
..." **Seberapa pun kenal , seberapa pun berharap , seberapa pun cinta . Jika memang bukan orang yang tepat , akan selalu ada cara untuk di jauhkan ....
...Seberapa pun tak kenal , seberapa pun tak ada urusan kepentingan , seberapa pun benci . Jika memang ia orang yang tepat maka akan selalu ada cara untuk di dekatkan** ."...
*******
Setelah menghabiskan makanan yang di bawa kan oleh suaminya dengan penuh drama dan mengeluarkan semua unek-unek pada sang suami membuat sedikit hati wanita cantik yang sedang hamil muda itu merasa lega .
Kasih berjalan menuju dapur untuk meletakkan piring kotor nya meninggalkan sang suami yang masih terdiam di pinggiran kolam renang .
Saat Kasih sedang mencuci piring nya tiba - tiba ia di kaget kan dengan suara seseorang yang memanggilnya .
" Kasih .." panggil Hana yang akan membuat kan susu untuk kedua putranya .
" Astaga Hana ngagetin aja sih ..." pekik Kasih namun tak membalikkan badannya .
" Makanannya yang dibuat Abang Roy habis ..? ". tanya Hana karena melihat Kasih mencuci piring .
" Iya Han habis , perut ku sedikit enakan ". jawab Kasih masih tidak membalikkan badannya .
" Syukurlah berarti si baby emang pengen makan yang buatan Ayah nya ya Kas ... Ini susunya di minum dulu sudah aku buatin sekalian ". ucap Hana dengan menarik lembut tangan Kasih dan seketika Hana terkejut melihat wajah sahabatnya sekaligus Kakak iparnya sembab dan merah .
" Hey are you Oke ?". tanya Hana dan langsung memeluk tubuh Kasih .
" Aku baik ko Han ... Gak tau kenapa aku jadi cengeng banget pasti di lihat nya nyebelin ya Han ". tanya Kasih .
" Gak ko itu wajar karena pengaruh dari hormon kehamilan jadi buat kamu mood swing dan sensitif pokoknya jalani dengan ikhlas dan sabar ya ... besok juga udah gak gini ". jawab Hana setelah melepaskan pelukannya dan Kasih mengangguk kan kepalanya .
" Yaudah nih buruan habisin susu nya habis itu istirahat ... ayo aku tungguin ". ucap Hana lagi dan Kasih pun langsung meminum susu hamil buatan Hana dengan menekan hidungnya karena bau yang buat ia mual .
" Huh akhirnya habis juga ..." ucap Kasih setelah berhasil menghabiskan susunya .
" Yaudah ayo ke kamar dan istirahat ya ". ajak Hana .
Hana dan Kasih pun berpisah di lantai 2 Hana ke kamar putranya dan Kasih ke kamar nya . Kasih segera masuk ke dalam kamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur nya dan mulai membaringkan tubuhnya .
" Ya benar kata Hana , aku harus jalani ini semua dengan ikhlas dan sabar karena bagaimanapun hidup ku masih beruntung dari pada orang di luar sana ..."
" Untuk Kak Roy , mulai sekarang aku harus lebih mandiri . Membentengi hati ini agar tak jatuh cinta kepada pria yang masih memiliki hati yang lain untuk di jaga nya . Karena kalau sampai aku yang kalah aku pula yang akan hancur ...."
" Adek mulai sekarang bunda akan berusaha gak rewel dan manja sama Ayah mu ... " gumam Kasih dengan membuka obat dan vitamin kehamilan nya dan mulai memejamkan matanya .
__ADS_1
********
Dean yang keluar balkon yang langsung tertuju pada pemandangan kolam renang untuk menikmati minuman Wine koleksi nya secara diam-diam selagi sang istri pergi ke kamar putranya .
Namun seketika pandangan nya langsung tertuju pada seorang pria yang sedang duduk terdiam di pinggiran kolam renang yang tak lain adalah Roy Kakak nya .
" Itu kan si Roy ngapain dia disana sendiri an , kaya lagi galau berat tuh orang .." gumam Dean dan langsung kembali masuk ke dalam kamar.
Dean langsung menuju lemari pendingin nya dan membawa 1 botol wine dan mendekati kedua putrinya yang sudah terlelap tidur .
" Adek Sheila Sheina , Papah mau keluar dulu ya jangan bangun ya nak sampai Mamah datang ya nak .." pamit Dean pada kedua putrinya .
Dean langsung keluar menuruni anak tangga menuju lantai bawah menuju kolam renang.
Kini Dean telah berada tepat di belakang punggung Kakak nya Roy .
" Eheem ". Dean berdeham membuat Roy menoleh ke belakang melihat adiknya .
" Gue bawa favorit Lo Roy ... ". ucap Dean mengulurkan botol wine pada Roy dan di terima oleh Roy .
" Kenapa Lo sendirian di sini udah kaya ABG galau aja ". ucap Dean dan duduk di samping Kakak nya dengan saling menyesap wine bergantian .
" Bingung gue De ... ternyata nikah gak se indah yang di bayangin... ". jawab Roy .
