Perjalanan Pilu Seorang Hana

Perjalanan Pilu Seorang Hana
Bab 198


__ADS_3

Seperti permintaan Roy kini Kasih di pindahkan ke kamar rawat VIP untuk istrinya melahirkan agar Kasih merasa nyaman dan Dokter pun menyetujuinya dengan segera membawa peralatan yang dibutuhkan dalam proses persalinan .


Hana dan Roy bergantian menemani dan memberikan semangat pada Kasih menjelang persalinan berbeda dengan Dean yang melanjutkan kembali tidurnya di sofa bed yang ada di ruangan depan yang bersekat dinding .


Air ketuban yang sudah pecah dan kontraksi yang datang 5 menit sekali membuat Kasih yang baru mengalami nya benar-benar merasakan nikmatnya rasa kontraksi itu .


Kadang Kasih menangis ataupun berteriak mengeluhkan rasa mules bercampur nyeri di punggung , pinggang serta perutnya membuat Roy merasakan juga sakit di hati karena merasa tak tega melihat istrinya , lengan dan rambutnya yang menjadi sasaran Kasih untuk menahan sakit .


" Ka Sakiiitt. .... " teriak Kasih dengan air mata yang mengalir .


" Iya sabar Bun ... Maaf , kalau tau kamu bakal begini sakitnya aku gak akan nekat buat anak Bun ...". jawab Roy benar-benar tidak tega .


Dan Kasih malah mencubit bibir Roy karena kesal mendengar jawaban suaminya .


" Jangan ngomong gitu Ka ... Aku seneng ko mau punya anak ... "ucap Kasih setelah melepaskan tangan yang mencubit bibir Roy .


" Lagi ngerasain sakit juga masih sempat-sempetnya nganiaya suaminya Mulu ... " gerutu Roy dalam hati .


" CK Sakit Bun , kemarin kenapa kukunya gak di potong sih ... " Roy berdecak namun tak di gubris oleh Kasih .


Hana yang melihat perdebatan pasangan di depan nya pun hanya tersenyum .


" Ka buruan panggil Dokter Dewi aku beneran mules ....." teriak Kasih lagi .


Hana yang mendengar teriakkan Kasih langsung menekan tombol untuk memanggil Dokter .


" ceklek "


Dokter Dewi yang memang standby pun langsung masuk ke dalam kamar rawat dengan di ikuti 2 perawat yang akan membantu nya dalam proses persalinan .


" Gimana Bu Kasih rasa mules nya sudah teratur dan cepat ?". tanya Dokter Dewi ramah dan di angguki oleh Kasih dengan air mata dan keringat yang menetes .


" Tenang ya Bu semakin anda merasakan mules itu semakin cepat pula anda bertemu dengan baby nya loh ... Saya cek lagi ya , mudah-mudahan baby nya pun udah gak sabar buat ketemu sama Bunda dan Ayah hebatnya . " ucap Dokter Dewi lagi dan langsung memposisikan dirinya di depan jalan lahir Kasih .


Dokter Dewi pun tersenyum dan mengangguk kan kepala pada dua perawat yang langsung mendekatkan semua peralatan nya dan membuka tas bayi untuk mengambil semua perlengkapan calon bayi Kasih .


" Nah betul kan si baby sudah siap buat keluar ...." ucap Dokter Dewi dan membuat Roy semakin deg degan dan Hana pun menyusul Suami nya di ruangan sebelah .


"Bu Kasih ikuti instruksi dari saya bila saya bilang mengejan anda harus menarik nafas panjang dan mengejan dengan tenaga penuh ya ... " ucap Dokter Dewi dan di angguki oleh Kasih .


" Jangan lelah memberikan semangat ya Pak ..." ucap Dokter Dewi pada Roy yang menganggukkan kepalanya .


Kasih mengikuti instruksi Dokter Dewi dengan baik sehingga memudahkan dalam proses persalinan nya .


********

__ADS_1


Dean yang merasakan sofa yang ia duduki bergerak pun langsung membuka tangan yang menutupi matanya dan melihat pada istri cantiknya yang duduk dengan cemas .


" Kasih sudah selesai melahirkan ?". tanya Dean dengan suara serak khas bangun tidur sambil membawa Hana masuk ke dalam dekapannya .


" Belum Mas itu baru mau mulai emang gak denger teriakan Kasih tuh ... aku gak tega ngelihat Kasih kesakitan ". jawab Hana dengan menghela nafas .


" Kamu dulu juga gitu teriak , nangis waktu ngelahirin si kembar yank dan Mas yakin Kasih juga akan bahagia setelah melihat bayinya keluar dengan selamat dan sehat ..." ucap Dean pada Hana sambil mencium pucak kepala Hana yang ada di depan nya teringat saat Hana bertaruh nyawa untuk melahirkan dua putri kembarnya .


" Maaf ya yank dulu di saat berat kehamilan mu Mas gak ada di samping mu dan malah menyakitimu tanpa perasaan ". jawab Dean dengan nada penuh penyesalan dan mengerat kan pelukannya .


Hana yang mendengar ucapan Suami nya pun langsung teringat momen itu membuat mata bulat itu berkaca-kaca .


Hana mendongakkan kepalanya dengan tangan yang mengelus lembut rahang Suami nya dan Hana bisa melihat mata Suami nya berkaca-kaca .


