan Om Zaki muka nya sudah bersemu merah karena malu apalagi Hana sahabat nya yang mendengar ucapan para lelaki pun menyenggol bahu Kasih berniat menggoda Kakak iparnya .
" Kas , gak nyangka ya Bang Roy ganas juga di dalam kamar mandi aja jadi ". bisik Hana menggoda Kasih yang seakan ingin menyeburkan dirinya ke sungai amazon .
" Gak usah ikut - ikutan Hana ". jawab Kasih pada Hana .
" Kas gak usah malu lagian kamu harus terbiasa dengan keturunan pria keluarga Dewantara apalagi prianya yang super mesum gitu jadi jangan kaget ". bisik Hana kembali .
" Iya Han , aku sampe kualahan , Dean begitu juga ya ". jawab Kasih menanggapi ucapan Sahabatnya .
" Huh ... bukan lagi Kas ... " ujar Hana dan mereka pun langsung tertawa bersama .
" Hahahahaa...." Hana dan Kasih tertawa membuat para lelaki heran .
" Bun ngetawain apa ?". tanya Roy pada Kasih .
" Hah ... enggak ko biasa lagi ngobrol aja ." Kasih berkilah pada sang suami . Beda lagi dengan Dean yang menatap Hana dengan pandangan mencurigakan .
" Sayang ..." panggil Dean pada Hana karena selesai tertawa Hana tak berani menatap suaminya .
" Apa Mas ?". tanya Hana .
" Kamu gak lagi ngobrolin soal aset para suami kan ?". tanya Dean nyeleneh . Pertanyaan Dean membuat semua orang terkejut .
" Hah apaan si Mas ... gak usah bahas yang aneh - aneh deh ". jawab Hana dengan mata melotot pada suaminya yang kadang - kadang .
" Lagian ketawa kalian mencurigakan , ya gak Roy ". ucap Dean dan Roy menganggukan kepalanya menyetujui ucapan adiknya .
" Dasar kalian ya pada aneh - aneh aja , yaudah Roy tunggu dulu sebentar lagi ada suster yang daang untuk melepaskan infusan mu habis itu kamu bisa pulang . Om pamit dulu karena ada jadwal untuk oprasi ".ujar Om Zaki pada keponakannya .
" Terimakasih banyak ya Om ". ucap semua serentak dan di angguki oleh Om Zaki .
__ADS_1
" Pokoknya setelah suami mu pulang jangan sampai telat minum obatnya sampai habis dan kamu harus kontrol istirahat nya dan ini juga berlaku untuk Hana karena para suami kalian work kholik makanya mereka jadi sukses di usia muda nya ." jawab Om Zaki .
" Iya Om pasti dan sekali lagi terimakasih ". jawab Kasih .
Setelah Om Zaki keluar tak lama dua orang perawat masuk ke kamar rawat Roy untuk melepaskan infusan nya , setelah selesai mereka pun bersiap untuk pulang ke rumah .
Dan kini Roy dan Kasih sudah berada didalam mobil yang di kendarai oleh Dean dan Hana yang berada di samping nya .
" Sayang berarti kamu sepulang dari sini harus sering-sering mompa ASI untuk persediaan si kembar loh ." ucap Dean pada Hana .
" Iya Mas siap laksanakan ... " jawab Hana dan Dean pun mengelus lembut kepala Hana .
Di kursi belakang Roy berbaring berbantal kan paha Kasih yang duduk dengan menghadap ke perut Kasih .
" Han sering di pompa juga harus sering makan juga kamu nya biar seimbang Hana " sahut Kasih di kursi belakang .
" Kasih suami mu lagi apa jangan-jangan dia lagi modus lagi ". ucap Dean menyindir Roy .
" Apaan si Lo Dean ... sirik aja Lo , udah nyetir aja yang benar ". balas Roy masih dengan mendekap perut Kasih .
" Dih sialan Lo pikir gue supir apa ". jawab Dean tak terima .
" Emang Lo sekarang lagi supir pribadi gue Dean ". jawab Roy santai .
" Diiih ... " ucapan Dean terpotong .
" Mas ihk udah si udah kaya anak kecil aja perasaan Kakak Rama dan Abang Rafa gak gini - gini amat deh ". omel Hana .
*******
Pagi hari nya Dean , Hana dan kedua putranya serta Uni bersiap untuk berangkat ke bandara menuju Kota Madiun untuk mengunjungi mantan ibu mertua Hana yang sedang kritis di rumah sakit .
Dean dan rombongan berangkat diantar oleh Johan menuju bandara dan saat sudah berada di pesawat Hana dan Dean yang duduk bersebelahan dengan Dean yang memangku putra bungsu gagalnya .