" Oh God ... apa sih yang ada di otak Lo Roy masih aja mikirin tu cewek ... Kurang Lo dulu di hajar Om Tama karena ngeyel ngejar-ngejar tuh cewek mending juga sama Kasih yang udah jelas-jelas udah jadi istri Lo bahkan dia lagi hamil anak Lo Roy ". ucap Dean dengan geregetan pada sang Kakak yang menurut nya bodoh .
" Tapi biar gimanapun gue juga yang udah ambil kehormatan nya dia dan gue belum bertanggung jawab apapun sama dia tapi dia keburu pergi untuk mengejar karir nya Dean ". jawab Roy dengan memandang air kolam renang yang tenang .
" Aaarrg itu lagi yang jadi masalah Lo ... Lo ngelakuin itu karena atas dasar suka dan bahkan tu cewek gak hamil malah setelah Lo unboxing dia malah liar Roy demi mendapatkan puncak karier nya ..." ucap Dean mendengar ucapan Dean , Roy pun menatap tajam pada Dean.
" Jangan sembarangan ngomong Lo ya.... dia pergi juga karena ulah Mamih " Sahut Roy sedikit geram .
" Mamih lakuin itu semua biar Lo jauh sama cewek gak bener kaya dia Roy , dia cuma mau manfaatin Lo sadar Roy ". jawab Dean .
" Lo gak punya bukti Dean atas ucapan Lo tentang dia ". ucap Roy .
" Oke gue akan kasih tuh bukti buat Lo biar Lo sadar ... terus Kasih udah tau tentang dia ?". tanya Dean .
" Dia udah lihat foto nya di kamar gue dan seperti nya dia gak nyaman karena itu ". jawab Roy .
" Ya jelas gak nyaman lah bodoh mana ada seorang istri yang nyaman tidur di kamar suaminya yang masih menyimpan foto cewek gak jelas . Kasih pasti sedih Roy apalagi sekarang dia lagi hamil pasti buat beban dia dan tertekan Lo gak takut kalau anak Lo kenapa-kenapa dan itu karena ulah dan sikap Lo Roy . Kalau sampai terjadi apa-apa dan Lo nyalahin Kasih . gue orang pertama yang bakal nge hajar Lo ". ucap Dean .
__ADS_1
"Lo denger gue . Menikah itu indah kalau Lo ada niat buat jadiin rumah tangga Lo dan Kasih bahagia , jangan sampai Lo menyesal setelah kehilangan semuanya Roy demi sesuatu yang gak penting dan Lo tunggu gue bakal bawa bukti soal dia lusa saat acara ulangtahun perusahaan ". ucap Dean lagi .
Dan Roy hanya diam tak menjawab semua ucapan adiknya .
" Yaudah sana tidur temenin Kasih dan minta maaf sama dia , gue juga mau balik ke kamar ". kata Dean dan langsung beranjak pergi meninggalkan Roy yang masih terdiam .
Setelah meneguk habis wine yang di bawa adiknya , Roy beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar nya .
" ceklek "
Roy membuka pintu kamar nya dan melihat Kasih yang sudah tertidur pulas dengan jejak air mata yang terdapat di wajah manisnya .
Roy langsung menuju kamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur dan mulai berjalan naik ke atas ranjang nya .
Roy duduk di dekat sang istri dan menghapus jejak air mata yang ada di wajah sang istri .
" Maaf kan saya Kasih terlalu banyak saya buat kamu menangis ". ucap Roy pada Kasih sambil mengelus wajah Kasih.
Dan Roy beralih mengelus lembut perut Kasih.
" Maafin Ayah nak sudah buat Bunda mu sedih dan menangis ". ucap Roy pada bayi yang ada di dalam perut Kasih .
Dan Roy mulai membaringkan tubuhnya dan memeluk tubuh Kasih .
********
Tepat pukul 4 pagi tidur Roy terganggu karena mendengar suara Istrinya yang sedang mual - mual di dalam kamar mandi tanpa pikir panjang Roy langsung melompat dari ranjang menghampiri Kasih yang sedang memuntahkan isi perutnya di wastafel .
" Hooeekk Hooek hoeek "
Roy berdiri di belakang punggung Kasih dan mencoba memijit tengkuk istrinya untuk mengurangi rasa mualnya namun di tolak oleh Kasih .
" Eeem gak usah Ka , ini jijik udah sana keluar ". tolak Kasih .
" Tapi saya gak jijik Kas , sini biar saya pijit ." sahut Roy .
" Gak Ka , Kasih bisa sendiri Udah sana keluar "usir Kasih dengan nada tegas nya dan Roy pun langsung keluar dengan perasaan heran namun masih menunggu Kasih di depan pintu kamar mandi .
Saat Kasih keluar dari dalam kamar mandi dengan badan yang lemas dengan sigap Roy memegangi Kasih namun Kasih menolak dengan mendorong pelan tubuh jangkung Roy .
" Gak Ka , Kasih bisa sendiri ". ucap Kasih dan langsung bejalan menuju tempat tidur dengan langkah gontai meninggalkan Roy yang terbengong melihat sikap Istrinya .
__ADS_1
*******