
Setelah mendapatkan kabar dari putra sulung nya yang mengabarkan bahwa dirinya untuk beberapa hari ke depan akan jarang pulang ke rumah membuat Mamih Esty bingung dan panik pasalnya putra pertamanya hampir tak pernah menginap di tempat lain dan selalu menyempatkan untuk pulang meskipun ia pulang larut malam kecuali bila memang ada pekerjaan di luar kota maka ia akan stay di tempat itu .
Ya walaupun Roy bukan lahir dari rahimnya tapi Mamih Esty sangat menyayangi Roy , Kasih sayang yang sama Mamih Esty dan Papih Dika berikan pada Dean .
Berbeda dengan Dean yang terkadang bila ada masalah akan pergi sejenak ke suatu tempat untuk menenangkan dirinya walau pun ujung - ujung nya pelukan Mamih Esty lah yang menjadi obat penenang yang sangat ampuh . Roy lebih akan stay di dalam rumah dan kamar nya bila pria berumur 32 tahun itu sedang ada masalah . Bila sudah melihat seperti itu maka Mamih Esty akan menemui putra sulung nya di kamar nya dan pada akhirnya pelukan Mamih Esty lah yang Roy butuhkan .
Bukan seperti ini yang mengabarkan secara tiba - tiba bila dirinya tidak pulang untuk beberapa hari . Mamih Esty merasa ada yang tak beres dengan putra sulungnya .
Alasan Roy adalah untuk mengurus pekerjaan maka sasaran empuk untuk mencari tahu adalah anak bungsu nya Dean Prada Dewantara yang mana bila di kantor adalah atasan atau Bos dari kakak nya Roy yang kemungkinan besar memberikan kerjaan untuk Roy .
Mamih Esty yang penasaran dan khawatir pun memanggil anak bungsunya yang sedang berenang dengan suara yang cetar membahana dan melupakan bila di dekat nya terdapat dua cucu kembarnya yang menangis karena mendengar suara bak halilintar itu .
" DEAN DEAN "
" DEAN BURUAN NAIK "
" DEAN KAMU KASIH KAKAK MU KERJAAN SEBERAPA BANYAK SAMPE DIA GAK BISA PULANG HAH ". teriak plus omelan Mamih Esty .
Dean yang sedang berada di ujung kolam dan mendengar teriakan Mamih nya pun menggelengkan kepalanya dan mendengus melihat istri nya yang sedang berusaha menenangkan tangis dua bayi kembar nya karena ter kaget mendengar suara cetar Oma nya , Dean dengan cepat berenang menghampiri dimana ada Mamih dan istrinya dan langsung naik memakai bath robes nya mendekati Mamih nya yang sedang berkacak pinggang .
Dengan gerakan yang tak terduga Mamih Esty meraih telinga Dean dan menarik nya dengan lumayan kencang .
" Ooh jadi ini alasan kamu santai di rumah dan memberikan kerjaan pada kakak mu sampe - sampe dia gak bisa pulang karena sangking sibuk nya iya ... uuh dasar anak nakal ". omel Mamih Esty sambil menarik telinga putra sulung nya .
" AAAaaahhk Mamih sakit , apa - apa an sih .... Aaduuuwh lepas Mih sakit ini ". pekik Dean merasakan sakit dan pedih di telinga nya . Mendengar pekikan putra nya Mamih Esty pun melepaskan nya .
" Aaduuh sakit Mih ... lagian ada apa an sih main tarik - tarik telinga orang sampe pedes gini rasanya huuh ... " Oceh Dean sambil memegang telinga nya yang me merah .
" Lagian kamu tuh kebangetan Dean bukan karena kamu Dirut nya ya kamu jadi semena - mena Dean ..." omel Mamih Esty .
__ADS_1
" Apa lagi pake bawa - bawa jabatan ... udah aahk ngomel nya entar dulu Mih , Dean mau bantuin Hana yang lagi nyusuin dua bayi kembar nya noh ..." ujar Dean dengan berjalan melangkah mendekat pada istrinya yang sedang berusaha menyusui dua bayi kembar nya dengan sedikit susah karena tidak ada bantalan nya .
Dengan sigap Dean memegangi salah satu bayi nya yang berada di tangan kanan Hana dengan tangis yang masih terdengar . Mamih Esty yang mendengar ucapan Dean pun tersadar bila suara nya membuat nangis kedua cucu nya .