Sedangkan Uni duduk bersebelahan dengan si sulung Rama .
" Aduuuh anak Papah baru juga duduk udah teler aja ". ucap Dean pada putra kedua nya .
" Dia masih ngantuk Mas waktu di bangunin Mamih tadi juga susah banget ." jawab Hana .
" Kalau kamu ngantuk ni bahu Mas masih bisa menampung kepala mu loh Yank ". ucap Dean .
" Semua yang ada pada Mas harus penuh sama Hana biar gak ada lagi wanita lain yang bisa mengisinya ." jawab Hana sambil mengelus lembut bahu suaminya .
" Gak akan pernah ada yang bisa menyentuh apalagi mengisi apa yang ada di Mas , yank ". ujar Dean dengan senyum yang merekah begitu pun Hana .
" Uuuh jadi gemes sini deket Mas mau cium kamu yank ". ucap Dean dan Hana pun mendekat Dean langsung mencium kening Hana .
" Mas nanti kalau Disana jangan cemburu- cemburu gak jelas loh sama Ka Fandi ". ujar Hana pada suaminya .
Ya semenjak pertemuan tempo waktu pada mantan suaminya Fandi , Hana memanggil Fandi dengan manggil Kakak seperti dulu sebelum menikah dan menurut Hana dia hanya akan memanggil suaminya dengan panggilan Mas dan tidak untuk yang lain nya .
__ADS_1
" Ya tergantung lah ... masa iya waktu dia cari kesempatan Mas harus diam aja sorry itu tak akan pernah terjadi ". jawab Dean dengan sedikit ketus .
" Tuh kan belum apa-apa aja udah emosi gitu lagian juga Hana tau batasan nya Mas jadi udah jangan jutek gitu ." sahut Hana pada suaminya .
" Udah gak usah mikirin Mas mantan mending kamu tidur dan sampai disana Oke ..." ucap Dean dan Hana pun mengikuti perintah Dean daripada ribut pikir Hana .
********
Dan kini Dean , Hana serta kedua putranya dan Uni sudah berada di rumah sakit tempat mantan mertuanya di rawat .
Setelah menghubungi Mbak Fani untuk menanyakan nama tempat Uty kedua putranya di rawat , Hana dan Dean pun berjalan menuju kamar yang di maksud hingga akhirnya ketemu .
Saat Hana akan memegang handel pintu kamar rawat tiba-tiba bersamaan dengan seorang wanita yang sedang menggendong anak perempuan berusia 1,5 tahun sehingga membuat Hana mengurungkan niatnya dan menoleh pada wanita itu .
" Mbak nya mau masuk ke kamar rawat ini ?". tanya Hana sedikit heran .
" Ahk iya Mbak , saya mau jenguk Ibu Tuti ". jawab wanita itu .
" Maaf kalau boleh tau anda kerabat Bu Tuti ?". tanya Hana penasaran .
" Bukan sih Mbak , saya istri nya anak Bu Tuti ". jawab wanita itu .
" Ka Fandi ?". tebak Hana .
" Iya Mbak ". jawab wanita itu dan Hana pun mengangguk kan kepala nya dengan tersenyum kecil .
" Sayang ayo masuk ko malah ngobrol sih ". tegur Dean pada Hana .
" Ah iya Maaf Mas ."jawab Hana .
" Silahkan Mbak nya masuk duluan ". Hana mempersilahkan wanita itu untuk masuk ke dalam kamar rawat Bu Tuti .
" ceklek "
wanita itu pun masuk ke dalam dan seketika mendapat kan ucapan yang tak mengenakan dari Bu Tuti .
" Ngapain kamu kesini hah .... saya gak butuh di jenguk kamu ". ucap Bu Tuti pada wanita itu yang mana Hana dan Dean yang masih berada di luar pun mendengar sambutan kurang enak dari Bu Tuti .
" Fandi suruh pergi istri siri mu itu ...". ucap Bu Tuti pada putranya .
" Bu sabar dong jangan seperti ini ". ucap Fandi pada ibunya .
" Ngapain kamu kesini , saya kan udah bilang jangan datang kesini dulu sampai keadaan ibu stabil ". ucap Fandi pada wanita yang mengaku Istrinya dan bersamaan dengan terbukanya pintu kamar rawat Bu Tuti .
" Assalamualaikum " ucap Hana serentak .
" Waalaikumsalam Ha na ". jawab Fandi terbata melihat kedatangan mantan istri nya beserta suami dan kedua putranya .
" Deg "
********
__ADS_1