" Hana udah memaafkan Mas lagian saat Hana melahirkan baby Sheila dan Sheina Mas kan ada buat Hana dan anak-anak ."jawab Hana dengan tatapan sendu dan tulus .


" Walaupun pertemuan kita jauh dari kata baik dengan apa yang mas lakukan kepada mu tapi Mas gak akan pernah menyesali pertemuan itu ... Terimakasih banyak sudah memberikan kesempatan untuk pria brengsek ini dan pria brengsek ini sangat beruntung bisa bersanding dengan bidadari seperti mu empz ...." ucap Dean yang langsung mendapatkan ciuman manis di bibir sensual nya dari Hana .


Hana langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang Dean karena malu ia yang duluan mencium bibir Suami nya dan Dean tertawa setelah menikmati serangan dadakan dari istrinya .


" Jangan malu gitu dong yank ... sini lihat mukanya .... Mas suka kamu yang berani kaya tadi ."kata Dean sambil memegang kedua pipi Hana untuk mendongakkan wajahnya .


" Duuh cantik nya istri ku ... Apalagi kalau nurutin suaminya buat punya baby lagi pasti cantiknya tambah berkali-kali lipat ... ". ucap Dean merayu Hana .


Hana memukul pelan dada bidang suaminya lagi - lagi mendengar permintaan ngaco itu .


" Biarin kapan - kapan Mas colong terus Mas buang tuh pil KB mu itu ... ". jawab Dean tak mau kalah .


" Tuh jahat banget sih Mas ... Kasih Hana waktu buat sedikit santai dong Mas dan fokus merawat anak-anak yang udah ada ." rengek Hana .


" Gak ada ... Kamu baru sebentar keluar aja ada yang peluk-peluk buat Mas senewen ..." jawab Dean mutlak .


Saat Hana dan Dean berdebat dari dalam kamar Kasih berteriak kencang .


" Aaaaahkk huh hah .... " teriak Kasih dengan di ikuti tangisan bayi nya .


" Ooeekk Ooeekk Oooekk ". suara bayi melengking tinggi.


" Alhamdulillah Mas , bayi nya Kasih sudah keluar .... " Hana terlonjak senang di samping Dean .


" Tuh kamu denger bayi nya Roy lahir aja seneng gitu apalagi kalau anak kita yang lahir yank ". Dean masih usaha dengan permintaan nya dan Hana hanya memutar bola matanya malas meladeni Suami nya .


Dean menganga melihat Roy keluar menemui nya dan Hana dengan penampilan yang lumayan kacau namun tak mengurangi raut wajah bahagia nya yang sangat kentara .


" Wow congrats bro now you're a new dad"

__ADS_1


Wow selamat bro sekarang Lo udah jadi seorang ayah baru


ucap Dean berdiri dan langsung memeluk tubuh Kakaknya .


" Thank you so much Dean, now I'm just like you as a father"


Terimakasih banyak Dean , ya sekarang gue sama kaya Lo jadi Bapak - bapak .


Dean menonjok pelan lengan Kakak nya setelah mendengar guyonan dari Roy sambil tertawa dan Roy langsung beralih pada Hana dan langsung memeluk tubuh Hana yang mana membuat Dean melongo.


" Selamat ya Bang ... ini bukan akhir Loh tapi ini awal perjuangan kita jadi orang tua yang terbaik untuk anak - anak ." ucap Hana sambil membalas pelukan Roy .


" Cih kalian lama - lama kurang ajar ya berpelukan di depan mata kepala gue ". ucap Dean sambil menarik tangan Hana melepaskan pelukan nya .


" CK itu tadi pelukan sayang ke adik bodoh ... kurang-kurangi De cemburu nya ". Roy berdecih melihat sikap Dean .


" By the way, what's wrong with your body, Roy ?". tanya Dean penasaran dengan penampilan kacau Roy .


rambut acak-acakan , lengan yang penuh cakaran dan bekas gigitan dan di pipi pun ada baret cakaran .


" Ini hasil karya Kasih selama proses ngelahirin anak gue .... kulit kepala gue serasa ikut copot tadi ..." jawab Roy dengan lemas dan duduk di sofa .


" Hahahaha ... Mampus Lo , itu balesan dulu Lo banyak tingkah ke Kasih , Roy ". Dean tertawa lepas tanpa ada rasa prihatin begitupun Hana yang ikut tertawa kecil .


" Huh dasar adik lucnut ..." umpat Roy pada Dean .


" Bang Roy , Hana masuk ke dalam boleh gak udah gak sabar mau lihat keponakan Hana ". tanya Hana pada Roy yang menganggukkan kepalanya .


Dan Hana pun dengan senang masuk ke dalam ruang untuk Kasih melahirkan dengan di ikuti oleh Dean di belakang nya .


Namun tangan Dean di cekal oleh Roy saat akan masuk ke dalam .


" Mau kemana Lo heh ...." tanya Roy pada Dean .


" Ya mau masuk lah lihat keponakan gue , masalah buat Lo ". jawab Dean .


" Jelas masalah buat gue lah karena di dalam Kasih lagi di bersihin kalau Lo masuk yang ada nanti Lo liat aset milik istri gue Bodoh ". ucap Roy ketus dan Dean menggaruk kepalanya yang tidak gatal .


" Lo gak ngomong tadi ... oh ya keponakan gue cewek apa cowok Roy ?" tanya Dean penasaran dan Roy pun tersenyum smirk pada Dean.


" Mau tau banget ya .... ".


***********


__ADS_1



__ADS_2