" Ya ampun maafin Oma ya nak abis ni gara - gara Papah mu yang kebangetan sama uncle Roy , sayang ." ucap Mamih Esty .
Dean yang duduk di dekat istri nya pun bertanya dengan berbisik .
" Ada apa an si sayang ?". tanya Dean dengan berbisik pada istri nya .
" Tadi Bang Roy kirim pesan dan bilang kalau dia gak bisa pulang untuk beberapa hari karena sibuk dengan kerjaan nya dan itu buat Mamih murka ." jawab Hana dengan berbisik .
" Dean udah buruan jawab malah pada bisik - bisik lagi ". sahut Mamih Esty .
" AAaais Mamih tuh gak sabaran dan salah paham tau ga ". jawab Dean .
" Kali ini kantor tuh lagi gak sibuk Mih karena tadi meeting mengenai hasil bulan ini yang melebihi target makanya karyawan pun tak ada yang lembur . Kalau Roy bilang sibuk karena kerjaan biar Dean cari dan Dean tampol tuh orang .". ucap Dean lagi .
" Ya udah si Mih Ka Roy tuh udah gede bukan cuma gede tapi tua jadi kalau dia gak pulang paling ujung - ujung nya di ngehamilin anak orang terus tinggal nikahin aja deh . simpel kan ". jawab Dean dengan santai yang langsung dapat pukulan pahanya oleh Hana istri nya.
" Oooh anak bahlul ngomong sembarangan aja ." sahut Mamih Esty .
" MIh ntar malam Dean ada undangan dari salah satu kolega Dean dan Dean mau bawa Hana jadi nanti titip si kembar ya Mih ". pinta Dean pada Mamih Esty .
" Iya tapi sekalian cari kakak nya ya ". jawab Mamih Esty dan di angguki oleh Dean .
Saat Mamih Esty sedang berbincang datang lah si sulung Rama .
" Ada apa Kak ko lari - larian gitu ?". tanya DEan pada si sulung Rama .
__ADS_1
" Papah Mamah itu Ayah mau minta izin soalnya mau ajak jalan - jalan Kakak dan Adek ". jawab Rama dan di angguki oleh Dean .
" Sayang , kamu aja ya yang temuin Ayah nya anak- anak soalnya Mas mau mandi Mas basah gini si kembar titipin Mamih dulu aja orang tidur juga ". ucap Dean pada Hana .
" Ya " jawab singkat Hana .
" Mih titip kembar ya ". ucap Hana pada Mamih ESty dan mulai berajak menemui sang mantan suami .
"Ayo Kak ." ajak Hana mulai beranjak jalan dan menggandeng putra nya meninggalkan suami dan mertua serta bayi kembarnya .
******
Mengetahui kedatangan Hana yang berjalan ke arah nya de ngan menggandeng tangan si sulung Rama membuat Fandi sedikit gugup . Fandi merasa Hana terlihat sangat cantik dan anggun .
" Han gimana kabar mu ?". tanya Fandi berbasa basi saat Hana sudah duduk di hadapannya .
" Alhamdulillah sangat baik Mas , em tadi kata Kakak ada yang mau kamu omongin apa Mas ?". tanya Hana dengan datar .
" Iya selagi Mas disini Mas mau quality time dengan anak - anak , gimana bisa ?". tanya Fandi pada Hana .
" Loh bukannya kamu di sini kerja , terus anak - anak gimana ?". tanya Hana balik .
" Hana , saya hanya bawa anak - anak jalan dan nanti malam saya akan bawa pulang kembali ke sini ". ucap Fandi.
" Yaudah tapi bawa pengasuh nya mereka ya Mas takut nanti kamu repot ." pinta Hana dan langsung memanggil Uni untuk ikut dengan anak - anak .
Setelah kedua putra nya sudah bersiap akan pergi dengan sang Ayah . Fandi yang melihat Hana sendiri tak ada Dean suami dari mantan istrinya dengan sengaja memegang tangan Hana yang mana membuat Hana terkejut .
" Maaf Mas , saya wanita bersuami dan sekarang kamu bukan suami saya jadi tak se pantas nya kamu pegang - pegang saya ". ucap Hana dengan tegas membuat Fandi mati kutu dan di tambah bertepatan dengan kedatangan seseorang .
__ADS_1
" Eehem "
*******