Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 130


__ADS_3

Dengan menggunakan dress berwarna maroon selutut membuat penampilan Mutiara Kasih sangat cantik dan kini tepat pukul 8 malam ia sudah berada di gedung apartemen menuju kamar yang di maksud oleh calon partner nya .


Ya semalam gadis cantik nan malang ini di hubungi oleh seorang pria yang mengaku asisten pribadi dari pria yang akan menjadi partner nya .


Kasih menekan tombol nomor teratas di gedung mewah itu dengan perasaan yang takut sedih dan campur aduk pasalnya malam ini , malam terakhir menyandang predikat sebagai gadis namun entah beberapa jam lagi semua itu akan berubah .


" Astaga malam ini aku kehilangan keperawanan dengan cara yang sungguh memalukan , hanya demi uang aku menggadaikan kehormatan ku . Tuhan maafkan aku " gumam Kasih dalam lamunannya .


" Ting "


suara lift yang terbuka menuju kamar oh bukan ini lebih tepat di sebut dengan pent hause mewah .


Kasih melangkahkan kakinya menuju satu satunya pintu yang ada di lorong itu . Kasih menarik nafas dalam-dalam dan panjang sebelum menekan nomor akses membuka pintu yang di beritahu oleh seorang yang mengaku asisten pribadi calon partner nya .


" ceklek "


Kasih mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam penthouse dan seketika Kasih di buat terkagum dengan kemewahan dari interior design nya .


" Hallo ada orang ". ucap Kasih namun tak ada orang yang menjawab .


" Halo Pak , Mas atau siapa saya sudah datang ." ucap Kasih lagi dan ia duduk di sofa yang ada di ruangan itu .


" drrtt drrtt " satu pesan masuk ke dalam ponsel milik Kasih . Kasih bergegas membuka pesan itu yang ternyata dari orang yang menyebut dirinya adalah calon partner .


Bunyi pesan nya .


" Anda tak perlu berteriak-teriak nona Kasih , tunggu sejenak di tempat itu dengan tenang karena sebentar lagi akan ada yang datang . Tak perlu membalas pesan ini ".


Begitu lah kira - kira pesan itu yang mana membuat Kasih terkejut dan takut .


" Astaga kenapa bisa tuh orang bisa tau kalau gue teriak-teriak , tapi kalau di lihat penthouse ini sepi banget ."


" Tadi dia bilang ada orang yang datang , apa jangan-jangan mereka lebih dari satu . aduuh gimana ini ." ucap Kasih ketakutan .

__ADS_1


Saat kasih sedang berperang pikiran nya tiba-tiba terdengar suara pintu di buka .


" Ceklek "


Mendengar pintu dibuka Kasih langsung melihat ke arah pintu dan langsung berdiri dengan menutupi dirinya dengan tas yang di bawa nya walaupun tak berpengaruh sama sekali .


Masuk lah pria bertubuh yang tidak terlalu tinggi dengan kulit sawo matang dan bentuk wajah yang gahar dengan membawa satu map berwarna biru .


" Astaga pria begini yang bakal nikmati keperawanan gue ".


" Riyan bener -bener ya masa cari yang beginian sih aaarrg ....". gumam Kasih dalam hati dengan masih memperhatikan pria di hadapannya .


" Ehem " pria itu berdeham .


" Jangan tegang seperti itu nona Kasih karena yang ada di dalam pikiran anda itu semuanya salah ". ucap pria itu dengan wajah datar .


" Silahkan anda duduk ". ucap pria itu lagi dan Kasih pun duduk di hadapan pria yang tak ia kenal dengan sedikit gemetar dan meremas kedua tangannya merasakan ketakutan .


" Perkenalkan nama saya Oki , saya utusan dari orang yang akan membeli anda atau partner anda ". ucap pria itu dengan nada yang datar .


" DEG "


Kasih terkejut bagaimana bisa dia tau soal Ibu .


Kasih mulai mengambil map itu dan membaca syarat yang harus ia lakukan .


1 . Bersedia Menikah secara agama tanpa ada satu orang yang boleh mengetahui nya .


2. Melakukan semua yang di perintahkan tanpa ada bantahan .


3. Kesepakatan ini harus berjalan sesuai dengan keputusan pihak pertama dan pihak kedua di larang protes.


4 . Jika pihak kedua melanggar maka semua yang di minta oleh pihak pertama akan langsung di batalkan .

__ADS_1


5. Kesepakatan ini berakhir tanpa ada batasan waktu dan semua ada di tangan pihak pertama .


Setelah membaca syarat itu Kasih di buat terkejut dan menganga .


" Kenapa harus menikah ?". tanya Kasih merasa keberatan .


" Karena pimpinan SD saya bukan pria brengsek dan kurang ajar nona Mutiara Kasih ." jawab Oki dingin .


" Oke waktu anda tinggal 5 menit , menerima atau tidak karena saya masih ada pekerjaan yang lebih penting lagi ". ucap Oki dingin .


" Hah ... Lo gila ini masalah hidup gue dan Lo seenaknya cuma kasih gue waktu 5 menit buat ambil keputusan ini ". Kasih merasa geram .


" Dari pada anda sibuk memaki dan mengumpat lebih baik anda berpikir tentang apa jawaban anda ." ucap Oki dingin dengan sorot mata tajam . Melihat Oki yang gahar Kasih terdiam dan berpikir .


" Kalau gue terima perusahaan akan selamat dan Ibu akan dapat pengobatan tapi hidup gue di tangan orang gak jelas tu sampai waktu yang gak jelas .... aduuh gimana ini ". Kasih masih berpikir keras mengenai keputusan itu .


" Baik nona Kasih waktu anda sudah habis dan sepertinya anda hanya sedang bermain main dengan pimpinan saya ". ucap Oki membuyarkan lamunan Kasih dan bersiap akan beranjak berdiri .


" Eeh tunggu sebentar ... huuuffttt Oke gue terima ". ucap Kasih dengan menghela nafas .


" Baik kalau itu keputusan anda silahkan tanda tangan di materai yang sudah di siapkan dan jangan pernah berpikir untuk bermain main dengan kami karena nasib perusahaan dan Ibu anda ada di tangan perilaku anda sendiri Nona Kasih ". kata Oki sarkastik Kasih menanda tangani berkas itu dengan tangan yang gemetar .


" Nih sudah ". kata Kasih dengan memberikan map biru itu .


" Baik besok Ibu anda akan kami kirim ke luar negeri untuk melakukan pengobatan dan untuk perusahaan anda perlu menandatangani surat kuasa agar pimpinan kami dapat mengelola perusahaan tanpa ada halangan apapun yg termasuk anda yang tak di perkenankan ikut campur di perusahaan dalam menyelamatkan nya ". jawab Oki memberikan lembar surat kuasa yang harus di tandatangani oleh Kasih .


Dan kasih menandatangani surat itu karena sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi dan tak punya pilihan lagi .


" Oke nona Kasih urusan kita sudah selesai pernikahan anda akan di gelar 2 hari lagi . tempat dan waktu nya kami akan menghubungi anda ".ucap Oki dengan beranjak berdiri .


" HAH LO GILA MASA NIKAHNYA 2 HARI LAGI ".teriak Kasih merasa terkejut .


"Saya tidak punya waktu untuk meladeni anda Nona Kasih , permisi ." jawab Oki datar dan langsung beranjak pergi meninggalkan Kasih yang frustasi .

__ADS_1


" Aaaaahkk sialan ".


**********


__ADS_2